Hadiah Terindah dari Sahabat

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Perpisahan, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 17 October 2017

Dua gadis cilik sedang asyik bercengkerama di atas rumah pohon milik Almarhum Kakek salah satu gadis. Mereka bernama Aura dan Naura. Mereka adalah sahabat yang akrab dan kompak satu sama lain.

“Aura, aku pulang dulu, ya! Udah sore nih.” Pamit Naura. Aura mengangguk dan tersenyum. Naura turun dari rumah pohon dan segera pulang. Jarak rumah Aura dan Naura hanya sekitar 100 meter.

Keadaan Naura pada malam hari..
“Nak, ada sesuatu yang harus Bunda sampaikan kepadamu.” Ujar Bunda Naura kepada anak semata wayangnya itu.
“Ada apa, Bunda?” Tanya Naura penasaran.
“3 hari lagi, kita ikut Nenek ke Inggris. Tapi hanya 5 tahun tinggal di sana.” Kata bunda sambil menyeruput teh hangatnya.
“APA? Bagaimana dengan Aura, bun? Naura sayang banget dengan Aura dan teman-teman yang lain. Hiks.. Hiks..” ujar Naura sambil menangis karena harus berpisah dengan Aura.
“Naura, kamu bisa ngobrol dengannya via sosmed.. Atau, kamu bisa belikan hadiah untuknya.” Usul Bunda. Naura terdiam.

Keesokan harinya..
Aura menyapa Naura. Namun, Naura bersikap dingin kepada Aura. Ada apa ini?

“Naura sikapnya aneh gitu.. Aku bakal bikin surat, lalu aku simpan di tasnya.” Gumam Aura. Lalu, Aura membuat surat untuk Naura.
Naura sedih. Ia merasa, kalau Aura sudah banyak menolongnya. Ia akan meminta maaf kalau saat dia akan pindah.

Malamnya, Naura terkejut karena ada surat dari Aura.
“Naura, aku mau minta maaf kalau aku punya salah. Tapi, aku mau nanya, kamu itu tadi kenapa sih? Ada masalah ya? Kalau ada masalah, jawab surat ini, kumohon.
-Aura-”

Lalu, Naura menjawab suratnya Aura secara langsung.

Esoknya..
“Aura, aku mau cerita sesuatu kepadamu.” Ucap Naura pelan. Aura tersenyum sumringah.
“Wahhh mau cerita apa, Nau?” Tanya Aura.
“Hmm.. Sebenarnya.. Besok aku pindah ke inggris. Aku menetap di sana selama 5 tahun.” Cerita Naura. Aura terkejut, lalu ia memeluk Naura.
“Nau, kumohon, hari ini kita harus bersenang-senang sebelum kepindahanmu.” Kata Aura. Naura terharu.

Aura dan Naura memutuskan pergi ke Mall. Ini salah satu hadiah terindah bagi Naura.
“Aku mau ke sana ya!”
“Aku ke sana dulu oke!”

Mereka berpisah. Naura membeli 2 Kalung bertuliskan “Ra2” karena nama belakang mereka sama-sama huruf A.
Sedangkan Aura membeli 2 Buku diary, untuknya dan untuk Naura. Ketika mereka bertemu kembali…

“Aura, ini kalung buat kamu.” Kata Naura. Aura terharu.
“Terimakasih, Nau. Ini juga diary buat kamu.” Kata Aura.
“Thank you so much, Aura..” Naura memeluk Aura.

Besoknya…
“Bye Naura!! Selamat sampai tujuan yaa.” Kata Aura keras.
“Iyaa aku pasti merindukanmu, jaga diri baik-baik!” Pesan Naura.

Ya, mereka akan saling merindukan satu sama lain.

Cerpen Karangan: Haifa Khairiyyah
Facebook: Haifa Khairiyyah
Haifa Khairiyyah, lahir pada tanggal 13 April 2005 yang memiliki hobi menulis dan membaca.

Cerpen Hadiah Terindah dari Sahabat merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Shadow

Oleh:
Libur panjang telah tiba. Aku membuka jendela kamarku lebar-lebar dan menikmati aroma pagi yang kesegarannya merasuk ke seluruh tubuhku. Aku merebahkan tubuhku ke kasur seraya menikmati cahaya mentari yang

Sahabatku (Bukan) Cintaku

Oleh:
Hari ini merupakan hari yang kurang baik bagiku. Aku bekerja di salah satu kantor media massa sekaligus online sebagai editor juga pencari berita. Pada suatu hari terjadi insiden di

Karena kau, Sahabat!

Oleh:
“Apa ini, Key?” tanya Nessa yang sedang berada di rumah sohibnya, Keyla. “Ini adalah negeri mimpi. Dimana semua mimpi-mimpi langsung menjadi nyata.” jawab Keyla yang masih asyik mengotak-atik handphone

Tentang Hujan dan Matahari

Oleh:
Saya (pasti) menunggu dia. Saya (pasti) bertahan untuk dia. Saya (pasti) tetap di sini karena dia. Dan, (pasti) segalanya tentang dia. (Mungkin) dia menunggu saya. (Mungkin) dia bertahan untuk

Kancil dan Sahabatnya

Oleh:
Pada pagi yang cerah, ada seekor kancil yang sedang mengelilingi hutan. Kancil itu ingin mencari makan, dan di tengah perjalanannya, ia bertemu dengan sahabatnya, yaitu si kerbau dan si

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Hadiah Terindah dari Sahabat”

  1. nurdiana says:

    ada ga kalau cerpen yang menganjurkan berbahasa yang baik dalam kehidupan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *