Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Aku, Egi dan Pasar Kaget

“Dodol! Bukan gitu caranya!” Egi memukul kepalaku dengan penggaris yang sontak membuatku meringis kesakitan. “Sakiiiittt…” kataku sambil memanyunkan bibir. Egi berdecak sembari menggeleng-gelengkan kepalanya....

Roh Penunggu Hutan

Hari ini rasanya sendi-sendi sel tulangku terasa lepas satu persatu. Ku rebahkan tubuhku mencari sosok indah dalam lamunan, namun yang ada hanya kekosongan dan rasa muak yang tak kunjung reda. Setiap sudut di kamarku semua...

True Friend

Sepi rasanya ketika sahabat yang menjadi sandaran jiwa, pergi meninggalkan kita. akan ada ada pula rasa kehilangan tatkala dia tidak mau mengenal dan berelasi lagi dengan kita. Bahkan terasa pahit saat sahabat yang dulu baik...

Demi Hari yang Menanti di Ujung Harapan

Pagi itu, ketika udara terasa basah oleh embun pagi, aku memulai rutinitas mingguanku menjelajahi kota. Dengan berbekal sepatu sport, aku pun melesat menyusuri jalan setapak sekitar rumahku. Belum 100 meter aku berlari, lagi-lagi...

Rainbow Party

“Eh, 3 hari lagi ulang tahunnya Sani kan?” tanya Kina. “Oh, iya ya. Tapi hari apa deh, aku lupa?” tanyaku. “Huuu… Dasar pelupa! Hari Rabu lah, kan kamu yang bilang ke aku,” kata Kina...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Gadis Tompel

  1. Meliana 20 October, 2013 at 10:27 am | | Reply

    Cerpen indah

Leave a Reply