Ku Temukan Arti Ketulusan Dari Seorang Sahabat

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Persahabatan, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 24 May 2016

Hari yang cerah mewarnai suasana di sekolah pagi ini. “Mel, kamu udah ngerjain PR?”
“Oh ia aku lupa. Gimana nih.. Pak Toni masuk jam pertama lagi, tolongin aku dong Sil!!”
“Ya udah, ayo sekarang kita kerjakan aku bantu kamu.”
“Ya oke, makasih ya Sil.”
Sila membantu Mela karena dia menganggap Mela sahabatnya sendiri walaupun Mela tidak pernah membantunya.

Saat jam istirahat…
“Mel, kita ke kantin yuk.”
“Ayo, Sil aku pergi dulu yaa.”
“Iya Mel.”

Mela dan temannya pergi ke kantin sedangkan Sila dan Sasa pergi ke taman sekolah.
“Sil, kamu kenapa sih baik banget sama Meli, terus mau aja kalau disuruh suruh sama dia. Kamu cuma dimanfaatin lo dia nyari kamu kalau ada perlunya aja, giliran senang senang dia sama teman-temannya, aku nggak suka melihat prilakunya sama kamu.”
“Ah nggak kok aku nggak merasa dimanfaatin aku kan teman sebangkunya wajarlah kalau aku sering bantu dia.”
“Ayolah Sil…kamu jangan terlalu polos dong…”
“Nggak apa-apa Sa lagian aku tulus kok membantunya aku menganggapnya sudah sebagai sahabat. Meli juga baik kok sama aku.”

Sementara itu di kantin sekolah.
“Mel, gimana PR-mu tadi.”
“Tenang Nis…kan sudah ku bilang Sila pasti bantu aku.”
“Hebat kamu punya teman kayak Sila.”
“Iya dong, makanya kamu cari teman yang bisa buat untung dong, terus juga yang polos.”
“Iya, iya kamu memang paling bisa milih teman.”
“Ya udah ke kelas yuk .”

Saat di dalam kelas.
“Yah.. uang kembalianku ketinggalan di meja kantin.”
“Ya udah ambil aja tuh ada Sila minta tolong aja sama dia.”
“Iya kamu benar, bentar yaa. Sil, uang aku ketinggalan di kantin tolong ambilin ya aku malas banget harus kembali ke sana.”
“Baiklah, aku juga lagi nggak sibuk kok. Entar yaa aku ambil dulu.”

Sila menuju ke kantin sedangkan Sasa yang sudah nggak tahan melihat temannya selalu disuruh suruh. Ia pun memarahi Meli.
“Mel, kamu tega banget sih selalu memanfaatkan kebaikan Sila. Kamu kan bisa ambil sendiri nggak perlu nyuruh orang lain.”
“Eehh kenapa kamu marah, dia yang mau kok aku nggak maksa.”
“Iya tapi seharusnya kamu menghargai kebaikannya dengan tidak memanfaatkannya. Kamu tahu dia selalu membantumu, bukan berarti kamu bisa seenaknya minta bantuan sama dia. Dia menganggapmu sahabatnya tapi dia tidak sadar kalau kamu sama sekali tidak menganggapnya sahabat. Kamu jahat Mel.”

Tiba-tiba Sila datang.
“Ini uang kamu Mel, kenapa kok tegang begini.”
“Nggak apa-apa kok Sil, ayo kita duduk ke bangku masing-masing bel masuk sudah bunyi lo.”
Saat jam pulang. Semua murid pulang ke rumah masing-masing. Meli kepikiran perkataan Sasa di sekolah tadi.
“Apa yang dikatakan Sasa benar ya, kenapa aku memperlakukan Sila seperti itu sedangkan dia udah baik banget sama aku. Sebaiknya aku ke rumahnya aku nggak tenang kalau di sini terus.”

Setibanya di rumah Sila.
“Eh Meli, ada apa tumben kamu ke rumahku ayo masuk.”
“Begini Sil, aku ingin minta maaf sama kamu karena selama ini aku tidak menjadi teman yang baik padahal kamu sudah baik banget sama aku. Apa pun kamu lakukan untukku, maafin aku yaa.”
“Meli, kamu nggak perlu minta maaf kamu nggak salah apa-apa kok. Lagian aku juga ikhlas dan tulus bantu kamu dan aku tidak pernah mengharapkan apa pun darimu.”
“Sila, kamu memang benar-benar sahabatku. Sekarang aku tau orang yang bena-benar tulus sama aku, terima kasih telah mengajarkan kepadaku arti sebuah ketulusan.”

Cerpen Karangan: Mima
Facebook: Muthmainnah Al-mikha

Cerpen Ku Temukan Arti Ketulusan Dari Seorang Sahabat merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Rahasia Hati

Oleh:
Di suatu sore, ada seorang anak perempuan manis bernama Riani. Dia sedang memandang bagaimana hujan meneteskan beribu buih-buih air hujan yang membasahi genting rumahnya. Dia pun melihat jam yang

Cinta yang Membuat Galau

Oleh:
Namaku Maria Fernanda. Kau bisa memanggilku Maria. Sebenarnya, aku dulu itu very very kudet. Namun, semenjak aku SMP aku ndak terlalu kudet juga sih hehehehe soalnya aku kan pintar

Marbot Mushola

Oleh:
Alna, Anha dan Ridah adalah siswa SMA NEGERI 1 KARANGAN. Kelas mereka memang berbeda-beda, namun mereka bisa saling mengenal dan berteman karena masuk dalam sebuah organisasi. Di dalam organisasi

Taruhan

Oleh:
Hari ini, atau lebih tepatnya pagi ini, adalah hari yang menyenangkan dalam hidupku. Karena hari ini adalah saat dimana aku akan mengikuti tahun ajaran baru dalam sekolah yang baru

Mencari Cinta Saat MPLS

Oleh:
Senang sekali rasanya bisa naik kelas dengan hasil yang cukup memuaskan. Aku naik ke kelas sembilan sebagai peringkat pertama di kelas 8B. Aku berhasil mengalahkan saingan beratku yang bernama

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *