Karena Punya Sahabat Itu Seru

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 25 April 2019

Di kelasku, aku merupakan anak yang pendiam. Karena aku susah untuk bergaul dan bersosialisasi dengan orang orang. Jadi tiap hari aku mending membaca atau menggambar di kelas sendiri.

Saat itu, Miss Bertha menyuruh kami berkelompok 5 orang. Sungguh, ini sangat menyebalkan. Aku hanya duduk diam.
“Eh gabung yuk ke kelompok kita, kurang satu orang nih” tiba tiba ada seorang teman yang mendatangiku. Aku hanya bernafas panjang dan menurutinya.

Beberapa pertanyaan sudah terjawab di kelompokku. “Nama kamu siapa?” tanya anak berkacamata. “Kezia” jawabku singkat. “Kami gak tahu namamu soalnya kamu pendiam, hehe” jelas anak yang memakai behel. Aku hanya tersenyum.

Dari kerja sama itu, entah kenapa mereka selalu mengajakku istirahat bersama di kantin. Mereka juga selalu mengobrol ngobrol denganku. Aku menjadi lebih enjoy dan sudah memiliki beberapa teman. Bahkan, sekarang mereka menjadi sahabatku.

Sebentar lagi liburan panjang datang. Wahhh bakal kangen sahabat sahabatku. Oh iya, mereka adalah Nadia, Yunda, Orin, dan Samantha.

“Eh gimana kalau dua hari lagi kita piknik bersama? Piknik dan menginap di villaku” tanya Orin. “Wah seru itu, aku sih mau. Nanti aku tanya orangtuaku dulu ya” kata Samantha. Semuanya menyetujui, terutama aku.

Malamnya, aku bertanya pada kedua orangtuaku. “Boleh gak?” tanyaku. “Boleh, tapi harus mandiri dan jaga diri baik baik ya” pesan mama. “Dan inget, jangan nakal” tambah papa. “Tu dengerin” kata Kayla, adikku. “Terus nanti Kayla ke rumah oma ya?” “Iya donggg!!!”

“Sudah siap semua???!!!” tanya Orin di dalam mobilnya. “Siappp!!!” pak Janang, Sopir Orin pun menancap gas dengan kecepatan standar. Selama perjalanan kami semua menyanyi, bercanda dan mengobrol ngobrol.

Sesampainya di sana, kami segera masuk villa dan membereskan barang barang kami semua di kamar. Oh iya, di sini dingin banget lho. Karena ini di daerah dekat gunung.

Malamnya, kami menggelar tikar di halaman depan Villa. Kami menyiapkan makanan dan juga ponsel kami masing masing. Setelah itu mengobrol ngobrol, selfie, bahkan cerita seram. Sungguh, hari itu sangat menyenangkan sekali. Ternyata, punya sahabat itu seru ya!

Cerpen Karangan: Yacinta Artha Prasanti
Blog / Facebook: santi artha
Maaf jika banyak salah kata. Semoga cerpenku lolos moderasi ya. Makasih bagi yang udah membaca cerpen saya. Tolong berikan saya komentar, kritik dan saran ya di kolom komen. Terimakasih

Cerpen Karena Punya Sahabat Itu Seru merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Annabelle

Oleh:
Yap! baru baru ini aku mendapatkan hadiah spesial dari bunda ketika ulang tahunku kemarin. Aku mendapatkan apa yang kuinginkan yaitu sebuah boneka. Namun ku merasa ada kejanggalan dalam boneka

Salah Paham

Oleh:
“Apa? Lo jadian sama Rival?”, suara Ribkha membuat semua pengunjung menoleh ke kami berdua. Kami hanya bisa cengar cengir melihat seluruh mata yang menoleh ke kami. Memang dasar deh

Dunia Manisan

Oleh:
Dahulu kala ada seorang anak yang sangat baik dan pintar, namanya adalah ely, ely adalah anak yang sangat baik dan pintar. Suatu peristiwa terjadi Pada malam yang sunyi ada

Kenangan Di Sudut Kelas Kita

Oleh:
Kenalin aku citra. Dan ini adalah kisahku dengan ketiga sahabatku di masa putih abu-abu. Dia adalah 2 sahabatku rey dan citra. Mereka adalah penyemangat duniaku. Katanya masa SMA ini

Sesal

Oleh:
Darahku meledak naik ke kepala menghadapi perangai makhluk ini. Makhluk lupa diri yang menurutku sudah tidak sadar dan hilang kewarasan. Barangkali batinnya tertekan, otaknya telah melenceng dari garis normal

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *