Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Kata Mereka

Aku berlari ke bibir pantai menemui Tiar lelaki yang telah menjadi kekasih ku selama 1 tahun belakangan ini, ku hampiri dan dia mempersilahkan aku duduk tepat di hadapannya. “Apa yang ingin kamu bicarakan?” tanyanya...

Deary

Dear ibu dan bapak Assalamualaikum wr.wb. Ibu, maafin tania. Bapak, maafin tania. Tania sudah capek nangis terus. Walaupun tania pergi duluan tapi tania tetep tungguin ibu sama bapak disana. Doain tania ya supaya tania selamat...

Penyesalan yang Terlambat

Ketika bel lonceng sekolah berbunyi, yang menandakan bahwa waktunya untuk pulang, segera aku menuju parkiran bersama temanku. “Yat, gimana kamu mau kerumahku nggak sekalian nganterin aku pulang?” tanya Yusril kepadaku....

Metamorfosa Senja Bersama Awan Putih

Awan putih indah dihiasi pelangi senja di sore itu menyelinap di setiap celah awan. Menatapnya, menikmati keindahannya bersama kerinduan yang terselip di setiap celah hati, kembali merasa kurang dihargainya diri ini, namun...

Takdir Membelakangi Harapan

Matahari menyinari dengan perlahan seakan-akan malu untuk muncul. Burung-burung bersiul menyambut pagi yang indah. Kini hari baru telah dimulai. Dan hari ini adalah hari senin, hari dimana waktunya sekolah telah dimulai lagi....

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply