Mikuru Miku

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Pengorbanan, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 21 March 2016

“Nafi! Hoii cepet ke sini!!” panggil Elisa sahabatku.
“Apa sih El?!” jawabku sebal.
“Katanya sih ya ada murid baru dari jepang loh..” bisik Elisa.
“Masa sih El? Kelas berapa?” tanyaku.
“Sama.. Seperti kita,” jawab Elisa.
“Namanya siapa?” tanyaku lagi.
“Nggak tahu.. Nanti aja kalau Miss Cassandra udah masuk!” jawab Elisa.
“Iya deh. Oh ya ngomong-ngomong kamu tahu dari mana?” aku bingung.
“Dari Miss Cassandra sendiri,” jawab Elisa santai, aku hanya ber-oh ria.

Tingtong.. Tingtong… Bel sekolah bunyi. Miss Cassandra masuk, di belakang beliau pun ada gadis jepang cantik.
“Children good morning, mau tahu siapa di samping miss? Ya.. Dia Mikuru Miku, dia gadis jepang, tapi dia udah fasih bahasa indonesia,” jelas Miss Cassandra. Gadis itu memperkenalkan diri. “Namaku Mikuru Miku, aku dari jepang, semoga kalian bisa berteman denganku, arigato..” kata Mikuru lembut.
“Mikuru.. Kamu boleh duduk di bangku kosong mana pun,” kata Miss Cassandra. Sementara itu aku dan Elisa sedang membicarakan Mikuru. Istirahat pun tiba…

“Huwaaa.. Aku lapar…” kataku.
“Bawa apa lo? Aku sih udang tepung bikinan Mommy…” kata Elisa manja.
“Aku mie goreng doang, tapi enak kok aku suka,” kataku.
E..E..Ehh… Ku lihat Mikuru kesepian tidak ada orang yang mengajaknya makan siang.
“El, lihat deh Mikuru kasihan tuh… Nggak ada temennya..” kataku.
“Oh iya ya.. Samperin yuk!” ajak Elisa. Aku mengangguk.

“Halo Mikuru…. Aku Elisa!!” kata Elisa sok kenal.
“Hai Elisa..” jawab Mikuru lembut.
“Kalau aku Nafia tapi kamu bisa panggil aku Nafi aja,” jawabku.
“Salam kenal juga Nafi..” kata Mikuru.
“Kok nggak ada yang mau berteman denganmu?” tanya Elisa, aku menginjak kakinya, Elisa meringis pelan.
“Entahlah. Aku aneh kali..” kata Mikuru tersenyum.
“Kami mau kok jadi sahabatmu…” kata aku dan Elisa, Mikuru mengangguk.

Beberapa bulan Elisa sakit parah, aku dan Mikuru khawatir.
“Aduh gimana nih Nafi hiks.. Hiks.. Hiks..” tangis Mikuru. Menurutku Mikuru itu gadis yang perhatian buktinya dia khawatir banget bahkan sampai nangis! Padahal Mikuru belum ada 3 bulan dia khawatir banget sama Elisa. Tiba-tiba dokter ke luar dan bilang kalau Elisa butuh darah. Golongan darah aku, orangtua Elisa tidak cocok. Gimana dengan Mikuru?

“Dokterr!! Saya aja!!!” teriak Mikuru.
“Hmm.. Baiklah mari kita cocokkan,” kata dokter.
Ternyata golongan darah Mikuru cocok dengan gol darah Elisa. Setelah didonorkan Elisa sadar.
“Mikuru… Arigato..” kata Elisa berbahasa jepang karena Mikuru kalau bilang terima kasih dia selalu arigato.
Beberapa bulan kemudian Elisa terkena penyakit kanker jantung… Dan.. Kalian tahu apa yang terjadi? Ya Mikuru mati karena dia memberikan jantungnya pada Elisa.

Cerpen Karangan: Calystazkia
Blog: ruangtazkia.blogspot.com

Cerpen Mikuru Miku merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Tentang Aku dan Sahabatku

Oleh:
Hari Minggu 3 Maret 2013 di Jakarta, aku bangun pagi pagi sekali karena ada janji dengan para sahabat2ku yang menamai diri sebagai “3 Angel (Melli, Diah, Fisha)” hahaha… kocak

Hadiah Terakhir

Oleh:
Bukan pilihan mudah menjadi penulis cerpen atau cerbung, dari banyaknya kalimat hanya beberapa kata yang mendapat pujian selebihnya sampah. Banyaknya ide usang yang sengaja ku pendam rapat memang terlihat

The Real Monster (Part 2)

Oleh:
Setelah hampir dua jam menunggu di teras rumah Fajri, Flor akhirnya melihat bocah itu datang dari kejauhan. Langkah kakinya yang bertambah cepat menandakan kalau Fajri sudah melihatnya. Flor segera

Cinta di Akhir Cerita

Oleh:
Pagi yang cerah, sang surya mengintip dari balik jendelaku. Berbagi sinar dan senyumnya seakan menyuruhku untuk cepat bangun. Semburat sinarnya menerpa wajahku yang masih lesu. Dua tetes embun yang

Burung Pipit dan Seekor Singa (Part 2)

Oleh:
Aku duduk terdiam menatap danau yang indah sambil tidur di pundak Rafa. Aku merasa sulit untuk meninggalkannya, umpatku dalam hati. Dia mengusap rambutku dengan lembut, lalu mencium keningku. Seorang

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *