Dari Musuh Jadi Sahabat

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Kristen, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 14 January 2017

Tegang, Itulah perasaan yang sedang dirasakan Arin saat ulangan mau dimulai. Ia sangat gemetar melihat buku fisika yang berisi rumus yang membuat otaknya meledak. Hari ini ia akan ulangan fisika. Segala persiapan pun dia lakukan untuk mendapat nilai yang bagus itu. Murid jurusan IPA kelas 11 itu memang cetar cetir menjelang setiap ulangan, terutama ulangan fisika.

“Rin, lu kok tegang banget sih? Santai aja keles, apalagi lu kan anak pinter. Gak perlu belajar lah.” Ujar Reni teman baiknya.
“Gak bisa, Ren! Ini tuh pelajaran yang penting..”
“Halah pelajaran penting.. semua bagi lu mah penting!” sahut Reni yang langsung melontarkan pendapatnya.
“Oh iya, hari ini kan ada ulangan Agama juga! Belajar lagi deh gue,” sahut Arin dengan khawatir.
“Capek deh.. serah deh,” jawab Reni dengan nada pasrah.
“Bertolong-tolonglah menanggung bebanmu, demikian kamu telah memenuhi hukum Kristus” salah satu ayat Alkitab dari Galatia yang terus dihafalkan oleh Arin. Ia sedang belajar pelajaran agama tentang menolong sesama. Walaupun ia agama Kristen, ia tidak pernah membedakan agamanya dengan agama yang lain. Ia tetap memiliki banyak teman walau ada beberapa teman yang tidak menyukainya hanya karena ia merupakan agama Kristen.

Suatu hari, ada salah satu teman yang tidak menyukainya terjatuh ke dalam kali karena terlalu fokus dengan bukunya. Namun, baru Arin yang melihatnya. Dengan spontan ia langsung membantunya tanpa berpikir panjang.
“Lu Gak kenapa napa kan?” tanya Arin
“Gak kok, gak papa. Makasih ya! Udah bantuin gue”
“Sama-sama, lu mendingan pulang deh cepetan. Terus buruan mandi!”
“Bentar deh, gue mau nanya sesuatu ke lu”
“Nanya apa?”
“Kok lu mau bantuin gue padahal gue udah ngejauhin lu sih?”
“Oh, Ya.. gue seneng aja ngebantuin orang, kan di Alkitab dibilang kalo kita harus bantuin orang gak peduli apa yang terjadi” jawab Arin dengan senyum.
“Udah deh lu cepetan pulang terus mandi!” lanjut Arin.
“Makasih ya!”

Akhirnya mereka menjadi sahabat yang tidak dapat dipisahkan di sekolahannya. Mereka juga menjadi murid yang tidak membeda bedakan orang dari ras, golongan maupun agamanya.

Cerpen Karangan: Lauretta Gail
Facebook: Lauretta Wijaya

Cerpen Dari Musuh Jadi Sahabat merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Angan Tak Sampai

Oleh:
Koridor sekolah nampak ramai. Bagaimana tidak, hari ini adalah pengumuman penerimaan siswa baru. Yup! Papan pengumuman sudah penuh dengan orang-orang yang tidak ia kenal. Hampir saja ia ditabrak-tabrak puluhan

Oh Seperti itu

Oleh:
Matahari mulai memancarkan cahyanya lebih terang dari yang kubayangkan. Seolah mengisyaratkan bahwa aku harus lebih cepat lagi untuk mengayuh sepeda warna biruku menyusuri jalan panjang menuju suatu tempat yang

3 Sahabat

Oleh:
Ada 3 sahabat anak ke mana-mana selalu bersama, 3 orang itu bernama Hasna, Husna, Husain. Dia dari kecil sudah bertetanggaan dan satu sama lain sudah saling kenal, setiap hari

Cinta Ku Terbelenggu

Oleh:
Aku mengenalnya di tempat ini, di sebuah jalan penghubung antara dua kota yang tak layak disebut jalan poros. Jalur yang terbentang antara Samarinda dan Berau. Awalnya dimulai dari pertemuan

Mengenang Sebuah Mimpi

Oleh:
Semalam aku bermimpi. Dan kuanggap itu mimpi indah. Mimpi namun terasa nyata. 7 tahun lalu, aku mengenal seorang gadis. Berwajah indo, bertubuh tinggi dan langsing bak model catwalk. Kita

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *