Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Aku Yakin Kau Kembali

“Hoi, masih betah saja kamu berdiam diri di bukit ini hingga senja? masih memikirkan dirinya?” Ujar lelaki ini “ahh, kakak. Mengapa kakak menggangguku?” Ujar ku “Aku tak mengganggumu. Dan jangan lagi kau panggil...

Titisan Dewi Siwa

Aku hidup di sebuah gubug yang menurutku layak untuk ditempati daripada harus hidup nomaden atau berpindah dari tempat satu ke tempat yang lain. Aku bersyukur bisa mempunyai rumah. Walaupun sebagian rumahku hasil dari iuran...

Kecewa

Seperti judulnya saja Kecewa, aku benar benar kecewa saat kamu meninggalkanku. Aku selalu berfikir sampai saat ini, apa salahku? Mengapa kamu tega meninggalkanku? Aku sungguh tak menyangka! Dulu kamu bilang sayang padaku,...

Cerita Dibalik Sebuah Cita-Cita

Bunyi kursi roda yang berderit pelan membuatku menoleh kebelakang dan tersenyum pada gadis yang duduk diatasnya. Wajahnya tidak menunjukkan ekspresi apa-apa, tidak juga sakit yang mungkin sedang ia rasakan dalam tubuhnya....

Indahnya Mencintaimu

“Woy, Lai! tungguin napa!” sapa Daniar, atau lebih tepatnya Daniar Nandya Syaza. Yang di panggil pun akhirnya menengok, sebut saja Idzni Syauqillah. Ia sedang menenteng banyak barang, itulah kebiasaan Isni, nama...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply