Ikatan Indah Ikatan Persahabatan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Kisah Nyata, Cerpen Liburan, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 12 February 2015

Inilah hari yang kami tunggu, hari dimana kami akan melakukan perjalanan melukiskan sepotong kehidupan yang menyenangkan. Pagi yang cerah, indah tersaput gumpalan awan putih, seolah langit pun mendukung petualangan kami.

Saling tunggu-menunggu… satu dengan yang lain. Oke, kita berkumpul di jembatan sitinggil tepat jam 9 ya. Janji tinggal janji. Sekitaran jam 10 kami telah berkumpul, di rumah Teguh. Namun si empu pemilik rumah telah dibujuk, namun apa daya tetap tak mau ikut. Akhirnya hanya kami bertujuh yang ikut.

Perjalanan yang menyenangkan, melihat kendaraan-kendaraan melesat saling mengejar waktu untuk tepat sampai tujuan. Melihat rumah-rumah penduduk. Melihat pepohonan. Cukup mengusir penat di hati.

“Nanti mampir ke rumah sakit Fatimah dulu ya? Pas berangkat atau pas pulang saja?” kata Rani.
“Lebih baik, pas berangkat aja” kata Shofia…
Yang lain juga sepakat.

Akhirnya kami tiba di rumah sakit, Rani dan Atun yang ke dalam rumah sakit. Siapkah yang dijenguk? Entahlah tak tau, yang pasti seseorang yang spesial bukan?
Si Ketua pergi menemani Ilham untuk mengganti ban motornya. Tinggalah Datu, Shofia dan Ami yang ada di tepi jalan. Menanti berkumpul kembali.
“Aku haus, minum dulu akh” kata Datu.
“Aku minta, aku juga haus, kawan” kata Ami.
“Shof, kau juga mau minum”?
“Iya, aku juga haus”
Romantis sekali bukan? 1 botol minum untuk bertiga.
Pikiran jahil merengkuh otak kami. Kami memutuskan pergi ke tempat Ketua dan Ilham. Meninggalkan Rani dan Atun. Sungguh menyebalkan bukan? Saat kau tahu temanmu tak ada di situ. Bahkan pikiran jahil Datu mengatakan biar mereka naik bus saja pulangnya.

Kring… kring… yang dikerjai akhirnya menyadari bahwa kawan-kawannya telah tak ada di tempat mereka tadi menunggu. Rani sms Shofia. Kami pun segera menuju tempat semula dan segera melanjutkan perjalanan.
Kami saling memacu kendaraan. Satu sama lain. Saling menyelip dan terselip.

Setelah 2 jam lebih waktu perjalanan, akhirnya kami tiba di tempat tujuan. Pantai Widara Payung, yang terletak di Kroya. Indah ciptaan Mu. Debur ombak menderu-deru, bernyanyi riang, nyanyian alam yang indah. Walau mentari cukup terik panasnya, kami tetap senang. Berfoto bersama. Saling berpose, bak model papan atas. Berlarian di tepi pantai, Saling bekejaran. Membuat jejak-jejak kaki di pasir pantai.

Melihat pantai yang lapang, melihat deburan ombak, melihat kaki langit, sungguh menyenangkan. Cukup membuat hati yang sedang galau menjadi ceria.
Kami memutuskan pulang setelah puas menikmati keindahan alam ciptaan Sang Maha Kuasa.

“Bagaimana kalau nanti kita pulangnya mampir ke Teluk Penyu?” kata Shofia.
Yang lain menyahut… “setujuuuuu…”

Tujuan kami selanjutnya adalah Pantai Teluk Penyu. Menyenangkan melihat pantai, melihat deburan ombak. Ternyata rasa lelah kami hilang sudah saat samapi di Teluk Penyu. Berfoto-foto, yup itulah kegiatan yang tanpa sadar tak mungkin terlupakan. Saling berpose, bak model di TV.

Waktu melesat seperti anak panah, waktu tak tersa telah di penghujung hari. Merah saga telah tergurat di langit. Kami memutuskan pulang. Namun hei rinai-rinai rintik hujan mulai menyapa. Semoga tak hijan deras. Alhamdulillah hanya rinai-rinai.

Perjalanan yang menyenangkan. Semoga suatu saat nanti dapat terulang. Dan semoga semua teman sekelas dapat terkumpul semua. Seperti dahulu kala. Di kelas IPS 3. Caredocs. di kelas itu, sejuta kenangan terukir indah. Air mata, emosi, senyum, sedih, haru terbingkai menjadi satu. kita sahabat selamaya.

Cerpen Karangan: Rahmi
Facebook: Adhe Amii

Cerpen Ikatan Indah Ikatan Persahabatan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Diary Yang Tak Terbaca

Oleh:
Kubuka diaryku yang bergambarkan tokoh kartun favoritku. Langsung kutulis sesuatu yang terjadi di hari ini. Tujuanku menulis diary hanya untuk mengenang apa yang telah terjadi jika nanti aku ingin

Saat Mimi Terpuruk

Oleh:
Mimi adalah anak yang cantik, kaya, dan baik. Ia selalu baik hati dan tidak sombong kepada teman-temannya. Banyak sekali yang ingin menjadi teman, sahabat, pacar, dan lainnya. Teman Mimi

Antara Kita

Oleh:
Dalam sebuah keterasingan aku berjalan kaku. Aku tak ingin menoleh sedikitpun ke belakang. Aku ingin terus menatap masa depan. Tapi di depan sana banyak sekali tikungan. Sebenarnya dalam hati

Without You

Oleh:
Rasanya masih hangat di ingatanku saat bersama dengannya namun jika kuingat kembali hari ini genap sepuluh tahun dia pergi meninggalkanku. Entah kenapa hari ini mentari tak bersinar, awan hitam

Apa Sih Arti Sahabat Buat Kamu

Oleh:
Kring.. sepeda 4 sekawan ini berbunyi seperti biasa Nayla, Doni, Mimi, Carlos pergi ke sekolah mereka masing-masing. Walau mereka berbeda sekolah tiap pagi dan pulang sekolah mereka selalu bersama.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *