Kenangan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 22 August 2014

Rara terdiam, ia membisu, melihat ke langit-langit, matanya berkaca-kaca. Ia menoleh kanan dan kiri, melamun sejenak dan merenung di sebuah taman yang sepi. Ia duduk pada ayunan di bawah pohon.
Lama ia begitu, tiba awan mendung mengitarinya, tak lama hujan rintik-rintik mencoleknya. Ia kemudian berteduh di bawah pohon. Tubuhnya basah kuyup, tapi ia tidak pulang. Ia memandang langit sejenak, melihat awan itu mengitarinya. Matanya menjatuhkan tetesan air yang sampai pada tanah.

Hujan kembali reda, terlihat sebuah pelangi melengkung menunjukkan kecantikannya. Rara menundukkan kepala, mengingat semua, kenangannya.

Seseorang telah pergi darinya, meninggalkan Rara seorang yang bukan anak kecil. Riko sahabatnya meninggalkan ia kemarin. Riko pergi bersama kedua orangtuanya untuk pindah rumah dari tempat tinggal Rara selamanya. Rara seorang remaja yang mulai merasakan cinta ini hanya bisa pasrah akan cinta pertamanya yang cepat menghilang. Tapi kenangan masih sangat tersimpan di dalam laci hatinya.

Rara dan Riko setiap pulang sekolah bersama-sama bermain di Taman. Rara selalu bermain ayunan bersama Riko, Riko mendorong Rara ketika naik ayunan, mereka tertawa-tawa dan tersenyum bahagia. Ketika hujan datang, Riko sering melindungi tubuh Rara agar tidak kehujanan, ia membawakan dedaunan, tasnya dipakaikan di atas kepala Rara, dan mereka berteduh di bawah pohon. Ketika hujan reda, pelangi yang muncul adalah senyum dari keduanya, Riko selalu memperjelaskan bahwa ada bidadari yang turun dari pelangi mambawa kebahagiaan, maka Rara akan selalu tersenyum bila pelangi itu terbentuk.

Tapi, itu hanya sebuah kenangan, kenangan yang mungkin tidak terulang, dan mungkin hanya tersimpan. Tapi ikatan batinlah yang akan menyatukan mereka.

Cerpen Karangan: Sylvia
Facebook: Sylvia Vivi Sivi

Cerpen Kenangan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Mimpi

Oleh:
Derap langkahku yang berlari tergesa memecah kesunyian lorong rumah sakit yang tampak muram. “pulanglah Cleo. Papa sakit,” ucapan mamaku di telepon siang tadi masih terngiang di telingaku. Aku memang

Selalu di Hati

Oleh:
Siang itu di sekolah aku dan teman–temanku sedang asyik duduk di tangga sekolah. Teman–temanku asyik ngobrol dengan sendirinya, namun aku malah bermain game di laptop dan sesekali melihat pemberitahuan

Sahabat Tercinta

Oleh:
Aku mempunyai 5 sahabat. Namanya Natasya Theresia Switsz dipanggil Theresia, Namira Tania Keisha dipanggil Mira, Putri Chaterine Tenila dipanggil Tenila, Katty Melissa dipanggila Meli, Tania Auriel Missy dipanggil Tania.

My Destiny (Last Part)

Oleh:
Waktu istirahat tiba! Segera saja aku dan Saori keluar kelas bersama-sama. “Saori, aku ingin sekali bertemu dengan Mio…” kataku padanya. “Mio?” Saori terlihat bingung. Oh, ya! Dia itu tidak

Kata Yang Tertinggal

Oleh:
Aku ingin ke sana. Mungkin di sana aku dapat melihatnya lagi, memperbaiki semua, dan kembali merajut tali persahabatan yang pernah sirna. Aku merindukannya. Sangat merindukannya. Delapan tahun yang lalu.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

3 responses to “Kenangan”

  1. HARR says:

    wahh keren cerpenya nih hehehe bisa buat inspirasi

    catatansutradaragokil.blogspot.com

  2. derry says:

    terimakasih ya. 🙂

  3. AngelNovia says:

    Coba deh pnjangin cerpennya.trlalu pndk sih.tp bgus koq:)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *