Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Meniadakan Kenangan

“Tunggu dulu, Sya! Dengerin dulu!” Ia menahan tanganku dengan cengkraman sekuat elang. Pelupuk mataku semakin penuh dengan genangan air mata. “Apa lagi? Sudah jelas kan, kamu pilih dia.” Ujarku berusaha tenang. “Ngga,...

Surat Terindah Untuk Riny

Matahari belum menampakkan diri, udara malam yang dingin menusuk tulang masih terasa, burung belum berkicauan, Riny hanya diam dan mengerjakan tugas Minda dan Mona, Minda dan Mona adalah anak juragan batik tempat Ayahnya...

Mimpi Kenyataan

Cerita ini berawal saat aku mengkontak dia melalui BlackBerry Messenger di bulan Oktober 2011. Dia mengajak aku untuk hadir dalam acara yang akan diselenggarakan sekolahnya bertemakan “Fun-o-rama”. “Hasil pembelian...

Kita

“menurut lo, gue itu gimana sih?” riana menatapku lekat. Oh please, jangan balik ke topik ini lagi.. Kita sudah ngebahas ini sekitar lebih dari seribu kali “ri, just please. Can we change the topic? Kita sudah ngebahas...

Rafa

Rafa, laki-laki tampan, baik, dan mapan. Dialah laki-laki terakhir didurasi waktuku. Hari itu, ayah salah seorang temanku meninggal dan sorenya hendak dimakamkan. Aku dan teman perempuanku di ajak oleh rudi, sahabatku untuk...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply