Bidadari Dari Langit

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Segitiga, Cerpen Persahabatan, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 15 February 2014

Tom dan Andika sedang duduk di teras rumah kos Andika. Rumah kos Andika berada tepat di seberang rumah Ari, sehingga Tom dan andika dapat melihat aktifitas yang dilakukan di rumah Ari.
“eh beneran Tom, loe pacaran sama Ari?” tanya Andika tak percaya. Andika tau selera Tom, bukan seperti Ari yang hanya cewek sederhana.
Tom tersenyum. “so pasti sob, gue jatuh cinta sama Ari. Yeah Doi udah bikin gue lupa makan, minum, pokoknya the best lah..”
Tom teringat saat pertama kali bertemu Ari. Gadis manis yang sabar dan penyayang. Tom hanyut dalan lamunannya.
“woi.. kok loe jadi ngelamun..”
“gue inget waktu pertama ketemu dia sob, indah banget..” Andika tersenyum kecut.
“loe serius sama dia sob? loe gak mainin dia kan?, sama kayak cewek-cewk loe yang dulu”
“loe gak dukung gue sama dia sob? kok loe ngeraguin cinta gue ke dia?”
“maksud gue gak gitu sob, gue Cuma gak rela aja kalau nasibnya kayak mantan-mantan loe. Saat loe bosen loe tinggalin gitu aja” Andika serius.
Tom tersenyum. “kalau yang ini lain sob, mungkin dia memang gak secantik putri, gak seanggun anita, gak sepinter brenda, dan yeah kalau dibandingin dia sih kalah sama mantan gue”
Emosi Andika tersulut. Tapi Andika mencoba menekan amarahnya.
“jadi apa yang loe lihat dari dia? loe gak manfaatin dia kan?”
“gak bakalan sob, gue serius sama dia. Tapi heran gue, dari tadi loe nanya hal yang gak penting, loe gak suka Ari jadi milik gue?” Tom menatap Andika menuntut jawaban.
Andika tertegun sejenak. Parasnya mulai merah. “tentu gue seneng loe bahagia, loe kan sobat gue. Tapi gue gak rela kalau loe Cuma mainin dia, dia juga sobat gue dari kecil”
“ckckck.. gue janji sob gue bakal ngejaga dia”
Mereka hanyut dalam pikiran masing-masing.

“loe ingat putri sob?” Tom melihat ke arah Andika yang mengangguk. “kemarin-kemarin dia gentar-gentarnya ngejar-ngejar gue. Walaupun beberapa kali gue tolak tetep aja dia masih gak mau nyerah. Tapi apa kata dia waktu denger gue pacaran sama Ari?” Andika menggelengkan kepalanya.
“dia bilang gue harus jaga Ari, dia dukung gue sama Ari sob. Dia bilang, dia rela mundur karena gue udah dapet cewek yang baik, gue gak bakal nyesel miliki dia.”
Ari memang gadis yang sempurna, gerutu Andika dalam hati.
“putri gak akan maafin gue kalau gue berani nyakiti dia, apalagi sampe buat dia nangis”
Gue juga gak rela kalau Ari nangis gara-gara loe, gerutu Andika untuk kesekian kalinya.

Suasana hening. Semilir angin menerpa wajah. Siulan burung terdengar merdu. Suara Ari memecah keheningan.
“hayo pada ngelamun yang jorok-jorok ya?” Ari tertawa senang.
“lho siapa bilang?” Tom tertawa genit.
Ari duduk di samping Tom dan menyandarkan kepalanya di bahu Tom.
“kok jadi manja sih?” Tom tersenyum menggoda.
Ari menegakkan kepalanya dan bersiap pergi. namun dengan sigap Tom menarik tangan Ari dengan lembut hingga Ari terduduk kembali di samping Tom.
“aduh kok ngambek sih, ntar cantiknya hilang lho” Tom masih saja menggoda.
Ari diam tak bereaksi. Tom memegang tangan ari dengan lembut. “oke deh aku minta maaf” Tom separuh memohon. Ari tersenyum, senyum paling indah yang pernah dimilikinya. Sejenak mereka sama-sama diam. Andika merasa cemburu. Seharusnya dia yang ada di samping Ari. Tapi Andika bahagia sahabatnya bahagia.
“hoy… sampai kapan mau diem-diem disitu. Ntar keburu hujan” suara Andika menyentakkan mereka.

Bergegas mereka pergi setelah berpamitan pada Andika, Andika tersenyum kecut memandang kepergian mereka. Dalam hati kini Andika rela mereka bahagia. Karena cinta tak harus memiliki. Biarlah bidadariku bahagia dengannya.

Cerpen Karangan: Nunna Hna
Facebook: Nunna Hna

Cerpen Bidadari Dari Langit merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Rasanya Cinta

Oleh:
“hey… hey… hey, semuanya dengar. Kalian udah dengar gosip hari ini?” teriak sisi saat memasuki kelas “memangnya gosip apaan, penasaran gue” tanya linda. Linda memang adalah ratu gosip di

Aku, Dia dan Sahabatku

Oleh:
Menurut psikologi, cinta itu harus diungkapkan Menurut agama, cinta itu harus dipendam sampai waktu yang tepat Menurutku, cinta itu ibarat sebuah kayu yang terhanyut dalam aliran sungai Kisah ini

Pengagum Misterius

Oleh:
Embun masih menempel di dedaunan, mentari pagi mulai menampakkan dirinya. Seperti biasa, Dinda menuju halte bus yang tak seberapa jauh dari rumahnya. Untuk menuju halte bus, Dinda harus menempuh

Posesif (Part 2)

Oleh:
“Lizz,” Nessa memecah keheningan tiba-tiba yang muncul di antara mereka berdua. “Ya?” “Seandainya Ari bilang kalau dia suka sama lo gimana?” ‘Deg’ Lizzie menghentikan langkahnya, ucapan Nessa memenuhi pikirannya.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *