Cinta Dizel (Part 2)

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Segitiga, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 29 December 2016

Di rumah, Dizel kecewa mengapa Deva sembunyi-sembunyi kalau dia memang benar mencintai Forsh. Dizel hanya bisa mengenang masa-masa awal dia bertemu dengan Forsh dan kenangan mesra dengannya. Forsh adalah cowok pertama yang dia sukai. Dizel tidak mudah berpaling dengan lelaki lain. Disamping itu Deva ada rasa sedih dan bahagia. Sedihnya, dia merasa bersalah karena sejak dulu mengapa dia tidak langsung menyatakan cintanya kepada Forsh. Kalau sejak awal dia begitu, tidak akan ada kejadian seperti ini. Tapi dia senang karena orang yang selama ini dia cintai tetap mempertahankan cintanya. Deva juga merasa bersalah kepada Dizel. Namun harus bagaimana lagi? Sekarang Deva berada dalam kebingungan. Dia harus memilih mempertahankan hubungan percintaannya kepada Forsh apa hubungan persahabatan dengan Dizel.

Di sekolah, sudah tersiar kabar bahwa, Dizel diputusin Forsh. Kecemburuan menyelimuti pikiran Dizel. Semenjak dia tau kalau Deva pacaran sama Forsh, dia jadi jarang mengajak bicara Deva bahkan menjauhinya. Deva sudah minta maaf kepada Dizel, tapi dia tetap acuh tak acuh kepada Deva. Mengetahui keadaan sahabatnya yang seperti itu, Deva pun memutuskan untuk putus hubungan pacaran dengan Forsh. Menurut Deva, persahabatanlah yang lebih utama. Firza dan Michael pun juga ikut minta maaf karena telah terlalu ikut campur soal mereka. Windy menasehati Dizel supaya jangan marahan terlalu lama. Akhirnya Dizel pun memaafkan Deva, mereka kembali bersahabat. Tapi sekarang persahabatan mereka tidak seperti dulu. Entah kenapa Dizel masih jarang bicara dan bersama Deva.

Hari-hari pun berlalu. Tak terasa para murid kelas 3 SMA telah selesai menempuh ujian. Anehnya, setelah ujian Dizel bersahabat akrab seperti awal bertemu dengan Deva. Dizel pun menjelaskan, sebenarnya dulu Dizel sudah memaafkan Deva. Tapi saat itu, hari dimana murid kelas 3 SMA harus menghadapi ujian karena sudah dekat. Musuh utama Dizel waktu itu adalah Deva. Karena saat kelas 2 SMA nilai tertinggi diraih oleh Dizel. Tetapi selisih nilai Dizel dengan Deva adalah 1. Andai saja Deva belajar dengan keas lagi, nilai Dizel akan terkalahkan. Dizel orangnya memang begitu, tak mau terkalahkan. Maka dari itu untuk sementara waktu Dizel harus menjauhi Deva karena mereka adalah musuh. Namun setelah ujian, mereka bersahabat seperti biasa.

Lulus SMA ini, Dizel dan Deva akan kuliah. Mereka sepakat akan 1 kampus namun berbeda jurusan. Karena cita-cita mereka berbeda jauh. Dizel ingin menjadi arsitek sedangkan Deva ingin menjadi dokter. Mereka kuliah di Amerika dan tentu saja pisah dengan Forsh, cowok yang mereka sukai. Tak ada yang menang dan kalah dalam perebutan Forsh itu.

Setelah beberapa bulan di Amerika, Dizel dan Deva pulang ke Indonesia untuk silaturahmi menemui keluarganya. Namun, tak hanya keluarga yang menanti mereka, ada juga undangan reoni SMA. Sudah lama mereka tak bertemu, hampir 1 tahun. Saat reuni, wajah-wajah teman mereka pun sudah tumbuh dewasa. Berbeda dengan saat di SMA. Yang ganteng tambah ganteng dan yang cantk tambah cantik. Saat reuni, Dizel tak sengaja menabrak tubuh Forsh saat ingin mengambil minum. Dizel tak tau kalau yang ditabrak itu Forsh, tapi Forsh masih mengenali wajah Dizel.

“Ma.. maaf saya tak sengaja menabrak anda”
“Yah, tak apa. Ak baik-baik saja kok. Eh tunggu, kamu Dizel kan?”
“Iya, kok kamu tau? Kamu siapa?”
“Dizel… Dizel… kamu lupa ya sama aku. terlalu lama sih kamu di Ameika. Aku ini Forsh”
“Forsh? Kok beda banget wajahnya?”
“Iya donk. Tambah ganteng kan?” tanya Forsh. Dizel hanya diam dan dalam hatinya berkata iya.

Saat dewasa, Forsh terlihat semakin ganteng dan jantan. Tapi siapa peduli, karena Dizel tidak mau mengkhianati Deva. Baginya, persahabatanlah yang terpenting. Tapi sebenarnya Deva sudah mengikhlaskan Forsh. Dia tidak mau terlalu berharap kepada Forsh, karena dia takut kejadian seperti kemarin terjadi lagi. Tapi siapa peduli kalau Forsh semakin tampan? Karena Dizel dan Deva sedang tidak memikirkan cowok. Karena mereka terfokus untuk membangun masa depan yang cemerlang. Mereka akan bercinta saat lulus kulah nanti. Itulah janji yang mereka buat di depan Patung Liberty di Amerika. Dizel dan Deva tidak akan mengkhianati janji mereka sendiri.

Saat reonian, Dizel dan Deva bertemu dengan Hana. Dia adalah adik Forsh. Tiba-tiba Hana mengajak Dizel dan Deva ke taman di belakang gedung reoni mereka itu. Dizel dan Deva terkejut untuk apa tiba-tiba Hana mengajak mereka dan anehnya lagi di taman itu sudah ada Forsh. Entah apa lagi yang akan dilakukan Forsh sekarang.

“Kak Dizel, Kak Deva. Aku tau kalian mencintai Forsh. Sampai saat ini pun cinta kalian masih sedikit terpendam di hati. Aku tau kalian nggak mau mengakui cinta kalian karena kalian tidak mau mengkhianati satu sama lain. Persahabatan kalian sungguh sejati, pertahankanlah! Aku tau kalian sedang mencoba melupakan Forsh tapi itu susah” jelas Hana
“Sebenarnya apa yang ingin kau katakan? Katakan langsung saja tak usah basa-basi” kata Dizel
“Sebenarnya aku sudah dijodohkan” kata Forsh dengan jelas
“Iya, kakak ku sudah dijodohkan dengan teman mamah ku yang bekerja sama perusahaannya. Kuharap hati kalian bisa menerimanya karena tak lama lagi mereka akan menikah” jelas Hana
“O jadi itu yang ingin kalian katakan” kata Deva
“Jujur saja, kami senang mendengarnya. Selamat Forsh akhirnya kau dapatkan wanita yang benar-benar tulus mencintaimu” Ucap Dizel
“Tapi kak Forsh belum tau apakah perempuan itu mencintai kak Forsh dengan tulus apa tidak. Sebenarnya yang kami inginkan jika kalian masih mencintai kak Forsh, maka hentikan perjodohan kak Forsh dengan wanita itu. Karena mungkin di antara kalian masih tulus mencintai kak Forsh. Kak Forsh tidak bisa bersama dengan orang yang tidak tulus mencintainya” Jelas Hana
“Ketahuilah Forsh. Bahwa pilihan orangtua itu adalah yang terbaik untukmu. Karena ridho Tuhan adalah ridho orangtuamu juga. Kalau Forsh benar-benar percaya akan mamamu, maka cobalah untuk mencintai orang yang mencintaimu. Jika wanita itu tidak mencintaimu untuk apa mamamu menjodohkannya denganmu. Aku tau, pasti cinta wanita itu belum sebesar cinta kami kepadamu Forsh. Tapi kalau kau berusaha lebih menyayanginya aku yakin cintanya akan bertambah besar. percayalah” Nasihat Deva selaku sahabatnya Forsh
“Lagi pula pikiran kami sedang tidak tertuju untuk mendapatkan seorang pendamping hidup. Bagi kami, pendidikan lebih diutamakan. Jadi, jika kau mendapatkanku, maka orangtuamu tidak akan sabar menunggu lagi. Karena kami tidak ingin menikah di usia seperti ini. Kira-kira 24 tahunlah, sedangkan umur kita baru 20 tahun” nasihat Dizel
“Hm ya aku mengerti, baiklah aku akan berusaha mencintainya. Terimakasih Deva, Dizel kalian telah memberi jalan terbaik untuk menghadapi masalahku ini. Terutama kau Deva, nasihatmu sungguh luar biasa. Terimakasih, kaulah sahabatku yang terbaik”
“Ya aku tau. Kita hanya sekedar sahabat tidak lebih. Kita tidak akan pernah bersatu. Kita akan menjalani hidup hanya sebagai seorang teman, tidak lebih aku harap kamu bisa mengerti itu. Karena sebenarnya saat usiaku nanti 24 tahun aku akan dijodohkan orangtuaku. Dan saat itu yang aku coba untuk lakukan adalah berusaha mencintainya karena dia telah mencintaiku. Aku tau pilihan orangtualah yang terbaik. Jadi selamat tinggal Forsh” ucap Deva dengan sedikit meneteskan air mata. Lalu Deva dan Forsh berpelukan. Tapi berpelukan dalam arti sahabat.
“Jadi Forsh, aku harap engkau bahagia dengan calon istrimu itu. Pasti bahagia. Jadi untuk apa kami menghalangi kebahagiaanmu itu?” kata Dizel

Mereka pun akhirnya tertawa bersama. Tidak ada lagi kesedihan yang merak alami semenjak itu. Forsh akan berusaha mencintai wanita yang dijodohkan dengan mereka itu. Dan perasaan cinta Deva dan Dizel kepada Forsh sudah hilang. Mereka bertiga sekarang menjadi sahabat. Mereka hidup dengan bahagia dan tetap mempertahankan persahabatan mereka. Karena persahabatanlah yang terpenting. Mereka bertiga berjanji tidak akan ada lagi rasa cinta yang timbul. Sebagai sahabat yang setia, mereka tidak akan mengkhianati janji persahabatan mereka itu.

Cerpen Karangan: Dinda Mutiara Az Zahra
Facebook: endang setyowati
IG: @D’zahra_kf
tolong follow dan like fotonya

Cerpen Cinta Dizel (Part 2) merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Aku yang Pergi

Oleh:
Duduk berdampingan sambil mengurai tawa. Itu kerjaan kita dikala waktu istirahat datang, Namaku Zara dan kedua orang ini sahabatku Lisna dan Irma. Entah mereka orang keberapa yang aku anggap

Hujan Penuh Kasih

Oleh:
Malam itu, aku sudah bersiap untuk berangkat ke bandara. Karena, Mama dan Papa baru pulang dari Jerman. Karena tidak memungkinkan untuk kedua orangtuaku pulang ke rumah menaiki taksi, maka

Broken

Oleh:
Cinta Perasaan yang amat sakit jika terus menerus kau pendam, namun akan lebih baik kau pendam jika kemungkinan seseorang yang kau suka tak mempunyai perasaan yang sama. Jika cinta

The Best Of Friends

Oleh:
Sahabat karibku dialah yang bernama aguswan. Dulu saya dan aguswan berteman dari SD. Saya (sandi) dan aguswan selalu bersama di SD selalu berdua; hobi kami berdua ialah bermain bola,

The Perfect Ending (Part 1)

Oleh:
Hari itu aku sudah bersiap pergi ke sekolah diantar ayahku. “sudah siap?” tanya ayah “sudah yah ayo kita berangkat” sesampainya di sekolah aku langsung menuju kelasku tiba tiba aku

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *