Cinta Dalam Persahabatan (Part 1)

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Segitiga, Cerpen Persahabatan, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 24 September 2016

Di salah satu sekolah ternama dan terkenal yaitu SMA Tunas Bangsa sangat terlihat sepi, karena bel pulang sekolah sudah berbunyi beberapa menit yang lalu. Di dalam kelas XI IPA 2 tinggal beberapa orang saja, termasuk Evi dan Fany. Mereka tampak sedang tergesa gesa membereskan beberapa alat sekolah yang mereka gunakan tadi.

“Fany cepet dong nanti udah dimulai latihannya” rengek remaja perempuan cantik yang bernama Evi
“Iya bawel ini bentaran” tangan Fany kemudian memasukan buku terakhirnya ke dalam tas. “Ayok” ajaknya kini

Di tengah lapangan sudah ada orang yang sedang melakukan penasan untuk berlatih basket. Memang tujuan mereka tadi adalah lapangan basket, tentunya untuk melihat salah satu pemainnya.

“Mana nih Adlan kok nggak keliatan yah” Evi bergumam sambil mencari orang yang bernama Adlan tersebut, ketika matanya menemukan objek yang dicarinya ia pun berteriak “Itu Fan, Adlan ke tengah lapangan” senangnya kini
“Evi please deh gak usah teriak gitu” tanggap Fany malas dan memutar bola matanya, sedangkan Evi hanya tersenyum kuda sehingga memperlihatkankan beberapa gigi yang berbaris rapi miliknya.

Terlihat di tengah lapangan Adlan sedang mendrible bola berwarna coklat tersebut dengan lincah dan beberapa menit kemudian ia menshoot bolanya sehingga membuat para siswi yang melihat berteriak, tak terkecuali Evi.

Adlan adalah captain tim basket Sekolah Tunas Bangsa yang terkenal karena ketampanan dan kepintarannya. Maka tak jarang para siswi di sekolah ini berlomba lomba untuk mendapatkannya. Tetapi menurut berita di kalangan siswa maupun siswi di sekolah, Adlan sudah tidak menjomblo alias sudah memiliki kekasih. Namun hingga saat ini kekasihnya masih sangat ia rahasiakan, karena ini semua demi keselamatan kekasihnya dari fansgirlnya yang bisa dibilang gila tersebut. Akan tetapi, walaupun berita itu telah tersebar hampir ke seluruh penjuru sekolah, fakta tersebut tidak menurunkan minat para siswi untuk mendapatkan hatinya.

Seperti inilah kebiasaan Evi dan Fany sehabis pulang sekolah, melihat siswa yang sedang berlatih basket. Sebenarnya tidak hanya Fany dan Evi saja, tetapi banyak juga siswa maupun siswi sekolah ini yang melakukan hal yang sama yaitu menonton latihan basket tersebut. Memang Evi adalah fansgirl dari seorang Adlan, dia telah mengagumi sosok Adlan dari pertama ia memasuki sekolah ini, maka tidak heran jika ia rela pulang telat hanya untuk melihat Adlan sang pujaannya. Sementara Fany, ia hanya seorang sahabat yang menemani Evi untuk melakukan aktivitasnya itu.

“Vi pulang yuk udah sore nih” ajak Fany
“Bentar lagi Fan, itu Adlan lagi shooting” jawab Evi
“Ayolah Vi mau nunggu berapa lama lagi” rengek Fany kepada Evi, karena bosan dan tidak ada jawaban akhirnya Fany beranjak dari tempat duduknya dan meninggalkan Evi
“Mau kemana lo?” Tanya Evi tanpa mengalihkan pandangannya
“Mau pulang gue males disini bete” jawab nya, mendengar itu dengan cepat Evi pun berdiri dari tempat duduknya
“Fany tungguuu” teriak Evi sambil mengejar Fany

Sementara itu di tengah lapangan yang mendengar teriakan nama Fany membuatnya tersenyum dan berlari ke pinggir lapangan untuk bergegas membereskan semua peralatan yang dipakai tadi.

Fany kini sedang menunggu seseorang di halte yang agak jauh dari sekolahnya. Dari raut wajahnya ia sudah lama menunggu orang tersebut, Fany menunduk dan sesekali melihat kendaraan yang berlalu lalang di depannya hanya untuk mengusir kebosanannya. Fany menunggu sendiri sekarang, karena Evi sudah pulang sedari tadi kerena hari yang sudah mulai sore dan mendung. Tiba tiba suara yang ia kenal memanggilnya dari arah samping.

“Fany” suara pria itu terdengar ke Fany dan kemudian tersenyum kepadanya
“Lama banget sih” Fany berdecak kesal
“Aku minta maaf Fan, tadi ada urusan sebentar” pinta pria tersebut kepada Fany
“Hmmm” jawab Fany singkat
“Jangan marah dong kamu jelek kalo gitu” goda pria itu. “Nanti kita beli es krim deh” lanjutnya kemudian
“Beneran?” Kini Fany bersemangat
“Iyah sayang, udah ayo ini pake helmnya” balas pria tersebut, Fany pun tersenyum.

Sebenernya Fany memiliki seorang kekasih yang sudah tiga tahun terakhir ini membuat harinya berwarna. Mereka adalah pasangan yang sangat serasi, bahkan tidak banyak orang yang iri dengan hubungan mereka. Hingga suatu saat ada seseorang yang hampir mencelakai Fany karena cemburu dengan hubungannya.

Fany dan kekasihnya dua tahun terakhir ini memutuskan untuk back street, alasannya karena pacarnya adalah orang yang terkenal di kalangan siswi sekolah. Oleh karena itu demi menjaga keselamatan Fany dari ganguan siswi lain, sehingga mereka merahasiakan hubungan ini. Dan karena rahasia itu terjaga, hingga saat ini hubungan mereka sangat baik. Walaupun rahasia itu terjaga dengan baik tetapi masih saja ada masalah yang harus mereka hadapi.

Sekarang Fany sudah ada di kamarnya, sedari tadi kerjaannya hanyalah mondar mandir tidak jelas. Ia bingung harus mencari alasan apalagi untuk besok, karena besok ia berencana pergi dengan kekasihnya, tapi besok juga pasti Evi akan memintanya untuk menemani menonton latihan basket dan bertanya alasan ia tidak bisa menemaninya. Karena lelah ia pun memutuskan untuk tidur.

Tet… tet… bel pulang sekolah terdengar nyaring di telinga, menandakan waktu pulang sekolah untuk para murid Sekolah Tunas Bangsa

“Evi..” panggil Fany
“Iyah ada apa? kok muka lo gak kaya biasanya sih” jawab Evi
“Gimana yah? Gue gak bisa nemenin lo liat latihan basket hari ini” terang Fany kecewa
“Santai kali Fan, gue ngerti kok. Emang lo mau kemana?”
“Hmmmm gue mau nganter mama ke rumah temannya” dusta Fany kepada Evi
“Oh gitu, ya udah gue duluan yah Fan bye..” pamit Evi
“Bye..” jawab Fany

Drtt.. Drtt.. suara hp Fany manandakan ada pesan yang masuk

From: Honey
Fany aku udah di cafe biasa, aku tunggu.

Fany yang membacanya tersenyum, kemudian dengan cepat ke luar kelas untuk menuju cafe yang sudah ia janjikan dengan seseorang yang tak lain adalah kekasihnya tersebut.

Cerpen Karangan: Hada Apriani Rahman
Facebook: Hada Apriani Rahman

Cerpen Cinta Dalam Persahabatan (Part 1) merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Inikah Sahabat Sejati?

Oleh:
Setiap individu pasti punya teman, begitu pun dengan saya. Setiap individu mungkin pasti punya sahabat sejati, begitu pun saya. jika kita bicara tentang pertemanan atau persahabatan, siapa sih yang

Akhir Cerita Sabtu Senja (Part 2)

Oleh:
Malam harinya, usai belajar Yuris memasukkan buku, tiba-tiba Yuris teringat tas kecilnya. Saat akan menanyakan pada Hermin, Yuris teringat bahwa tas kecilnya pasti tertinggal di bawah pohon dekat jembatan.

Playboy

Oleh:
Siang ini begitu terik. Matahari menyengat kulitku tanpa ampun. Sedari tadi aku mengusap keringat yang menetes di dahiku dengan dasi sekolahku. “Angkotnya pada ke mana sih? Sepi banget,” gumamku

Sahabatku Iri Hati

Oleh:
Hai kenalan dulu ya, namaku Aziza Nurjannah. Aku suka banget sama pelajaran IPA dan MTK. Tapi, aku masih bingung loh sama sahabatku. Sahabatku itu orangnya sensitif banget, masa sih

Secret Admirer

Oleh:
Saat gue masih duduk di kelas 3 SMP, gue adalah orang yang paling sok ngerti dengan kata cinta, ketimbang ketiga temen gue. Kaliyah, Ajeng dan Tata. Kaliyah anaknya pinter,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *