Aku Dan Adita

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Perpisahan, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 29 August 2016

Kriiiing… bel masuk berbunyi. aku dan semua temanku yang ada di kelas duduk di kursinya masing-masing. Oh iya nama ku Radthya almira. sering disapa Almira.

Bu Dania masuk kelas dan mengucapkan salam. tapi ada anak perempuan yang sedang membuntuti bu Dania dari belakang. “pagi semua! ibu membawa teman baru buat kalian, silahkan perkenalkan dirimu” kata bu Dania kepada anak itu.
“halo teman-teman! namaku Adita nur dethiya. kalian bisa panggil aku Adita. aku harap kalian bisa berteman baik denganku.” kata Adita.
“silahkan Adita kamu boleh duduk di tempat yang kosong.” kata bu Dania. Pas sekali kursi kosong adalah di sebelahku. Akhirnya Adita duduk di sebelahku.

“hai namaku Radithya almira. kamu boleh panggil aku Almira.” kataku sambil mengulurkan tanganku.
“hai juga, salam kenal ya! mungkin alu dan kamu bisa berteman baik kan? nanti antar aku ke kantin dan TU yuk!” katanya begitu semangat. Aku hanya mengangguk lalu kami meneruskan mendengarkan penjelasan bu Dania.

Satu jam berlalu akhirnya bel istirahat pun berbunyi. Adita mengajakku untuk ke luar dari kelas. “kamu ini pindahan dari mana?” tanyaku di perjalan ke TU.
“aku pindahan dari SD citra bangsa, orangtuaku memutuskan pindah rumah tak jelas alasannya.” kata Adita.
Aku hanya ber-oh panjang.

Tak lama kami pun sampai di TU. lalu Adita masuk ke TU entah mau apa. Setelah pergi ke TU, kami pergi ke kantin untuk makan. “bu saya pesan roti bakar coklatnya dua dan es teh manis dua ya!” pesan aku.
“sekarang rumahmu di mana? kalau aku di kompleks grand arisya no 13” tanyaku.
“wah sama dong rumahku juga di kompleks grand arisya, tapi nomor rumahku 16.” kata Adita lemas.
“ya udah gak apa-apa cuma selang tiga rumah kok, tuh makanannya udah dateng.” kataku. Lalu aku makan makananku. begitu juga dengan Adita.

Selesai makan bel masuk berbunyi, kami segera masuk ke kelas, saat ini pelajaran bahasa Indonesia. Setelah belajar, bel pulang pun berbunyi.
“al besok kan libur, kita jalan-jalan yuk! ke mini mal girl yuk!” kata Adita.
“ya ayo aku mau.” kataku.
“emmm aku udah dijemput tuh. daaah.” kata Adita sambil melambaikan tangannya.
Aku membalas melambaikan tanganku. Tak lama aku pun dijemput oleh kakakku.

Esok harinya… aku sudah siap untuk pergi jalan-jalan bersama Adita. aku pun sudah izin kepada mama untuk pergi bersama Adita. Aku pergi memakai sepeda kesayanganku yang berwarna biru muda. Aku juga membawa uang sebesar 50.000. aku pun pergi ke rumah Adita.

Ternyata Adita sudah ada di depan rumahnya. dia juga membawa sepedanya yang berwarna oranye.
“ayo.”
“ya ayo.”
Kami pun pergi ke mini mal girl.

Beberapa menit kemudian kami sampai. wow disana semua serba pink. aku langsung mencari aksesoris yang lucu. aku menemukan kalung yang bertuliskan BEST FRIEND aku memanggil Adita dan bilang “gimana kalau kita beli ini dua mau gak?” ternyata Adita setuju. Akhirnya kami membeli kalung itu. dan aku juga membeli gelang pink putih yang lucu. Setelah agak lama memilih barang yang kami suka akhirnya selesai. kami pun segera pulang ke rumah masing-masing.

beberapa bulan kemudian persahabatan antara aku dan Adita makin erat. Saat pulang sekolah aku memutuskan untuk main ke rumah Adita. Saat sampai di depan rumah ada mobil truk. Aku pun maduk ke rumah Adita ternyata Adita sedang berkemas. Berkemas untuk apa? “kenapa kamu berkemas? kamu mau kemana?” tanyaku.
“sebenarnya aku akan pindah ke bandung maaf ya.” kata Adita lemas. Aku tak percaya. aku berpelukan erat kepada Adita. inilah akhir dari persahabatan Almira dan Adita.

Cerpen Karangan: Amira.s.firdaus

Cerpen Aku Dan Adita merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Indahnya Kebersamaan

Oleh:
Saat itu, hari pertama berkemah di sebuah desa yang bernama desa Dangdeur, pagi harinya murid murid melakukan upacara pembukaan perkemahan di Desa tersebut, lalu sesudah upacara semua bersiap untuk

Jangan Putus Asa Irma

Oleh:
Irma terduduk di sofa ruang tamunya. Ia murung belakangan ini. Dia baru-baru saja mengirim cerpen yang berjudul Sebuah Harapan. Penerbit menjanjikannya untuk menerbitkan 1 bulan kemudian. Tapi 1 bulan

Terima Kasih Untuk Kenangan Kita

Oleh:
Hi semuanya, namaku Arina Salsabila biasa dipanggil Arina. Aku kelas 4 dan bersekolah di Girl & Boy International School singakatnya GBIS. Aku mempunyai sahabat yang sangat perhatian padaku, mereka

Sorry, My BFF

Oleh:
“Daniyyah!! Ayo siap siap berangkat sekolah nak!” Seru ibu sambil menyiapkan sarapan. “Iya bu!” Jawabku dengan santai. Lalu aku langsung mandi lalu sarapan bersama keluargaku. Oh iya, namaku Daniyyah

The Secret Garden

Oleh:
Aku kembali memandangi pohon jati itu. Aku masih heran dengan pemandangan ini. Aku terus memandanginya di teras rumah. Di sekitar rumahku banyak pohon jati. “Kak Fia!” panggilku dari luar

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *