Kado Spesial Untuk inka

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 13 April 2013

Linda berlari menyusuri trotoar sambil sesekali melihat jam di tangannya. Linda terlihat terburu-buru pulang sekolah hari ini, dia mendengar bahwa sahabatnya Inka terkapar lagi untuk kesekian kalinya di rumah sakit.
Sesampainya di RS dia langsung ke kamar letak Inka di rawat, mata Linda terlihat berkaca-kaca melihat sahabatnya yang koma dan berbaring lemah tak berdaya.

Matahari mulai terbenam di ufuk barat, Linda masih menunggu Inka yang masih koma dan berbaring lemah. Tiba-tiba Andre datang dengan wajah panik, dia juga sedih melihat sahabatnya Inka.
“Gimana dengan keadaan Inka?” tanya Andre pada Linda
“Dia masih belum sadarkan diri” kata Linda dengan nada serak
Andre dan Linda secara besamaan melihat Inka.
“Kita berdoa saja untuk kesembuhan Inka ya Ndre” sambung Linda. Mereka pun berdoa untuk kesembuhan sahabat yang mereka sayangi.

***

Di sekolah Andre dan Linda duduk termenung, wajah mereka tidak memancarkan semangat sedikit pun sampai pelajaran usai.
Terbesit di pikiran Linda dengan keadaan Inka saat ini. Andre dan Linda sangat menyayangi Inka.
Papa dan Mama Inka pun sudah sekuat tenaga untuk memberikan yang terbaik untuk Inka agar bisa cepat sembuh. Inka sudah lama mengidap penyakit kanker paru-paru sejak masih duduk di bangku kelas 1 SMA sampai saat ini.

***

Hari ini adalah hari ulang tahun Inka, tepatnya berumur 17 tahun. Sepulang sekolah Linda dan Andre sudah sepakat untuk membelikan kado spesial untuk Inka. Kemudian mereka bergegas kembali ke rumah sakit untuk menjengguk sekaligus merayakan ulang tahun Inka, walaupun Inka masih dalam keadaan koma.
Sesampainya, mereka melihat papa dan mama Inka yang ada di luar ruagan Inka.
“Tante, kenapa tidak masuk?” tanya Andre heran
Mama dan papa Inka hanya senyum-senyum saja. Andre dan Linda tambah binggung. Tiba-tiba dokter keluar dari ruangan.
“Bagaimana dok, keadaan Inka”
“Dia baik-baik saja dan sudah melewati masa komanya” kata dokter dan pergi meninggalkan mereka. Mereka pun masuk ke kamar Inka. Andre dan Linda langsung memeluk Inka bersamaan. Inka melihat kedua sahabatnya itu dengan mata yang berkaca-kaca.
“ehh… kamu gak boleh nangis nangis hari ini. Ini kan hari ulang tahun kamu :)” kata Linda pada Inka.
“Iya nih, lagian kamu juga udah sadar dari koma kamu” lanjut Andre.
Kemudian mereka menyanyikan lagu happy b’day untuk Inka dan menyerahkan kado yang sudah mereka beli untuk Inka.

“Makasih ya sahabat-sahabatku. Kalian udah berusaha membuat aku senang dan bisa semangat kembali kembali. Buat mama dan papa juga makasih untuk memberikan yang terbaik untuk Inka sampai saat ini, Inka masih bisa melihat papa dan mama.
Makasih juga udah berdoa untuk kesembuhan Inka”. Mama dan Papa Inka pun memeluk erat tubuh Inka, dan mencium kening Inka, tanda kasih sayang mereka pada Inka. “mama dan papa senang bisa melihat kamu tersenyum kemabli sayang” kata mama Inka
Hari itu pun mereka semua berkumpul merayakan ulang tahun Inka dan berdoa agar Inka cepat sembuh di berikan umur yang panjang :).
Hari ini merupakan hari yang begitu spesial dalam hidup Inka.

Cerpen Karangan: Sri Dewi
Facebook: Sridewi Shinta

Cerpen Kado Spesial Untuk inka merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Sampah

Oleh:
“Felly! Lo yakin kita bakalan menciptakan yang begituan? Bukannya temanya flora sama fauna?” tanya Bram yang masih menentang pikiran Felly tentang rancangan baju yang akan mereka garap untuk acara

Lebih Berharga Dari Cinta

Oleh:
“Diandra!” panggil Sofie sambil melambaikan tangannya. Dari kejauhan, nampak seorang gadis remaja seumurannya menoleh. Matanya tampak berbinar diterpa cahaya mentari pagi. “Sofie! Bentar, ya!” jawabnya sambil berlari mendekat. Jarak

Sahabat Scouts Selamanya (Part 2)

Oleh:
Jam sudah menunjuk pukul 12:10, kami sudah berkumpul di tengah lapangan, begitu juga dengan peserta lainnya, kami membentuk barisan, dimana setiap barisan berisi anggota dari sangga masing-masing. Kali ini

Kesedihanku

Oleh:
Aku duduk dibangku kelas. Diam membisu seperti biasa. Menatap satu persatu teman yang sedang asyik ngobrol dengan tatapan semu. Biasanya aku, Andika, Ifan, dan Rafli akan bercerita tentang hal-hal

Aku Rindu Sahabatku

Oleh:
Jam sudah menunjukan pukul 06:30, namun langit masih nampak gelap terselimuti awan hitam. Hembusan angin pun terasa sangat ngilu menembus pori-pori kulitku, nampaknya cuaca hari ini tidak bagus atau

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *