Lomba Puisi

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 13 June 2015

Hai teman teman! Perkenal kan nama ku Syarifa Camila panggil saja Rifa. Aku mempunyai tubuh yang langsing tinggi, kulit yang putih, rambut yang lebat dan panjang, dan mempunyai sifat yang riang, gesit, tomboy, feminine, yang pastinya pintar. Aku mempunyai sahabat yang paling baik sama aku nama nya Rose Flower (bunga mawar) biasa dipanggil Flo. Orangnya baik, lucu, bisa di ajak curhat, pokoknya sahabat yang terbaik bagi ku deh. Aku punya satu kisah nih yuk baca…

Di sekolah…
“Rifa, kamu udah tau belum kalau nanti akan ada lomba puisi kamu ikut nggak?” Tanya Flo. Aku pun menoleh, “Hmmm dimana lombanya aku ikut dong” Jawab ku. “Hmmm kalau kamu mau ikut ayo daftar aku sudah daftar dari kemarin soalnya hari terakhir mendaftar hari ini” Seru Flo seraya menarik tangan ku untuk menuju tempat pendaftaran.
“Bu Jenny… Aku mau mendaftar lomba puisi dong” Ucap ku. Bu Jenny pun mengambil selembar kertas formulir dan menyerahkan kertas formulir tersebut kepada ku. “Nih isi formulirnya…” Kata Bu Jenny. Aku pun segera mengisikan data diri ku ke dalam formulir tersebut. Setelah selesai… “Bu Jenny… Nih sudah” Seru ku. “Hmmm acaranya hari sabtu di sekolah, kalian berdua kumpul di lapangan sekolah ya” Perintah Bu Jenny lembut.
Setelah itu aku dan Flo menuju ke kelas. “Flo nanti tema puisinya apa ya” Tanya ku kepada Flo. Flo pun mengahadap ke belakang (karena tempat duduk ku di belakang sedangkan Flo di depan bangku ku). “Hmmm… Ada 5 tema… Ada tema Guru ku, Lingkungan ku, Pahlawan, Bunda dan Adik ku” Jawab Flo.
“Hmmm aku memilih tema “Bunda” soalnya lumayan gampang sih…” Kata ku. “Kalau aku sih “Guru Ku” lebih gampang tau… Hehehe aku milih yang gampang aja” Jawab Flo cekikikan.

Akhirnya bel berbunyi, kami semua masuk kelas dan belajar dengan serius. Pelajaran kali ini melukis. Aku, Flo dan teman teman yang lain menuju ke ruang lukis. “Flo kamu melukis apa… Aku melukis pemandangan” Tanya ku. Flo pun menjawab, “Hmm… Aku sih pemandangan gunung” Jawab Flo tersenyum. Kami pun semua melukis dengan senang dan gembira. Oh ya guru melukis kami baik lho, nama gurunya adalah pak Bagus.

Beberapa menit kemudian…
“Pak Bagus, saya sudah selesai pak” Teriak ku lembut. Pak Bagus pun menghampiri ku. “Hmm ya udah kumpulkan saja di meja saya… Nanti dibagikannya saat pelajaran matematika, kamu boleh kembali ke kelas” Jawab pak Bagus. Kau pun menuju ke kelas. Beberapa menit kemudian Flo dan teman yang lain sudah berada di kelas.

Seusai pelajaran melukis adalah pelajaran matematika, yang diajar kan oleh pak Edi.
Oh ya teman teman guru guru yang ada di sekolah ini baik semua lhoo kepada muridnya tidak ada yang galak, sehingga membuat murid murid disini senang dan betah di sekolah. Kami pun mencatat apa yang dijelaskan oleh pak Edi. “Ayo anak anak ada yang tidak mengerti Tanya saja kepada bapak” Perintah pak Edi. “Pak Edi… no 2 yang itu apa sih pak” Tanya Flo. Pak Edi pun menjelaskan apa yang diTanya oleh Flo. Beberapa menit kemudian bel istirahat berbunyi. Kami pun berhamburan keluar kelas. “Flo antar kan aku yuk ke kantin, aku ingin membeli es good day dan mi ayam” Ajak ku. Flo pun menuruti ajakkan ku. Setelah itu kami memakannya bersama sama.

Satu jam berlalu bel masuk pun berbunyi. Dan guru ipa bu Irma datang ke kelas ku. “Bu Irma buat permainan lagi buuu” Teriak Melati yang duduk di bangku belakang (memang bu Irma suka sekali membuat permainan yang mebuat murid murid senang). “Oke bu Irma buat permainan tetapi soal ipa ya” Jawab bu Irma senang.

Kelas kami pun penuh dengan tawa riang saat bermain permainaan yang dibuat oleh bu Irma. Setelah selesai pelajaran ipa, pak Lukman guru agama islam yaitu pelajaran terakhir hari ini akhirnya datang. Pak Lukman memberi tugas kepada kami. “Ayo anak anak buka buku paket 1 halaman 54 kerjakan tugas uji kompetensi yang bagian a dan b setelah itu yang bagian c buat PR (pekerjaan rumah)” Perintah pak Lukman lembut. Kami pun mengerjakannya dengan serius.

15 menit kemudian…
“Pak Lukman kami sudah selesai pak” Ucap ku dan Flo bersama. “Oke anak anak yang sudah selesai boleh pulang… Dinilainya hari jum’at depan” Seru pak Lukman. Aku dan Flo pun bersiap siap untuk pulang. “Assalamuaikum…” Salam ku dan Flo kepada pak Lukman. Aku dan Flo pun menuju rumah masing masing. Rumah ku dan rumah Flo bersebelahan. Sehingga kami berdua setiap ingin bermain, pergi sekolah, mengerjakan tugas kelompok, shopping, pasti selalu bersama. Iya lah kan kami berdua teman dari kecil. Ulang tahun nya saja bareng. Aku 25 April dan Flo 26 April. Nggak menyangka lho bisa barengan kayak gitu. Ya udah yuk lanjut lagi.

Waktu berlalu dengan cepat…
“Wah sudah hari sabtu saja…” Gumam ku. Aku pun menuruni tangga. “Ibu aku kan mau ikut lomba doakan ya supaya menang” Ucap ku. “Ya ibu akan doakan tenang saja” Jawab ibu ku tersenyum. “Ya udah bu aku mau berangkat sekolah… Assalamualaikum” Pamit ku kepada ibu. “Walaikum salam… Hati hati mba Rifa” Jawab ibu ku seraya menutup gerbang. Sebelum ke sekolah aku mengajak Flo untuk berangkat bersama ke sekolah. “Flo aku nggak sabar nih kan hari ini lomba” Ucap ku gemetaran. “Iya nih Rif, Jantung ku berdetak kencang” Jawab Flo seraya memegangi dada nya.

Saat lomba…
“Rifa, kita kesana dulu yuk daftar ulang” Ajak Flo. Aku pun mengangguk. “Nama siapa?” Tanya mba Nina wanita yang melayani orang untuk mendaftar ulang. “Hmm nama saya Syarifa Camila, Umur 13 tahun, Asal sekolah SDN Al Azhar 1, Tema untuk puisi nanti adalah “Bunda” sudah itu saja” Jawab ku. Mba Nina pun mencatat apa yang tadi ku kata kan. “Kalau kamu namanya siapa” Tanya mba Nina kepada Flo. “Nama saya Rose Flower, Umur 13 tahun, Asal sekolah SDN AlAzhar 1, Tema untuk puisi nanti adalah “Guru ku” ohya mba nanti alat tulis untuk menulis puisinya dari panitianya atau dari kami sendiri” Tanya Flo. “Ohh ya alat untuk menulis puisinya dari panitianya dek, Oh ya nanti kalian setelah ini langsung ke sana ya” Jawab mba Nina seraya menunjuk ke tempat pelaksanaan lomba.

Lomba pun dimulai…
“Adik adik ayo kita berdoa dulu sebelum menulis puisinya… Berdoa mulai” Ucap Mc. “Berdoa selesai… Dalam hitungan 123 mulai nya” Perintah Mc. Dalam hitungan ke tiga kami pun segera menulis puisi. “Waktunya hanya 30 menit ya” Ucap Mc.

30 menit kemudian…
“Waktu sudah habis… Ayo kumpulkan” Perintah Mc. Kami dan peserta lomba yang lain pun segera mengumpulkannya. 15 menit kemudian… “Para juri pun sudah menentukan siapa yang juara utama, juara harapan dan juara harapan 3 adalah Syifa Aulia, juara harapan 2 adalah Linda Hermawan dan juara harapan 1 adalah Ramli Syaifuddin… Harap peserta yang mendapat juara harapan maju ke depan… Dan sekarang saya akan mengumumkan juara utama… Dan juara utama 3 adalah Trustya Cahyani, juara utama 2 adalah Rose Flower, dan yang kita tunggu tunggu juara utama satu adalah…” Ucap Mc terputus. Dag… Dig… Dug… Dag… Dig… Dug… “Jantung ku berdetak sangat kencang ya Allah” Gumam ku seraya memegangi dada. Akhirnya pengumuman juara utama 1 pun diumumkan. “Dan juara utama satu adalah SYIFA CAMILA… Selamat yang juara utama silahkan maju ke depan…” Seru Mc. Aku pun kaget sampai sampai jantung ku mau copot. “Ya Allah, aku menang horay” Gumam ku. “Rifa, Kita menang… Nggak menyangka… Ya udah yuk kita suruh ke depan…” Ajak Flo kepada ku.

Para juri memberikan uang sebesar satu juta ribu rupiah untuk juara harapan 1, 2 dan 3. Sedangkan para juri memberi uang sebesar dua juta lima ratus ribu rupiah kepada juara utama 1, 2 dan 3. “Selamat ya bagi para pemenang… Jangan berkecil hati untuk yang tidak menang, ini hanya lah kemenangan yang tertunda SEMANGAT untuk yang tidak menang…” Ucap juri. “Flo habis ini kita pulang terus sore harinya ke mall yuk… Temani aku shopping” Ajak ku kepada Flo seraya berbisik pelan. Flo hanya mengangguk. “Peserta lomba dipersilahkan pulang” Ucap Mc. Aku dan Flo pun pulang menuju rumah masing masing.

Saat di rumah…
“Assalamualaikum… Ibu aku menang horay” Ucap ku gembira. Aku pun berputar putar saking senangnya, aku pun pusing. “Huah! Pusinggg…” Kata ku seraya memegangi kepala yang terasa pusing. Ibu pun menuju ke ruang tamu. “Ada apa mba Rifa” Tanya ibu. Aku pun beranjak dari bangku. “AKu menang buu… Senangnya huah!!!” Ucap ku seraya memeluk ibu ku dan menyerahkan piala kepada ibu ku. “Selamat ya mba Rifa… Hari ini kamu bebas mau kemana mana, mau shopping, mau beli komik, mau menginap di rumah teman atau yang lain kamu diperbolehkan oleh ibu… Oke” Jawab ibu bangga.
“Horay ibu baik deh… Ya udah aku mau siap siap dulu, soalnya tadi aku sudah janji dengan Flo mau pergi ke mall buat shopping, oh ya bu nanti malam aku menginap di rumah Flo ya… Nanti kalau ibu mau jemput panggil aja ya kan rumah Flo bersebelahan okay” Ucap ku seraya menuju ke kamar untuk berganti pakaian. Ibu hanya menggelengkan kepala nya.

Saat di mall…
“Flo, aku boleh kan menginap di rumah mu” Tanya ku kepada Flo. Flo pun kaget. “Hmmm aku tadinya ingin menginap di rumah mu…” Jawab Flo. Aku berfikir sejenak. “Ya udah kamu menginap di rumah ku saja oke” Seru ku.

Saat di rumah bersama Flo…
“Rifa, hari ini aku bahagia banget deh bisa masuk juara utama 2 senang nyaaa…” Seru Flo kepada ku yang sedang bermain laptop. “Hmm iya ya hari ini hari yang paling bahagia, kejadian ini aku buat cerpen ahh” Jawab ku. Oh ya cita cita ku emang ingin menjadi penulis cilik loh.

Aku pun segera mengetik cerpen tentang kejadian ini. Tetapi ibu segera menyuruh ku tidur karena sudah hampir jam dua belas malam. “Flo hari ini bahagia banget” Ucap ku berbisik. “Iya ya… Bahagia banget” Jawab Flo. “Kok diulang-ulang lagi ya” Kata ku dan Flo kompak. Kami bertatap muka sejenak dan tertawa riang. Hari ini bahagia banget… gumam ku.

Cerpen Karangan: Alifia Ahmad
Facebook: alifia ahmad
Hay! Aku alifia biasa di panggil fia, Aku mengirim cerpen ini karena ingin membantu teman teman yg sedang tidak mendapat kan ide….. Maaf ya kalau ada kata kata yang salah di cerpen ku and kepanjangan cerita nya hehehe ^^. Sudah dulu yak!!

Cerpen Lomba Puisi merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Pesan Kesedihan

Oleh:
Jam sekolah sudah selesai. Pasukan siswa keluar ramai ramai penuh suka cita, Bak semut pohon keluar dari sarangnya. Hari ini aku males banget pulang ke rumah, entah apa yang

Ketukan Tengah Malam

Oleh:
TOK TOK TOK Astaga, di jam setengah 12 ini siapa sih yang mengetok pintu kamarku? Aku mengacuhkannya karena kantuk melanda. Aku pun tertidur lelap. Ketika makan pagi, aku hendak

Setahun Lalu (Part 1)

Oleh:
Menunggu. Ya, Sisi memang selalu berada di taman itu setiap harinya. Sendirian, dan selalu saja sendirian. Entah apa yang selalu ditunggu Sisi disini. Seakan-akan dia sedang menanti seseorang untuk

Friendship Story

Oleh:
Hari ini hari pertamaku masuk sekolah baru, aku baru saja pindah dari Jambi ke Jogja, karena ayahku dipindahtugaskan. Aku masih mengulat di atas kasurku, rasanya masih malas untuk bangun,

Renny Si Anak Indigo

Oleh:
Pagi ini aku sangat terburu-buru. Harus terus berlari cepat sebelum terlambat. Sekarang sudah pukul 08.00 pagi dan aku baru berangkat sekolah. Setiba di kelas, aku memang benar-benar sudah terlambat.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *