Aku Telah Ingkar Janji

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Segitiga, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 1 January 2016

Namaku Syifa, aku anak pertama dari 4 bersaudara. Aku punya sahabat bernama Dilla. Meskipun kami bersahabat di akhir sekolah saat SD dulu. Dilla pernah cerita kalau dia suka dengan salah seorang teman seangkatanku, teman seangkatan Dilla juga sih. Namanya Habib. Tampangnya ya.. lumayanlah tapi masalahnya dia musuh bubuyutan kelasku, dan aku sangat membencinya.

Singkat cerita aku dan Dilla lulus dengan nilai memuaskan. Dilla melanjutkan sekolahnya di sebuah pesantren di sekitar kampung halamannya, dan orangtuaku memutuskan untuk menyekolahkanku di yayasan yang sama sewaktu SD dan TK dulu. Hari-hari berlalu aku menjalaninya dengan wajar tapi aku merasa ada yang berbeda dengan perasaanku pada Habib. Mungkinkah aku suka padanya? Tapi, aku sudah janji di depan Dilla saat itu -lupa kapan waktunya.

“sumpah gue gak bakal suka sama dia, lo tahu kan gue trauma sama dia, udahlah gue janji gak bakal suka sama dia.” ucapku dengan yakin.
“Serius? lo gak bakal suka sama dia? hati-hati ya. Benci bisa jadi cinta loh.”
“Gak usah khawatir pegang aja janji gue.”

6 bulan berlalu aku mendengar bahwa Dilla akan liburan di awal tahun 2016, dan aku tahu kalau saat itu saat yang tepat untuk membicarakan itu semua secara kekeluargaan. Tiba saatnya aku bertemu dengan Dilla. Aku sudah membuat janji dengan Dilla maupun Habib di salah satu pusat perbelanjaan. Aku menunggu mereka di salah satu restoran favoritku. Dilla datang bersama Habib. Aku melambaikan tangan pada mereka. Mereka menghampiriku. Dilla datang memelukku melepas kerinduannya padaku begitu juga denganku.

“Ayo duduk, silahkan pesan makanan yang lo pada mau!” pintaku pada Habib dan Dilla.
“Pelayan.” panggil Dilla. Pelayan mendekat dan mereka berdua memesan pesanan yang mereka inginkan.
“Tumben lo ngajak kita ketemuan bertiga gini?” tanya Habib. Aku menghela napas.
“Habib, Dilla, gue pengen bilang sesuatu sama kalian, Dilla maaf kalau gue ingkar janji karena gue udah suka sama Habib, tapi tenang aja gue akan berusaha menghilangkan rasa ini.” aku mengucapkan semua yang ingin ku ungkapkan.

Mereka berdua kaget bukan kepalang?

“Syifa lo jangan berpikir kalau gue benci sama lo gara-gara itu, gue sahabat lo dan gue gak mungkin benci sama lo cuman gara-gara lo suka dengan cowok yang gue juga suka. Gue sama Habib juga udah blak-blakan tentang perasaan kami. Jadi kami udah buat keputusan kalau kita bertiga lebih baik jadi sahabat dibanding benci-bencian karena cinta kayak gini.” Aku memeluk Dilla sambil menangis.
“Dilla maaf gue ingkar janji.”
“gak apa-apa kok.”

Cerpen Karangan: Fakhita Nur Syifa
Facebook: Fakhita Nur Syifa

Cerpen Aku Telah Ingkar Janji merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Pacar dan Teman Berkhianat

Oleh:
Aku terlahir sebagai gadis yang bernama devi. Aku sekarang bersekolah di Smp negeri 7. Aku mempunyai 8 sahabat yang sayang banget sama aku. Jam menunjukan pukul 05.00 “devi bangun

Rindu Sahabat Lama Ku

Oleh:
Iseng-iseng bongkar lemari buku, aku menemukan sebuah kotak berwarna merah dan bermotif bunga-bunga kecil di sudut kanan rak buku paling bawah. “Masih cantik nih kotak” gumamku, sambil tersenyum. Hasratku

Terpenting

Oleh:
Hai perkenal namaku Hayako Ririmi umurku 15 tahun aku masih duduk di kelas 9 SMP dan aku punya satu sahabat yang aku sayang dia sangat baik namanya Yuko Ayame.

Sinar di Matamu

Oleh:
“Saskia… tungguin!”. Kudengar suara sahabatku memanggil. Ku berbalik dan melihatnya, benar memang itu suaranya. Laki-laki dengan wajah tampan, tapi sungguh demi segala yang pernah menginjak bulan aku sangat muak

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *