Gagal Berlibur ke Bali

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Liburan, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 18 August 2013

Hmm… besok, sudah mulai liburan. Pasti aku diajak jalan-jalan. Tapi, kemana ya? Gumamku dalam hati ketika selesai mandi.

Akupun langsung turun untuk sarapan. Aku melahap bubur ayam ku yang dibuat mama. Saat lahapan terakhirku, mama berbicara kepadaku: “Priska, nanti kamu dan teman-temanmu mama tunggu di teras rumah jam 02.00 siang.”
“untuk apa ma? apakah ada rahasia?” jawabku dengan penasaran. “lihat saja nanti. Nanti juga tahu.” Lanjut mama.
Oh iya! aku lupa memberitahu namaku. Ya… kalian pasti tau. Namaku Charissa Priska. Atau kalian bisa panggil namaku dengan sebutan “PRISKA”

Aku segera menelepon teman-temanku. Mira, Maureen, Angel, Nadia dan Riri. Itulah nama temanku. Bahkan, sahabatku.

JAM 02. 00 SIANG
Aku, mama dan teman-teman sudah kumpul di teras rumahku.
“tante undang kalian kesini karena tante ingin menyampaikan sesuatu.” jelas mama. “apa itu ma?” tanyaku. “lusa, kalian akan pergi ke Bali.” Jelas mama. “HAH!? BALI!?” seru kami secara bersamaan. “iya… tante sudah mendiskusikan rencana ini kepada orang tua kalian.” Tambah mama. “Yeayy…!” seru kami kegirangan. “yang pergi hanya tante, om, Priska dan kalian semua.” Jelas mama. “asikkk!” seru kami kegirangan.

ESOKNYA
Aku sedang bersantai di depan ruang tv. Tiba-tiba, ada bel rumahku berbunyi. Karena bibi sedang sibuk, akulah yang membukanya.
“Pris… mau ikut kita belanja kebutuhan di mall gak?” tanya Angel kepadaku. “aku sih gak ada yang mau dibeli… tapi aku mau ikut ah! bosen nih di rumah…” kataku dengan nada merendah. “ya sudah… kamu ganti baju sana!” seru Mira menyuruhku. “oke!” seruku kepada teman-teman.

SELESAI GANTI BAJU
Aku segera turun ke bawah dan mengajak teman-temanku untuk berbelanja.
“yuk! aku udah siap.” “yuk!” sahut mereka.

DI MALL
Aku menunggu mereka sambil melihat-lihat baju. Tiba-tiba, telephone genggamku. Kulihat ada tulisan “PAPA” ya… telephone itu memang dari papa. Akupun mengangkat telephone itu. “ya pa… ada apa?” tanyaku lembut dengan papa. “maaf papa menganggu. kalian tidak jadi pergi ke Bali.” Jelas papa. “hah!? kok tidak jadi?” tanyaku kepada papa. “papa banyak urusan. sudah dulu yaa.. papa mau meeting dulu. Dah Priska…” jawab papa.
Belum aku menjawab sapaan papa, papa sudah menutup telephone ku.

Akupun memberitahu teman-temanku. “besok kita gak jadi ke Bali. Karena papaku sibuk.” Jelasku kepada teman-temanku. “HAH!? gak jadi!?” tanya teman-temanku. “iya… tapi, daripada badmood, kita nonton despicable me 2 aja yuk?” tanyaku kepada teman-teman. “yah… ya udah deh gak apa-apa.” Jawab teman-temanku. Untung saja teman-teman ku belum membayar belanjaanya.

DI BIOSKOP
Akupun membeli tiket bioskop despicable me 2, dan masuk ke bioskop. Saat film dimulai, kami merasa bingung. Apa inti cerita despicable me 2? saat sudah ingin ke tengah-tengah, kami tertawa terbahak-bahak. Kami tertawa sampai di akhir film. “Yah… walaupun tidak jadi ke Bali, tapi bisa tertawa terbahak-bahak kan?” tanyaku kepada teman-teman. “iya sih… thank you ya… udah ngasih ide cermerlang…!” kata Maureen yang sedari tadi tertawa terbahak-bahak meningat adegan-adegan yang lucu dalam film despicable me 2.

Liburan yang sangat menyenangkan…!

Cerpen Karangan: Giselle Iona Rachel Tuelah
Facebook: Giselle Tuelah

Cerpen Gagal Berlibur ke Bali merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Asal Mula Telaga Warna

Oleh:
Dahulu kala, hiduplah seorang raja dan permaisuri yang belum dikaruniai anak. Padahal, mereka sudah menunggu selama bertahun-tahun. Akhirnya, sang raja memutuskan untuk bertapa di dalam hutan. Ia terus berdoa

Happy Mall Story

Oleh:
Pada hari Sabtu, sepulang sekolah, Grifa berganti baju, lalu main dengan Tab-nya. Grifa pulang sekolah pada hari sabtu pukul 9:00, Guys… Grifa membuka apps game favoritnya, HAPPY MALL STORY

Selamat Tinggal, Bella Sahabatku

Oleh:
Namaku Melanda Sarah Tirtasari. Biasanya aku dipanggil Sarah. Sahabatku bernama Bella. Dia baik, cantik, dan pintar. Dia sering meraih juara pertama di kelasnya. “Ting.. ting.. ting!!” Bel istirahat berbunyi.

Pikir

Oleh:
Siang itu, Miao Li mengajak Adito membeli barang keinginan mereka. “Kita akan beli barang favorit kita,” kata Miao Li. “Benarkah?” tanya Adito. “Tentu, benda di sana pasti bagus,” jawab

Asal Mula Batu Kuwung

Oleh:
Dahulu, ada saudagar kaya, ia sombong dan kikir. Penduduk desa sangat membencinya. Suatu hari, saudagar kedatangan pengemis berkaki pincang meminta makanan. Saudagar itu malah menghardiknya. “Enak saja pergi sana!”

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *