Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Tak Lekang Oleh Waktu (Part 2)

“Kalau kalian mau, kalian bisa bantu-bantu berdagang bersama kami, dari pada kalian menjadi gelandangan di luar sana,” sahut Ibu Rain lagi. Joe tersenyum. “Terima kasih, anda baik sekali,” katanya. “Nah sekarang...

Love Really Hurts (Part 2)

Untuk yang kesekian kalinya aku melirik jam tanganku. Sudah jam delapan malam. Fallen menyuruhku untuk datang jam tujuh tepat. Tapi sudah satu jam aku menunggu, tak muncul batang hidungnya juga. Aku mulai kesal dan hampir...

Harusnya

~ Kau lebih dari sekedar bintang-bintang. Kau lebih dari sekedar sang rembulan ~ Suara Naga Lyla mengalun dari ponselku. Pertanda sebuah pesan baru masuk. Dengan cepat, jemariku meraih ponsel yang ada di sampingku. Besok...

Misteri Lagu Bunda

Namaku Naya Aqilla. Aku punya Bunda yang sangat pengertian padaku, namanya Bunda Nisa. Namun sayang, bundaku telah tiada. Mau tau ceritanya? Kok bisa bundaku meninggal. Suatu malam, ketika aku baru berumur 2 tahun, aku menangis...

Berlalu Seperti Rintik Hujan

Dalam tubuhku Megalir cinta kita Yang begitu syahdu Mengalun riang gembira Aku menjadi doa bagimu Begitu juga kau Menjadi malam bagiku Dimana aku selalu Bersahaja memikirkan Tubuh-tubuh kita Sajak yang di tulis Iwan untuk...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Kenangan

  1. pu3 2 October, 2013 at 5:25 am | | Reply

    menarikkk

Leave a Reply