Akhir Dari Sebuah Persahabatan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Perpisahan, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 19 December 2017

Persahabatan diawali dengan sebuah pertemuan, dan harus diakhiri dengan sebuah perpisahan. Inilah yang dirasakan oleh chika dan chelsi, sejak pertemuan mereka di sekolah tempat mereka mencari ilmu. Keakraban mereka bisa diibaratkan seperti pepatah “dimana ada gula di situ ada semut”. Dimana ada chika di situ ada chelsi, dan begitupun sebaliknya.

Kekurangan chika, adalah kekurangan chelsi juga. Saling menerima, saling mengerti, saling melengkapi dan setia kawan adalah prinsip dari persahabatan chika dan chelsi. Mereka kelihatan sangat kompak. Ke manapun mereka pergi, mereka selalu saja bersama. Semua aktifitas pun mereka lakukan bersama. Saking akrabnya, mereka sampai lupa dan tidak peduli degan teman-teman lainya di sekolah mereka. Suka-duka, canda dan tawa mereka lalui bersama. Mereka merasa dunia ini seakan milik mereka berdua.

Waktu terus bergulir, tak terasa kini mereka berada di bangku SMP kelas IX, yang sebentar lagi mereka harus berpisah. Cepat atau lambat perpisahan akan mereka alami. Awalnya chika dan chelsi sepakat untuk ketika tamat smp nanti, mereka akan melanjutkan SMA dan harus satu sekolah. Tapi kenyataan berkata lain, chika harus berpisah dengan chelsi. Orangtuanya chelsi sudah mempersiapkan chelsi untuk melanjutkan pendidikannya di sekolah yang berbeda dengan chika. Chelsi sangat sedih, ketika mendengar kabar dari orangtuanya. Hati kecilnya berkata, “kenapa kebersamaan kami harus berakir disini? aku tidak mau berpisah dengan chika” katanya. “akankah kebersamaan kami berakir disini?. Ya tuhan… aku tak sanggup menjalani hidup ini sendiri. mudah-mudahan bapak dan ibu berubah pikiran dan membatalkan pikiran mereka untuk memisahkan aku dan chika. Aku rindu chika, aku kangen chika apabila kami sudah tidak bersama lagi. Kayanya, aku harus membujuk chika agar dia ikut bersama aku. Tapi, bagimana dengan orangtuanya chika? Aku akan coba bicara dengan chika”.

Segala usaha sudah kulakukan, tapi semuanya sia-sia. Orangtuanya chika tidak menyetujui hal ini. Sekarang aku pasrah untuk menerima kenyataan ini. Jika memang tuhan berkehendak maka kami tidak akan dipisahkan tapi jika tidak maka walaupun berat, aku harus bisa menerima kenyataan ini. Demi masa depan, kami berdua harus berpisah. Tetapi aku yakin suatu saat nanti kami akan berjumpa kembali. Walaupun raga kami terpisah tapi hati kami akan selalu satu di dalam doa.

Cerpen Karangan: Urby Binsasi
Facebook: Urby Binsasi

Cerpen Akhir Dari Sebuah Persahabatan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Belajar Memasak

Oleh:
Libur telah tiba, saatnya semua barang-barang yang berhubungan dengan sekolah di simpan. Seperti: buku tulis, tas, sepatu, dan semacamnya. Rabu pagi ini, aku pergi ke taman di depan kompleks

Cinta Ku Milik Sahabat Ku (Part 1)

Oleh:
Hari ini cuaca mendung, sudah sejak tadi aku menatap ke luar jendela memandangi hujan pagi yang gerimis. Halaman pun penuh dengan genangan air, ku lihat air masih mengucur dari

Secret

Oleh:
Kapanpun pagi, malam akan tetap datang. Begitu pun saat kau pergi, Hati ini berharap kau datang Maaf mengganggumu, Do’aku kau menemuiku sempurna. Lutfi benar-benar meninggalkan jejak misteri di hati

Apakah Engkau Kenal Aku?

Oleh:
Suatu saat berjalanlah ketiga sahabat baik, mereka sangat akrab dan masing asing menganggap bahwa kita adalah saudara. Ketika akan pergi ke sebuah acara Ulang Tahun Naira, salah satu teman

Good Friends

Oleh:
Awan hitam terlihat jelas di langit SMA Merdeka, angin kencang berhembus tak tentu arah menerbangkan dedaunan yang membuat lapangan yang biasanya bersih penuh dengan lautan daun, gerimis gerimis kecil

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *