Inikah Sahabat Sejati?

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 1 January 2014

Setiap individu pasti punya teman, begitu pun dengan saya. Setiap individu mungkin pasti punya sahabat sejati, begitu pun saya. jika kita bicara tentang pertemanan atau persahabatan, siapa sih yang gak punya teman? siapa sih yang gak punya sahabat? Pasti mereka yang tidak punya sahabat pasti merasa kesepian.

Pada waktu itu, saya punya seorang teman sebut saja namanya “RM”, kapan dan dimana pun ia selalu bersama saya tapi saya bukan h*mo. Akibat dari kebiasaan kami yang sering kemana-mana bareng, maka terjalinlah suatu hubungan yang disebut “sahabat”. Akrabnya kami itu disebabkan oleh sms atau handphone, pada saat kami kelas 7 itu kami sekelas pastinya kami itu akrab banget. Terus beranjak ke kelas 8, saya masuk 81 dan dia masuk 82, entah apa yang bisa memisahkan kami, mungkin otak yang memisahkan kami karena kelas di sekolah kami itu berdasarkan prestasi. Sekolah saya itu menganut sistem moving class pada saat itu, kebetulan pelajaran 82 itu sebelum pelajaran 81, jadi setiap perpindahan kelas kami sering bertemu dan sapa menyapa maupun bercanda sejenak. Terus tiap hari terjadi seperti itu.

Namun suatu hari entah mengapa dia tak menyapa saya, pada saat pindah ke kelas selanjutnya ia langsung tancap gas. Lalu saya menanyakan hal tersebut melalui sms, dan dia membalas pesan saya dengan amat singkat (tidak seperti biasanya). Terus tiap hari dia menjadi tak sering menyapa saya. Setelah saya perhatikan, ternyata ia telah mempunyai seorang “Sahabat Karib” di kelas barunya itu, sebut saja MCP. Yang tadinya kemana-mana si RM itu bareng saya, tetapi sekarang Tidak. Dulunya ia dan saya sering pergi hang out bareng, sekarang tidak. Yang dulunya sering sms dengan saya, sekarang tidak. Perasaanku semakin tak karuan, hatiku pun gelisah dibuatnya karena hanya ialah yang ku anggap sahabat sejatiku. Tapi apa boleh buat mungkin itu pilhannya dan aku pun yang “Bekas” dibuang olehnya, sakit hati ini sebagai sahabatnya yang sekarang telah menjadi “Mantan Sahabat”. Oleh karena itu aku pun ikut menjauh darinya juga, lalu beranjak ke kelas 9 ternyata RM dan MCP sekelas lagi sehingga membuat mereka berdua semakin akrab, bahkan banyak teman yang bilang bahwa mereka berdua itu “Pasangan Hom*” hahaha. Karena setiap istirahat mereka berduaan terus, lalu pergi pulang mereka berdua juga, entah apa yang membuat mereka seperti itu? apa iya mungkin ia pasangan hom*? atau memang tidak punya teman lain selain lawan sahabatnya? hahahaha.

Lalu semenjak aku menjauh itu, sekarang dia malah mendekatiku kembali, apa mungkin dia merasa bahwa sahabat sejatinya itu saya bukan MCP. Setiap istirahat dia terus ke kelas ku dan mengejekku dalam tanda kutip mengejek ingin bercanda, tapi aku tak meladeninnya. hingga sekarang aku dan ia tak tahu apa, karena kami masih menjaga rahasia kami satu sama lain. Semakin hari semakin kesini dia terus seperti ingin bersahabat denganku kembali, apa itu yang namanya sahabat? sepertinya tidak? tapi kami masih menjaga rahasia satu sama lain? inikan sahabat sejati?

Kalau misalkan suatu saat aku memang tidak akan kembali bersahabat dengan dia, selamat buat RM dan MCP yang telah menjadi sahabat sejati selama-lamanya. Disini aku berharap ada seorang sahabat yang dapat kujadikan teman curhatku… HAHAHAHA!

Cerpen Karangan: Hendy Fauzi
Facebook: Hendy Fauzi
Twitter: @HendyFauze
Gue Hendy Fauzi, salah satu siswa di SMPN 248 SSN JAKARTA BARAT. Dikelas 7 pernah dapet juara 2, dikelas 8 juara 6 dan sekarang gua kelas 9, semoga dapet NEM UN tertinggi, aamiin O:) . Follow twitter gue: @HendyFauze. Gua bercita cita bisa masuk SMAN 78 JAKARTA, terus kuliah di University of Oxford, britain! Gua lulusan SD PETIR 1 sebagai Siswa peraih NEM tertinggi se-kelurahan petir, cipondoh, tangerang, banten. 🙂 sekian. thanks for your attention

Cerpen Inikah Sahabat Sejati? merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Seindah Jalan Cinta-Nya

Oleh:
Senja mulai pergi menjemput malam. Langit di ujung cakrawala kini tak lagi biru, ia telah memancarkan polesan warna jingga senja dalam balutan gradasi warna yang begitu indah. Paduan warna

Dari Musuh Jadi Sahabat

Oleh:
Tegang, Itulah perasaan yang sedang dirasakan Arin saat ulangan mau dimulai. Ia sangat gemetar melihat buku fisika yang berisi rumus yang membuat otaknya meledak. Hari ini ia akan ulangan

Maafkan Aku Sahabat

Oleh:
Libur sekolah telah usai, kini aku harus memasuki sekolahku yang baru, aku bersekolah di SMP N 1 Kroya. Sekolah ini termasuk favorit di daerah tempatku tinggal. Kebetulan kedua sahabatku

Everyone Needs a Friends

Oleh:
Namaku Sara, aku adalah siswi baru angkatan ke-3 tahun pertama di SMP Diakonia 1 pekanbaru, aku dapat sekolah di SMP elit ini tentu dengan usaha yang menguras otak dan

Sahabat Kecilku

Oleh:
Semilir Angin malam mengingatkanku sosok anak kecil yang selalu membelaku, Ketika itu aku sedang mengelamun dan membayangkan sosok si kecil itu di benaku, lalu Hanphone berbunyi dan bergetar tersentak

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *