Kita Harus Berpisah Kawan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Perpisahan, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 8 August 2015

Hai, namaku Sandra Winata Sari, panggil saja aku Sandra. Aku baru kelas 5 SD di SDN Negeri Bangsa. Aku mempunyai sahabat setia, Vira namanya. Dia selalu ada untukku, di mana pun dan kapan pun. Aku berpikir, aku tidak akan meninnggalkannya. Karena dia itu sahabat terbaikku. Tapi, Tuhan berkata lain, aku dan keluargaku harus pindah ke Yogyakarta, karena ayah harus pindah tugas. Aku pun harus ikut mereka dan tinggal disana. Aku tak tega membicarakan hal ini pada sahabatku Vira.

Sampai suatu hari Vira mempunyai penyakit.
“Sandra..” panggilnya.
“iya?”
“Ak-aku, sebenarnya punya penyakit..”
“Jangan aneh-aneh deh Vir..”
“Serius! Aku punya penyakit paru-paru!” kata Vira.
“em.. ya, sebenarnya, aku sudah tahu sih..” kataku.
“dari siapa?” seru Vira.
“dari mama kamu..” jawabku.
“oh..”

“sebenarnya, aku pengen pindah..” kataku terbata-bata.
“pindah apanya?” alis Vira naik sebelah.
“oke! huft! jadi gini, ayahku akan pindah tugas ke Yogyakarta, jadi aku harus pindah rumah”
“jadi kita akan berpisah maksud kamu?” air mata Vira mulai keluar perlahan.

“aku juga tak mau ini terjadi! tapi.. Kita harus berpisah kawan…”
“apa kamu bilang? Apa? kamu rela meninggalkan aku? hah? kamu rela? aku sahabatmu..” katanya sambil menangis tersedu-sedu.
“ya aku tahu! Kamu sahabatku! Kamu sahabat terbaikku. Tapi kita harus berpisah” air mataku mulai mengalir.
“Aku benci kamu!” katanya lalu pergi.
“Tapi.. kita harus berpisah… siapa sahabat yang rela meninggalkan sahabatnya?!” seruku lalu meninggalkan secarik surat lalu pergi.

Aku tak tahu kalau akhirnya begini.
Aku menyesal.

Cerpen Karangan: Alviana Putri Azizah
Facebook: Alvianavii Putri

Cerpen Kita Harus Berpisah Kawan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Jam Tangan Fiara

Oleh:
Langit agak mendung, saat Fiara berjalan menaiki tangga sekolah. Ia melangkahkan kakinya perlahan, mungkin karena efek penilaian lari kemarin. Kelasnya berada di lantai atas, dan masih jauh dari tangga.

Aku dan 3 Sahabat

Oleh:
Pada suatu hari, ada murid baru bernama Sekar, dia pindahan dari Temanggung. Dia pindah karena ikut orang tuanya, dan sekarang dia bersekolah di SD N 1 Bukateja. Paginya, dia

The Real Monster (Part 1)

Oleh:
“Presentasi kita kacau, parah banget! Ini gara-gara si Fajri nggak masuk,” Maya berujar kesal ketika Ia bersama teman-temannya baru saja beranjak meninggalkan kelas. Bibir ranumnya mengerucut, menandakan betapa buruk

Kepergianmu

Oleh:
Saat mentari mulai memancarkan sinarnya, aku terbangun karena hari sudah pagi. Aku duduk di atas kursi yang selalu aku tempati untuk makan bersama keluargaku, tapi hari ini ada yang

Runi

Oleh:
Sinar pagi sudah merekah. Matahari yang sudah terbit, menyerap melalui celah-celah kecil jendela. Dinda membuka gorden jendela yang ditemani senyuman manisnya. “Haaaah… indahnya!” seru Dinda melonjak senang. Dinda melepaas

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *