I’m lost!

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 24 March 2014

“I miss you so!!! here around me, so many people, but yet so alone.”
Rasanya aku ingin berteriak sekencang-kencangnya
Di tempat ini, tempat dimana kita pertama bertemu
Kau dan aku
Di masa kecil kita yang begitu indah, sama sekali aku tak bisa melupakannya
Terutama pada
Senyumanmu..

“Spadaaa…!!!”
“apa sih, berisik loe”
“helooo.. sapa suruh punya rumah sepi kayak kuburan”
“helooo, gue memang anak tunggal kalee”
“maka dari itu gue mau nemenin loe..” bisik galaxi dalam hatinya.

Hay, kenalin nama gue christine. Gue ini anak pertama dan terakhir. Gue punya teman dari kecil namanya galaxi.
Jangan tanya deh dia itu anaknya gimana… pokoknya gak banget deh buat dijadiin gebetan…
Ganteng siii, tapi cueknya itu lho.. Ampuunnn!!!

Setiap satnight (Saturday night atau malam minggu) gak ada alasan buat gue dan galaxi gak jalan bareng, bcoz kita berdua ini sama-sama jomblo… hahaha
“jalan kemana nih?”
“terserah lu deh… loe yang traktir kan?”
“hmm, maunya…”
“hahaha”

Malam itu Galaxi ngajak gue ke cafe biasanya, biasalah anak muda. Setelah sampai di cafe, kita segera mencari tempat duduk dan memesan kopi seperti biasa. Tanpa kita pesen pun pasti mba-mba atau mas-mas cafe sudah tau apa yang kita pesan, hebat ya!! Hahahaha

“udah berapa tahun ya Gal kita sering nongkrong disini?”
“mana gue tau, emang gue kalender berjalan apa?”
“loe ini kebiasaan banget deh! Gue ini udah berapa tahun jadi temen lu? Tetep aja lu jutek sama gue”
“lalu?”
“haasssh!! Au ah gelap!” balasku.
“haha, emang kenapa sih? Masalah ya kalau tiap satnight kita nongkrong disini?”
“ya bukan gitu maksud gua. Lu gak pingin apa jalan sama cewek kayak anak muda lainnya?”
“emang lu bukan cewek?”
“MENURUT LOE?!”
“hahahaha”

2 jam kemudian
“pulang yuk, udah malem nih, ngantuk gua” ajakku.
Galaxi segera meng-iya-kan ajakanku, dan kita segera pulang.

Keesokan harinya..
“pagi princess Christine..”
JEPRETT!!!
“hey, gak sopan. Siapa suruh lu ngambil gambar gue?”
“hahahaha, bangun gih, udah pagi nih. Barusan bokap lu telfon tuh, nanyain kapan loe balik?”
“serius?”

Disini, di kota Surabaya, dulunya memang gue tinggal disini. Tapi sejak bokap gue dapet kerjaan di luar kota ya gue ngikut deh kesana. Tapi tiap gue libur, gue gak pernah absen buat datang ke kota ini. Soalnya ada yang ngangenin sih.. hehehehe. Gue kenal galaxi waktu gue umur 4 tahun, coz kita tetanggaan. 3 hari lagi liburan gue habis, dan gue harus segera balik.

“gal, besok gue balik..”
“balik ke hati gue?” canda Galaxi.
“ngarep!”
“ntar malem gue mau ngajak lu ke suatu tempat.. jam 7 gue jemput and loe harus on time!”
“kemana?”
“ke hatiku… hahaha”
“gombreng!”
“inget ya. On time!!”

Galaxi orangnya on time banget, gak kayak cowok lain pada umumnya. Tapi tumben banget dia ngajak gue ke suatu tempat. Biasanya dia to the point mau ngajak gue kemana.

Jam 7 tepat
“lama amat si lu?” Tanya galaxi sewot.
“haduh bawel deh. Kemana sih?”
“ada deh”
“tumben naik motor, mobil lu masuk bengkel lagi?”
“sengaja, biar romantis”
“gila!”

Gue bener-bener gak ngerti sama maksud galaxi hari ini. Aneh! Apa sih sebenarnya? Jantung gue… berdetak lebih kencang dari biasanya.

Rasanya gue tau jalan ini. Ini kan jalan menuju… bener banget! Ternyata galaxi bawa gue ke sebuah tempat seperti danau, tempat pertemuan gue dan galaxi yang pertama kali.
“taraaa!!!” teriak galaxi seolah-olah memberi sureprise yang mengejutkan.
“haha, bilang kale kalau mau ngajak kesini. Pake rahasia-rahasia segala”
“suka-suka gue lah”
“nyebelin banget si lu”
“udah jangan cerewet. Duduk manis disini ya tuan putri”
“loe mau kemana?” tanyaku heran.
“wait for minutes”

Ya. Akhirnya gue menunggu juga. Hal yang paling gue benci.
Tak lama kemudian galaxi muncul dengan membawa gitar. Tapi, setau gue galaxi sama sekali gak bisa main musik deh.
“nyolong dimana tuh gitar?”
“enak aja, I do it just for you”
“hah?”
“plisss loe jangan buka mulut loe lebar-lebar”
“dasar” kataku.
“dengerin ya”
“siap tuan” jawabku.

Galaxi pun mulai memetik dawai gitar itu dengan lembut. Entah darimana dia belajar, sungguh terharu melihatnya.
“tetaplah menjadi bintang di langit.. agar cinta kita akan abadi.. biarlah sinarmu tetap, menghiasi alam ini, hingga menjadi saksi cinta kita.. berdua..” galaxi menyanyi sambil tersenyum.

Tanpa sadar gue meneteskan air mata. Tuhan, kenapa perasaanku seperti ini. Senyuman galaxi membuatku tenang.
“hey! Gue nyanyi buat dipuji, bukan buat ditangisi.” Suara galaxi membubarkan lamunanku.
“gile lu! Malak musisi mana lu jadi pinter main musik gitu?”
“bang haji roma irama” jawabnya.
“hahahaha, thanks ya gal.. sureprise loe berhasil buat gue nangis.”

Tiba-tiba galaxi meluk gue, rasanya amaaan banget berada di dekapannya. Rasanya gak pingin gue lepas. Jantung gue semakin berdebar kencang. Gue gak tau ada apa dengan galaxi hari ini. Yang jelas rasanya campur-campur like moca plus capucino.

“sorry, bukannya aku pingin bikin kamu nangis. Anggep aja ini kenang-kenangan dari gue. Gue belajar gitar khusus buat kamu dan khusus buat lagu ini. Boleh gak kalau aku sayang kamu lebih dari sahabat?”
“gal, loe ngomong apa sih? gue bener-bener gak ngerti.”
“hahahaha! Gue ngomong apa ya? Lupain aja deh. Gak penting. Pulang yuk udah malem nih.”

Di perjalanan pulang, hening, gak ada sepatah kata pun yang kita ucapkan. Sampai akhirnya berhenti di depan rumah gue.
“thanks ya gal.. for today..” kataku.
“gue.. emh, jaga diri loe baik-baik ya” jawab galaxi tak pasti.
Aku hanya tersenyum. Rasanya aku ingin menangis. Aku gak tau apa arti semua ini. Aku ingin memeluknya lagi.. dan lebih erat..

Pagi-pagi benar aku pergi meninggalkan kota Surabaya tanpa berpamitan dengannya. Sedih. Tapi sejak malam itu.. kita jadi canggung tak pasti..

3 hari kemudian, tepat di hari ulang tahun galaxi yang ke 19 tahun. Aku mendapat kabar. Kabar yang begitu mengejutkan.
Kriiiingg!!
“halo, selamat pagi..”
“nak, ini tante vina. Tante mau kasih kabar. Tadi malam galaxi kritis dan masuk ruang ICU. Hari ini…”
Deg!
“hari ini galaxi kenapa tante? Galaxi sakit apa tante?” aku menangis.
‘galaxi sakit radiasi otak dari 3 tahun yang lalu dan sekarang dia sedang tidur panjang.” kata tante vina
‘…’

Aku segera menuju Surabaya pagi itu tanpa berpikir panjang. Sampai di rumah sakit, aku melihat keadaan galaxi, aku menangis. Aurora, adiknya, memberikan aku sepucuk surat yang ditulis oleh galaxi malam itu.

Ntah harus berapa lama lagi
Rasa ini kupendam sendiri
Rasa cintaku pada dirimu
Ntah harus berapa lagu lagi
Yang kutulis agar kau mengerti
Rasa cinta di hati ini
Yang tumbuh hanya untuk dirimu
I LOVE U ~ galaxy pitter.s.

Cerpen Karangan: Briggita Christ
Facebook: Briggita Christina Ratnasari

Cerpen I’m lost! merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Sahabat Dari Bandung

Oleh:
Jam bekerku berdering menunjukan angka 05.00 aku langsung bergegas dan siap-siap. karena, pagi ini aku akan pergi ke rumah teman ayah di bandung. Setelah siap-siap dan menuju meja makan

“Love” (Rasa Yang Tak Akan Pernah Mati)

Oleh:
Cinta. Satu kata penuh makna yang indah. Melebihi kilauan berjuta bintang di langit. Cinta. Semanis senyum yang terlukis di wajahmu. Ya, setiap lekuk wajahmu yang memancarkan keindahan. Sungguh mempesona

Narina (Part 2)

Oleh:
“Narina apakah ada yang salah dengan ucapanku? Christian apakah dia meninggalkanmu?” Narina menunduk bahkan untuk mengangkat kepalanya Ia benar-benar kesulitan. Allena tak tau apa sebenarnya yang terjadi dengan sahabatnya

Bintang

Oleh:
Hizul membanting badannya pada rumput hijau di bawah temaram lampu alun-alun. Tangannya dilipat di bawah kepala, dijadikan bantal. Kaki kanannya ditumpangkan di kaki kiri yang ditekuk. “hmmm…” Dia menghirup

Trap On Trip (Part 3)

Oleh:
Haaaahhh… Aku merebahkan diri pada hamparan pasir berbisik. Melihat sekitar yang masih tampak gelap gulita mengingatkanku pada sesuatu. Apa seperti ini ya padang mahsyar itu? Akhirnya dengan kekecewaan yang

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “I’m lost!”

  1. Pi says:

    endingnya itu gimana? dia meninggal?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *