Calon Pacarku Jadi Pacar Sahabatku

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Segitiga, Cerpen Persahabatan, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 12 September 2016

Nama gua Zeiva, gua kelas 9 di salah satu SMP yang ada di Yogyakarta. gua punya sahabat namanya Nevada. Kita sahabatan sejak kelas 7. Dan kita selalu menjalani susah senang maupun kekonyolan berdua.

Waktu kelas 8, gua suka sama temen sekelas gua lewat BBM Messenger, namanya Fandy. Di dunia nyata, dia itu cowok yang super duper cuek. Sedangkan di dunia maya, dia cowok yang asik dan dia berhasil bikin gua nyaman sama dia.
gua curhat apapun tentang perasaan gua ke Nevada, “Nev, gua pengen curhat nih sama lo.” “Curhat apa sih? Masalah cowok ya?” “Emm iya, tapi lo jangan ketawain gua ya?” “Enggak mungkin gua ngetawain lo, gimana lo naksir ama siapa?” “Fandy.” “What? Fandy? Kok bisa sih?” Mukanya memerah menahan tawa. Guepun menjelaskan kronologi kenapa gua bisa suka sama Fandy. Dan akhirnya tawanya pun meledak.

Setelah gua curhat ke Nevada tentang Fandi, dia selalu ngasih kode ke Fandy kalo gua suka sama dia. Hingga suatu hari, Nevada minta gua buat nembak Fandy. “Gak ada salahnya kan cewek nembak cowok duluan? Daripada lo kesiksa karena dia gak peka-peka?” Kata Nevada berapi-api. Setelah gua pikir sampai matang tang tang! Akhirnya! gua beraniin diri buat nembak Fandy, tapi lewat sosmed karena gua malu kalau harus face to face.

Sepulang sekolah, gua sama Nevada mampir ke taman buat refreshing. Di sana, gua mulai chat dia dan langsung menyatakan perasaan gua. Dan balasannya pun mengejutkan, “Sorry, Zei, tapi gua udah punya pacar.” Duarrr! Krrrttkk. Krrrtkk. Pyarrr!! gua langsung lemes di tempat.

“Kenapa lo? Udah nembak dia? Diterima yah?” Tanya Nevada, “Udah, nih lo baca sendiri.” “What? Dia udah punya pacar? Kemarin? Dan lo ditolak? Ckckckck,” Dia berdecak lidah sambil menggelengkan kepala kemudian menyambung kalimatnya, “Sial amat lu.” Dia berkata dengan muka datar sambil menyerahkan ponselku kembali.

Waktu demi waktu terlewati. Sulit untuk move on dari kejadian memalukan ditolak teman sekelas? Hellowww? Telen aja dah malunya. Sejak kejadian itu, Nevada masih saja mencoba mendekatkanku dengan Fandy. Hingga di kelas 9, dia memaksaku untuk menembak Fandy sekali lagi. gua nurutin apa mau dia, tapi hasilnya sama, gua ditolak. Dan kata-katanya tuh bikin jlebb banget. “Sorry, Zei, tapi gua gak suka sama lo.” Dah gitu doang tanpa kalimat pelega lainnya.

Di kelas 9 ini kita masih ada dalam kelas yang sama. Dan gua duduk sebangku sama Nevada. Di meja sebelah bagian depan, ada Fandy yang selalu ngelirik bangku gua. gua pun pede abis di sana. gua bilang sama Nevada kalo Fandy liatin gua mulu. Di jam olahraga, Fandy juga kayak ngeliatin gua mulu gitu. Sampai akhirnya semua kegeeran gua terungkap.

Siang itu rencananya gua sama Nevada mau maen skateboard di taman, tapi hujan. Ya udah akhirnya kita berdua nunggu hujan reda di rumahnya Nevada. Di sana, Nevada membuka percakapan. “Zei, sebenernya gua pengen cerita ini sejak lama, tapi gua takut lo marah sama gua.” “Ngapain gua harus marah sama lo? Udah buruan cerita. Daripada gua marah beneran?” “Jadi gini.. Ahh gua bener-bener gak tega buat crita.” “Tentang apa? Tentang Fandy?” “Iya, tapi..” “Fandy sama lo?” Tanya gua telak, sebenernya gua udah punya feeling tentang mereka udah lama, dan sekarang feeling gua terbukti. “Jadi pas lo nembak Fandy yang kedua kali, itu dia juga nembak gua. Tapi gua tolak karena gua hargain perasaan lo. gua gak mungkin sejahat itu, Zei. Sahabatnya dia juga maksa gua buat jadian sama Fandy aja soalnya dia serius suka sama gua. Tapi masih gua tolak sampe saat ini.” “Udah?” “Hehe, udah.” “Lain kali kalo ngomong pas kalimat penutup itu nadanya jangan gantung gitu.” Kata gua berusaha tegar. Yah. gua berhasil tahan emosi dan air mata gua, tiba di rumah, barulah gua keluarin semua perasaan yang menggumpal di hati gua.

Berbulan-bulan gua gak denger kabar dan gak saling komunikasi tentang Fandy sama Nevada. Hingga beberapa hari sebelum Ujian Nasional dilaksanakan, gua denger kalau mereka berdua udah jadian dan sembunyiin semuanya dari gua. Gue pun langsung ambil ponsel dan telepon Nevada. “Hai. Congratulation yaa?” “Huh? Buat apa?” “lo jadian kan sama Fandy?!” “Huhh? Eh, I, eh ii-iyaa. lo tau dari siapa?” Jawabnya gugup “Ada deh. Mata gua tuh ada banyak, Nev.” “Emm yaa. Sorry ya, Zei, sebenernya gua baper waktu nyomblangin lo sama dia. Di BBM juga dia sering manggil gue, darling.. tapi gua gak respon. Lama-lama rasa itu ada, dan gua berhasil baper sama dia. Sorry ya?” “Ngapain lo minta maaf ke gua? Yang dia suka itu lo, bukan gua! Kalo lo suka harusnya lo gak usah comblangin gua terus. Karena itu sama aja lo mancing gua supaya saat lo jadian sama dia gua masih punya rasa itu. gua rela kok lo sama dia.” Kita ngobrol panjang lebar. Dia berulang kali bilang dia ngerasa gak enak sama gua. Tapi setiap kita jalan bareng, mereka selalu umbar kemesraan di depan gua. gua sih gak cemburu. gua cuma canggung, gua harus tunjukin sikap gimana buat mereka yang mesra sedangkan gua pernah suka sama pacar sahabat gua? Hufft. Inilah hidup. Penuh warna dan luka.

Cerpen Karangan: Vety Indriyhani
Facebook: Vetty Indriyhanie
Haiii… Salam kenal semua ! Ini cerpen pertama dari pengalaman pribadi yang aku post. Semoga kalian suka yaa.. Oh iya, follow Instagramku yukk @VetyIn_Indriya . Terima kasih ya udah baca.. Jangan lupa tinggalkan komentar ya.. Makasih

Cerpen Calon Pacarku Jadi Pacar Sahabatku merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Gadis Mungil Dari Stand Alphabet

Oleh:
“perhatian, pada seluruh ketua stand harap menuju sumber suara” kataku menggunakan TOA yang aku pegang. Sudah 15 stand yang sudah melapor padaku selaku ketua pelaksana kegiatan bazar yang diadakan

Risalah Hati (Part 2)

Oleh:
“Kita begitu berbeda dalam semua hal, kecuali dalam cinta…” Begitu yang ia ucapkan saat aku sedang mengerjakan PR yang Pak Thamrin berikan siang tadi. Ia datang dan mendekatiku

Kriiingg

Oleh:
“Cepat lepaskan dia, atau kau akan merasakan pukulanku”, teriakku seraya meninju ke arah mereka. Yang satu tidak berbaju seakan hendak memamerkan ototnya, ditambah dengan kepala yang botak dan tatapan

Teman Menjadi Pengkhianat

Oleh:
“Non Angel, bangun non sudah pagi waktunya berangkat sekolah” kata bibi yang berusaha membangunkanku “Oh, iya bi” kataku Aku mandi dengan air hangat yang sudah menjadi tradisi ku setiap

Penuh Sesak

Oleh:
Pagi yang cerah menyambutku dengan ceria. Jam sudah menujukan pukul setengah 7 pagi, dan tepatnya waktu dimana aku sudah siap dengan seragam putih biruku. “Pagi, Bunda!” sapaku dengan senyum

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Calon Pacarku Jadi Pacar Sahabatku”

  1. melody says:

    Keren lah aku suka cerpenya terus semangat ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *