I Love You Lintang

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 7 November 2018

Namaku Rissa. Semoga kalian senang dengan ceritaku.
Waktu itu, aku menjadi murid baru di sebuah SD. Nama SD nya SD Negeri 1 Jebugan. Di sana, aku mulai mendapat teman baru, guru baru. Pada akhirnya, aku bertemu seorang. Ia sangat periang bagiku. Namanya Tessa Lonika Lintang Kinan. Biasa dipanggil Lintang.

Pertemuan pertama antara aku dan Lintang, ketika aku, mba Kezia, Erlyn dan Adel menjenguk Lintang. Saat pertama aku masuk, memang Lintang izin tidak sekolah karena sakit. Memang awal pertemuan kita, aku dan Lintang tidak terlalu dekat. Sampai aku pun bertanya pada Lintang saat akan latihan menyanyi untuk lomba hari kamis besok. Aku dan Lintang memang tidak ikut. Saat itu, aku pun sesak nafas, sampai kuberanikan untuk bertanya. “Lintang, kamu agamanya apa?” tanyaku.
“Islam” jawabnya.
“Oh”

Sejak saat itu, aku dan Lintang berteman. Waktu aku dan Adel sebangku, ku mendengar bahwa Lintang akan pindah. Aku pun bertanya pada bu Ida.
“Bu, Lintang mau pindah ya?”
“Iya”
“Ke mana bu?”
“Ungaran”
Aku pun kaget saat mendengar bahwa Lintang akan pindah ke Ungaran.

Aku pun bertanya pada Lintang. “Tang, kamu mau pindah ke ungaran ya?”
“Iya Ris”
Saat pertama dan terakhir aku duduk bersama Lintang. Dan pertemuan terakhir, ketika kita bersih bersih dan beristirahat di kelas bersama sama. Kini, Lintang telah pindah.

Lintang, I LOVE YOU. TESSA LONIKA LINTANG KINAN, aku takkan melupakanmu.

Cerpen Karangan: Zahra Rizqy Charissa Hutama

Cerpen I Love You Lintang merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Aku Korbankan Cintaku

Oleh:
“Kenapa lu dek? Siang gini bengong aja” omelan bang Farid, kakak gue. “Gue bingung bang, bukan cuman bingung, gue kaga nyangka juga” Jawab gue datar. “Kenapa lu? Masalah Cinta?

Kotak Hati

Oleh:
Masih teringat akan kesabaranmu menghadapi kelupaan-kelupaanku, bahkan namamu pun kadang terbalik dengan nama teman kita yang ku rasa hampir mirip. Henti! Ya dia sahabat yang benar-benar pengertian, ia jarang

Aku Bukan Kacung

Oleh:
Dia cantik. Setidaknya, kalau ia tidak berteriak sembari mengucapkan sumpah serapah kepada anak-anak yang datang. Dia manis, kalau saja di tangannya tak menggenggam pisau sampai teracung ke udara. Ia

Satu Hari Olafpany

Oleh:
“Ayo Laf!! lebih cepet yaelah!” Seru Pany, perempuan seusia Olaf. “Gue capek, Pany. hosh hosh.” Olaf menghela nafas panjang. “Baru seperempat alun-alun tau!” Jitakan Pany tepat sasaran bung! tepat

Berat Sahabat

Oleh:
Suara alarm di handphonenya tak mampu kalahkan udara dingin pagi ini. Seharusnya remaja yang baru duduk di bangku 2 SMA ini sudah harus bangun 10 menit yang lalu, tapi

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *