Akhir Indah Sebuah Pengkhianatan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih, Cerpen Cinta Segitiga, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 10 May 2015

Ini adalah kisah 2 orang sahabat yang ada senang dan sedihnya. Mereka adalah mikha dan santi, mereka telah lama bersahabat dan selalu bersama apapun yang terjadi, sejak kecil mereka telah bermain bersama, sekolah di tempat yang sama. Saat ini mereka telah duduk di bangku SMA, di sekolah itu lah mereka mengenal rendy lelaki tampan, smart dan disukai banyak wanita, salah satunya adalah mikha, santi mengetahui itu dan dia membantu mikha untuk mendapatkan rendy.

Pagi ini rendy akan berlatih basket, mikha pun tak ingin tertinggal satu momen pun untuk melihat rendy berlatih.
“ayo san kita lihat rendy berlatih” ajak mikha
“iya mikha, kamu duluan aja, aku beli minuman dulu” kata santi
“baiklah” kata mikha

Santi menuju kantin, sewaktu di kantin ia bertemu dengan rendy,
“ehh, maaf kak rendy ya?” kata santi..
“iya, maaf siapa?” tanya santi..
“aku santi, kelas x b”
“ouh, lalu ada yang bisa kakak bantu” kata rendy
“tidak, hanya ingin tau saja” kata santi
“memangnya ada yang aneh dengan aku” kata rendy
“tidak kok” kata santi
“ya sudah, aku ingin berlatih basket” kata rendy
“iya” kata santi

Sementara itu mikha telah menunggu santi di lapangan sembari menanti rendy. Santi pun menuju ke lapangan, namun dia tak memberi tau mikha bahwa dia bertemu rendy di kantin.
“kok kamu lama sih?” tanya mikha
“maaf tadi sedikit antri” kata mikha

Akhirnya latihan dimulai dan sang bintang pun masuk ke lapangan, seketika itu para wanita pun berteriak nama rendy begitu juga dengan santi, dalam benak mikha ia pun juga mengagumi sesosok rendy, setelah ia bertemu di kantin tadi

Latihan pun selesai, santi menghampiri rendy dengan harapan bisa lebih dekat dengannya,
“hay kak rendy” sapa mikha
“iya, siapa ya?” kata rendy
“emm.. aku mikha, kelas x b” kata mikha
“ouh, ehh kamu yang tadi kan..?” tanya rendy pada santi
“ehh iya kak” jawab santi
“loh kamu sudah kenal sama kak rendy” tanya mikha pada santi
“iya, tak sengaja bertemu tadi di kantin” jawab santi..
“ouh begitu.”
“iya”
“eh ya sudah aku pulang dulu ya” kata rendy
“eh iya kak” jawab mikha

Mikha dan santi pun bergegas pulang, namun mereka tidak bisa pulang bersama, karena santi harus ke toko buku untuk membeli beberapa novel, tak sengaja di toko buku itu santi bertemu kembali dengan rendy, mereka berbincang sejenak sebelum akhirnya pulang, di dalam perbincangannya rendy sempat meminta nomer telfon santi.

Malam harinya santi mendapat telfon dari rendy, santi meminta agar tidak memberi tau mikha jika ia berkomunikasi dengannya, rendy pun bertanya kenapa harus seperti itu, santi menjelaskan bahwa mikha menyukainya dan santi tak ingin menyakiti perasaan sahabatnya itu, rendy pun mengerti dan tidak memberi tau mikha. Di sela-sela perbincangannya santi menyuruh rendy untuk menelfon mikha namun rendy menolak dengan alasan tidak tau nomornya, maka santi memberikan nomer telfon mikha pada rendy, tak ada alasan lagi bagi rendy untuk menolaknya.

Pagi harinya dengan raut wajah yang gembira mikha menghampiri santi dan bercerita tentang rendy yang menelfonnya, santi pun ikut senang dan tetap mendukungnya, walau dalam hati ia merasakan sedikit tak rela. Sepulang sekolah santi bertemu dengan rendy lagi, namun saat itu ia sedang bersama mikha, karena merasa tidak nyaman santi pun mencoba menjauhi rendy, rendy mengerti dan terus berjalan.

Beberapa minggu berlalu santi dan rendy semakin dekat tetapi hubungan mereka tidak diketahui oleh mikha, santi masih berpura-pura mendukung mikha. Mikha tak pernah berfikiran bahwa sahabatnya itu telah lebih dulu dekat dengan rendy, hingga tiba saatnya mikha mulai merasa ada yang berbeda dengan santi akhir-akhir ini namun ia belum mengerti ada apa dengan santi.

Hari ini adalah ulang tahun santi, ternyata santi mengundang rendy untuk datang ke pestanya namun dengan tetap berpura-pura tidak ada apa-apa antara rendy dan dirinya, mikha mulai bingung dengan kedatangan rendy pada pesta itu, dengan membawa sebuah kotak kecil sebagai hadiah ulang tahun santi, namun saat itu rendy telah terlanjur berbicara pada mikha bahwa dia kekasihnya santi,
“loh kok ada kak rendy?” tanya mikha
“iya kan aku orang terspesial untuk santi” kata rendy
“maksudnya?” tanya mikha
“loh memang kamu tidak tau” kata rendy
“tau apa?” tanya mikha lagi
“aku kan kekasihnya santi” kata rendy
Mendengar itu semua mikha merasa sangat terkhianati, ia tak percaya sahabat yang selama ini ia curhatin tentang rendy tega menusuknya dari belakang, di benak mikha ia menghujat santi, ia pun langsung menghampiri santi dan meminta penjelasannya

“santi, kamu tega sama aku” kata mikha
“memangnya aku kenapa” kata santi
“kamu sudah pacaran sama rendy kan?” kata mikha
“kamu tau darimana” kata santi
Mikha lari dengan rasa hancur, ia tak percaya sahabatnya seperti itu, dalam benaknya ia ingin membalas dendam kepada santi dan mulai hari itu persahabatan mereka putus, santi mencoba menjelaskan namun mikha tak mau mendengarnya dan terus menghujatnya. Santi tak tau lagi bagaimana caranya agar mikha memaafkannya.

Pagi harinya di sekolah santi mencari mikha namun ternyata mikha tidak masuk, santi pun pergi ke rumahnya, ketika disana mikha tak mau bertemu dengannya karena ia masih sangat kecewa, tetapi akhirnya mikha mau bertemu dengan santi setelah santi meminta maaf,
“mikha maafkanlah aku..” kata santi
“maaf?, kamu telah menyakitiku” kata mikha
“iya, aku tau tapi aku juga tak bisa berbohong, jika aku mengagumi rendy” kata santi
“tetapi kenapa kamu tak jujur padaku?” tanya mikha
“aku ingin jujur tapi aku takut” jawab santi
“ahh sudahlah aku tak mau mendengarkanmu lagi” kata mikha
“aku mohon mikha maafkan aku” kata santi
“baiklah, aku memaafkanmu” kata mikha
“benarkah?” kata santi
“iya, sudah aku ingin beristirahat..”
Santi pun pulang dengan rasa gembira, namun tak semudah itu mikha melupakan itu semua, dalam benaknya ia masih sangat kecewa.

Setiap hari mikha harus menahan rasa sakitnya setiap kali melihat santi dan rendy bersama, namun apa daya santi sahabatnya dan akan tetap menjadi sahabatnya apapun yang terjadi.

1 bulan berlalu santi dan rendy semakin dekat, santi tak pernah tau apa yang dirasakan oleh mikha, ia juga tak pernah tau betapa mikha menyayangi rendy namun mikha rela tersakiti asal sahabatnya bahagia.

Hari ini hari yang paling berat untuk santi, ia tidak tau dan tak pernah menyangka di balik senyum mikha tarnyata ada sesuatu, santi tak pernah tau jika sahabatnya itu mengidap penyakit yang berbahaya, hingga mikha tak mampu bertahan, ia pergi membawa cinta rendy untuk selamanya, santi merasa amat sangat berduka, sebelum mikha tiada ia sempat menulis sebuah surat terakhir untuk santi.

“santi, mungkin saat kau membaca surat ini aku telah berada di tempat yang indah, maafkan aku jika aku harus pergi, bukan karena tak ingin menjadi sahabatmu lagi, tapi karena aku tak sanggup lagi, aku titip rendy aku menyayanginya, jaga dia untuk aku, aku rela menderita asal kau bahagia..
dari mikha sahabatmu”

Sampai akhirnya santi lulus SMA dan kuliah, ia menikah dengan rendy, setelah semua itu santi dam rendy hidup bahagia selamanya, santi berterimakasih pada mikha sahabat sejatinya…

Selesai..

Cerpen Karangan: Ratna Dwi Wulan
Facebook: Ratna Sie Cliquers Ngawie

Nama: ratna dwie wulan ..
Fb: ratna sie cliquers ngawie
Twitter: @ratnadariwulan

Cerpen Akhir Indah Sebuah Pengkhianatan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Diary “Rina”

Oleh:
Present Of True Love “gila, perut gue eneg banget ingga” segala macam jenis aroma manusia menusuk hidung arinda yang enggak pernah naik bis, dia rela naik bis hanya untuk

Arloji Pemberi Teman

Oleh:
Feby dan Via sedang bermain di pantai yang kebetulan dekat dengan rumah mereka. ya, mereka adalah anak nelayan yang tinggal di pinggir pantai. desa mereka bernama “Ikan Makmur”. memang

Klara

Oleh:
Hari itu hari minggu, 29 juli 2015. Hari yang paling berat dalam hidupku, hari dimana aku benar benar kehilangan orang yang mencintaiku dengan tulus. Hari yang akan selamanya ku

Sahabat Yang Meninggalkanku

Oleh:
Namaku santi, usiaku sekarang 15 tahun. kisahku ini dimulai saat aku berusia 13 tahun yang pada saat itu duduk di bangku smp kelas 1. Di kelasku, aku mempunyai banyak

Kesempatan

Oleh:
Kususuri koridor sekolah dengan gamang, rasa bersalah kian membesar dan menghantui pikiranku. tak kubayangkan bahwa Ravid akan semarah ini padaku, walaupun aku sadar dia pantas marah atas semua ini.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *