My BFF

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Perpisahan, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 1 April 2017

Namaku Kezia, aku anak yang ramah dan setia kawan. Aku mempunyai banyak sahabat, salah satunya Renya. Kami selalu bersama suka maupun duka. Renya memang anak yang pemalu dan pendiam, ia lebih suka menyendiri daripada bergabung dengan yang lain. Ia juga lumayan kaya lho, ia disiplin dan rapi.

Suatu hari
“Kezia, maafkan aku kalau kita bukan sahabat yang bisa bersama selamanya” Renya mengirim sms lewat handphone
“Apa yang kamu bicarakan, Renya?” aku membalas smsnya
“Kita bicarakan lagi di kelas” aku memasukkan handphoneku ke saku dan segera ke kelas.

Di kelas, Renya berpindah tempat duduk di sebelah jingga. Ia sepertinya seru sekali di sebelah jingga, biasanya kami hanya berbincang sedikit dan langsung diam.

Bu naya masuk ke kelas dan mengajar ipa. Teng… Teng… Anak-anak berhamburan ke luar kelas, sedangkan aku dan Renya masih diam di kelas
“Sebenarnya ada apa, Renya? Kita kan sahabat” tanyaku sambil menghampirinya, ia malah menjauh “Maaf, kita bukan sahabat lagi” jawab Renya dan keluar dari kelas sambil menitikkan air mata, aku pun menangis.

Saat pulang sekolah, kak Fallen menjemputku “Kenapa dek, kok matanya sembab?” tanya kak Fallen sambil menyetir
“Gak, kok kak. Kepo amat sih” jawabku sambil terkikik, kak Fallen manyun.

Di rumah
“Kezia! Kita ke bandara, sekarang!” teriak kak Ian, ia sahabat kakak Renya.
Kak Fallen segera mengantar kami ke bandara

Di bandara kak ian menarikku cepat. Ternyata, ia menarikku ke arah Renya dan kak Raffi, sahabatnya
“Kamu mau kemana Renya?” tanyaku
“Aku mau ke bali. Sampai jumpa” jawab Renya dan berlari ke check-in.

She is my BFF

Cerpen Karangan: Hanania Andini Falihah

Cerpen My BFF merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

WhatsApp


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Si Kembar Yang Cerdik

Oleh:
“Ayo, cepat kita pergi” ajak Raisa pada Raina kembarannya. “Iya, bentar” balas Raina. Kedua saudara kembar itu segera berangkat ke Rumah yang diyakini rumah seorang penculik handal. Raina dengar

Febis

Oleh:
Bumi tak pernah memandang orang lemah, kurang, bahkan buruk. Tapi bumi tersenyum bagi orang yang tersenyum pada alam. Ketika itu juga matahari dan seluruh alam tersenyum pada kita. Bersyukur

Persahabatan dan Leukemia

Oleh:
Nama gue Andra. Gue kelas VII atau kelas 1 SMP. Gue punya sahabat, namanya Ezha. Gue ngerasa nyaman banget kalo sama dia. Tapi gue bukan banci atau cowok gay.

Cerita Dibalik Hujan

Oleh:
Ardhi dan keluarganya baru pindah rumah. Awalnya, Ardhi tidak setuju untuk pindah rumah. Karena Kak Angga terus membujuknya, akhirnya ia menyetujui. Dua langkah memasukki rumah itu saja, Ardhi sudah

End Story of Friendship

Oleh:
16 juli 2013 hari pertama bagiku masuk sebagai siswi di salah satu sekolah menengah kejuruan di Palembang, setelah sebelumnya 3 hari melewati MOS. Berbeda dari teman-teman seangkatan SMP yang

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *