Arti Sebuah Persahabatan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 15 April 2017

Aku yang selalu ceria setiap harinya karena ada sahabat yang selalu menemani hari-hariku. Namaku adalah Etia aku mempunyai sahabat yang saling pengertian satu sama lainnya yaitu Fitria dan Sevia. Persahabatanku dimulai dari kita masuk SMP, meskipun fitria 2 tahun lebih tua dari aku dan sevia dia selalu menggap kita itu sama dan dia itu yang selalu menasehati dan mendukung aku dan sevia. Dari situ aku mulai memahami arti dari sebuah persahabatan. Kami pun memberi nama persahabatan kita dengan nama FIETS STAR. FIETS yaitu singakatan dari nama-nama kami FItria ETia Sevia dan STRA yang artinya bintang jadi FIETS STAR adalah persahabatan yang selalu bersinar di manapun dan sampai kapanpun akan selalu bersinar itu harapan kami bertiga.

Setiap hari pulang sekolah kami selalu bersama, setelah pulang sekolah kami mengerjakan tugas bersama lebih tepatnya sharing tugas satu sama lain karena kami beda kelas, tempat favorit kita adalah di gubug di atas kolam ikan di samping rumahku. Di situ kita banyak meluangkan waktu bersama sama. Misalnya menyanyi bersama diiringi dengan gitar, yang memainkannya adalah sevia dia sangat mahir memainkan gitar, lalu kita sering mengabadikan moment bersama kemudian dicetak, lalu foto tersebut kita pajang di gubug untuk menemani pajangan foto itu aku berinisiatif untuk membuat bait-bait puisi tentang kita. Sevi dan fitria mereka juga tak mau kalah denganku, mereka pun berkreasi dan kemudian hasilnya dipajang di tempat itu.

Hari ini adalah hari sabtu, setiap hari sabtu sore kita bermain bulutangkis untuk menghilangkan penat dan jenuh kita serta menyegarkan pikiran kita. Pada saat kita bermain, datanglah seseorang berpakaian muslimah lalu mengucapkan salam “assalamualaikum,” sapanya dengan sangat ramah.
“waalaikum salam,” jawab kami serempak. “ini ada undangan untuk kalian bertiga, jangan lupa datang ya nanti sore,” ucapnya sambil menjulurkan tangannya.
“undangan apa ini?” jawab fitria penasaran.
“itu undangan organisasi IPNU IPPNU di desa kita,” katanya sambil tersenyum.
“ooh begitu,” jawab fitria penuh keyakinan.
“terimakasih kak,” ucapku.
“ya, sama-sama,” sambil membalikan badannya dan beranjak pergi.

Malam ini sevia datang ke rumahku dan bertanya “tia nanti kamu ikut kegiatan itu apa enggak” .
“sebenarnya aku ingin ikut kegiatan itu, tapi tugasku belum selesai semua,” ucapku dengan penuh keyakinan.
“sama aku juga berfikir seperti itu,” jawabnya sambil tersenyum.

Tok-tok-tok, terdengar dari balik pintu kemudian diiringi dengan salam “assalamualaikum” .
“waalaikumsalam,” ucapku sambil membukakan pintu ternyata yang datang adalah fitria.
“pas banget kamu datang fit,” sambar sevi dengan suara cemprengnya.
“ya, kan kita mau pergi bersama kan? Kok kalian belum siap-siap?” tanyanya sambil duduk.
“kayaknya kita berdua gak ikut deh, aku dan sevi masih banyak tugas,” ucapku meyakinkan fitria.
“loh beso kan hari minggu, masih ada waktu untuk ngerjain tugas. Lagian ini kan kegiatan yang positif, bisa menambah teman, pengalaman dan pengetahuan” jawabnya sangat serius.
“ya udah deh aku ikut, jarang-jarang juga kita ikut kegiatan seperti ini,” ucapku dengan yakin. Kemudian kami berangkat bersama-sama.

Setelah kegiatan itu aku dan Sevia mengantar fitria sampai ke rumahnya. “Pyar pyar” terdengar sesuatu dari dalam rumahnya fitria.
Kemudian fitria langsung berteriak “Ayah Ibu apa yang kalian lakukan di dalam, tolong buka pintunya,” ia berteriak sambil mengetuk pintunya dengan keras.
Ternyata yang keluar kakaknya fitria, kakaknya fitria menyuruh aku untuk membawa fitria ke rumahku dan tidur denganku sementara waktu.

“kamu gak papa kan fit?” tanyaku kepada fitria.
“aku gak papa kok,” jawabnya seperti menyembunyikan sesuatu.
“jangan gitu dong fit kita ini kan sahabat jadi apa salahnya kalo kamu cerita ke kita,” kata sevia berusaha menenangkan hati fitria.
“iya, fit siapa tau kita bisa bantu,” kataku berusaha meyakinkan fitria.
“aku Cuma sedih aja, kapan ayah dan ibuku bisa akur. Aku Cuma ingin melihat mereka bersatu seperti orangtua kalian,” ceritanya padaku dan sevia.
“apa kamu udah pernah bilang sama orangtuamu, kalo kamu ingin mereka akur?” tanyaku pada fitria.
“belum pernah, setiap aku ingin berbicara mereka pasti sedang berantem. Apa yang harus aku lakukan, aku cape melihat mereka berantem,” jelasnya sambil tersendat sendat.
“coba kamu bilang sama kakak kamu aja tentang hal ini, pasti kakak kamu ngerti tentang perasaan kamu saat ini,” sevi mencoba menemukan solusinya.
“Ok, akan aku coba saran kalian besok. Makasih ya kalian memang sahabat terbaikku” ucapnya dengan penuh semangat. Kami pun saling memeluk satu samalain.

Setelah berberapa hari kami memang jarang bertemu untuk berkumpul bersama karena waktu telah memisahkan kita beberapa minggu. Pada kesempatan ini kami bisa berkumpul kumpul lagi dan saling canda tawa seperti biasanya. Dan di akhir perjumpaan kita fitria mengucapkan
“aku bangga mempunyai teman seperti kalian, sahabat seperti kalian. Dan aku ingin kiata akan tetap sebagai sahabat sampai kapanpun.” Ucapnya dengan penuh keyakinan.
“aku juga senang dan bahagia mempunyai sahabat seperti kalian, ya aku setuju sampai kapan pun kita akan tetap menjadi sahabat,” kata sevia.
“yaa sesuai dengan nama persahabatan kita “FIETS STAR” persahabatan yang akan selalu bersinar seperti bintang,” kataku dengan semangat.

“sekarang aku lebih memahami arti dari sebuah persahabatan,” ucap sevia. Kemudian kami pulang ke rumah masing-masing dengan hati senang dan gembira.

Cerpen Karangan: Siti Nur Baeti
Facebook: Siti Nur Baety

Cerpen Arti Sebuah Persahabatan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Teman Jadi Sahabat

Oleh:
Namaku Nasya, hari ini adalah hari di saat aku mendaftar sekolah di SMP 2 Kudus. Pada saat pendaftaran berlangsung, ada seorang anak yang datang dan dia duduk di sebelahku.

Arti Persahabatan

Oleh:
“Fia kau kenapa sih, kok aku perhatiin kau cemberut aja dari tadi,” tanya Maya sambil menepuk pundak Fia yang sedang membaca buku. Namun, Fia tidak menggubris pertanyaan Maya. Ia

Fattan dan Johan

Oleh:
Fattan tinggal di kampung hilir sementara Johan di kampung hulu. Fattan berkulit putih dan setiap sore rajin mengaji di surau pak Udin. Sementara Johan berkulit gelap, berambut keriting dan

Pegang Erat Tanganku Sahabat

Oleh:
Pertemuan saat itu adalah yang pertama kalinya aku dan teman baruku, aku merasa sangatlah malu saat bertemu orang yang belum aku pernah kenal, ia adalah gadis cilik dengan rambut

Sahabat Yang Harus Pergi

Oleh:
Namaku Naila Putri Aurora panggil aku Naila. Aku punya sahabat namanya Andriana Novilia panggilanya Vilia. Di rumahku. “Mama… Mama masak apa?” kataku. “Mama masak soto ayam dan minumnya vanila

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Arti Sebuah Persahabatan”

  1. Margaretha Okta says:

    Cerpennya bagus dan menarik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *