Dari Musuh Jadi Sahabat

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 16 April 2018

Chesya, itulah nama gadis ini. Dia itu gadis yang sangat cerdas berprestasi baik, lemah lembut, sopan santun, rajin, ramah, dan jujur. Dia anak orang kaya raya yang rendah hati dan cantik, halus kulitnya, putih, tinggi, langsing lagi. Hampir mendekati sempurna. Berbakat dan cintanya pada dunia musikal amat tinggi. Ia bersekolah di Sekolah Karya Bangsa, salah satu sekolah terfavorit di Surabaya.

Chesya punya musuh besar, yaitu Dira. Chesya dan Dira selalu bersaing memperebutkan gelar bintang kelas. Semuanya lebih mendukung Chesya dibanding Dira, karena sifatnya kebalikan sifat Chesya.

Suatu hari, Dira mengajak Chesya duel soal Matematika di gedung pencakar langit punya ayahnya. “Ches, aku mau ngajak kamu duel soal matematika di buku paket. Bab 3 doang” ajaknya “Hmmmm…” ujar Chesya berpikir “Takut ya? Mau nggak nih?” tanya Dira “Ya udah deh. Tapi di mana?” tanyanya “Di gedung pencakar langit punya ayahku” jawabnya. Akhirnya mereka berjanji akan berkumpul di gedung pencakar lagit di jalan Darma Indah pada hari Sabtu.

Tibalah hari Sabtu. Sesuai janji, mereka berkumpul di gedung pencakar langit ayah Dira. Semua bersorak memberi semangat pada keduanya saat pertandingan dimulai. Dira terlihat tegang saat melihat Chesya mampu menjawab soal yang diberikan bu Zell, guru matematika mereka.
“Tamatlah riwayatku” gumam Dira dalam hati.

Kini pemgumuman pemenang.
Dan ternyata hasilnya… Chesya menang!!!
Semuanya bersorak sorai. Dira pun menyadari kesalahannya kerena, ia sering meremehkan dan memusihi Chesya. Ia pun meminta maaf pada Chesya “Sya, maafin aku ya. Selama ini aku telah memusihi dan mengejekmu tanpa alasan. Bolehkah kita bersahabat?” tanya Dira “Aku memaafkanmu. Kita boleh jadi Sahabat” jwab Chesya.

Sejak itulah Chesya dan dira bersahabat. Kini semua tak membenci Dira lagi. Sekarang Dira telah mengubah sifat buruknya dan mengikuti sifat sahabatnya, yakni Chesya.

The End

Cerpen Karangan: Grace Yohana
Facebook: Saudur Manurung
Maaf ya klo cerpennya kurang bagus.

Cerpen Dari Musuh Jadi Sahabat merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kenyataan

Oleh:
Angin bertiup sangat kencang. Awan hitam mulai menampakan sinarnya sedikit demi sedikit. Aku masih saja terus bertahan di bawah rerimbunan pohon tempat biasa ku mencurahakan isi hati, walaupun awan

Gara-Gara Mainan

Oleh:
Dengan melambaikan tangannya, Dimas menirukan gerakan tangan ibunya yang berupaya menyetop angkutan umum, sementara kakak Dimas hanya mengulum senyum melihat tingkah laku adik semata mayangnya itu. Ditambah lagi dengan

Rumah Buku Assyahla

Oleh:
Aku diam, duduk di kursi teras belakang. Hmm… Ademnya udara pagi ini. Sayangnya sih, Hari ini Abi nggak libur. Cuma Ummi libur praktek. Namaku Shafa Shabila Maulida Assyarah, panggil

Kenangan Bersama Kuntring

Oleh:
Aku termenung menatap foto sahabatku di laptop. Hari ini adalah hari paling bersejarah dalam hidupnya. Hari dimana dia diwisuda sebagai seorang istri. Iis Setiawati namanya. Lahir pada tanggal 17

Persahabatan yang Abadi

Oleh:
Sebut saja Iqbal, laki-laki berumur 13 tahun. Ia terlahir dengan satu ginjal. Saat dia berumur 4 tahun, dokter mengatakan, bahwa ginjalnya yang dapat berfungsi, hanya satu. Tentu saja, “Lelah”

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *