Di Detik Terindahmu

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Perpisahan, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 28 June 2016

“Ma, Tifany main dulu ya”
“jangan jauh jauh ya…”
“siap ma”

Besok adalah ulang tahun sahabatnya, Tifa sengaja pergi untuk membeli kado. Tifa ingin menjadi The First di detik berharga sahabatnya itu.
Tapi Tuhan Berkata Lain…

“Ma, Tifany pulang”
“Nak besok kita ke Jepang. Tiket pesawat sudah dipesan Papa kita berangkat jam 1 dini hari esok”
“Jepang? Besok? Dini hari? Kenapa mepet? Besok Dodo Ulang Tahun Ma!”
“Mama tau pasti berat buat kamu, tapi mengertilah kakek sakit tifany!”

Dengan wajah lesu gadis kecil itu masuk kamar, bagaimana dengan rencanaku? Gerutunya. Ia akhirnya mengirim email yang telah ditimer agar terkirim 2 jam sebelum ia lepas landas.

Dodo memandang langit kamarnya, ia berharap ada ketukan pintu atau dering hp. Tapi dering hpnya mendahului dugaannya. Ia berharap ucapan ulang tahun tapi ia malah melihat email Tifa. Setelah membaca ia berlari ke luar rumah mencari taksi dan menuju bandara, ia mencari gadis imut itu. Dodo menemukannya sedang duduk di ruang tunggu. Dodo berlari dan memeluknya.
“Ada apa ini?”
“Fa, kamu mau ke mana?”
“Maafin aku, kakekku sakit. Tapi jika kamu sudah membaca emailku berarti” Tifa menghentikan ocehannya dan mengeluarkan sesuatu
“HBD, WISH YOU ALL THE BEST DO”
Dodo memeluknya lagi dengan rasa bahagia
“The first Fa, Thanks. Dan aku harap selanjutnya tetep First”
“Iya do, mulai detik ini, mulai menit ini aku akan berjanji bakalan ngrayain detik detik terindahmu ini lagi di setiap tahunnya” gumam tifa

Cerpen Karangan: Daffafa
Ini cerpen ke2 cerpen ini dibuat malem² di tanggal ulang tahun sahabatku ( Wish You All The Best Do 040516 )
Cek ig : prince.al_01

Cerpen Di Detik Terindahmu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Sahabat Bertopeng

Oleh:
Hidup ini indah. Tapi terkadang juga sebaliknya. Ini lah yang saat ini aku rasakan. Perkenalkan namaku Rizky Putra. Inilah pengalamanku. Bel pulang sekolah berbunyi. Seperti biasanya, aku pulang berbarengan

Sepeda Kejutan

Oleh:
Dengan di antar Ruli, sore itu Danang pulang ke rumahnya sambil menangis. Wajahnya penuh ketakutan ketika ibunya dengan heran menanyakan apa yang terjadi. Danang tidak bisa menjawab, bibirnya bergetar,

Aku Mencintai Hujan

Oleh:
Karena ketika kau mencintai hujan kau tak perlu merasakan basahnya air hujan, cukup nikmati saja hujan dalam senja mungkin cintamu akan lebih bermakna terhadap hujan. Banyak orang menjadikan hujan

Misteri Pesan Dhion

Oleh:
Bruuuk… “aduh sakit”, keluh dita saat mendapati tubuhnya terjatuh dari tempat tidur. Dengan sedikit kesal, dita beranjak dari tempat tidur menuju sofa kesayangannya yang terletak di ruang tamu. Duduk

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *