My Friend’s

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 25 November 2012

Pada suatu hari ira duduk di pojok kelas, matanya merah tanganya gemetar seakan ia sedang menahan sakit luar biasa, tiba-tiba datang ifa
“ir elo sakit?, atau penyakit elo kambuh?” tanya ifa
“gak gue mungkin hanya kurang tidur aja,”sahut ira
“tapi…”kata ifa tiba-tiba bel masuk berbunyi
“selamat pagi! Kata guru
setelah beberapa jam
ira coba kamu kerjakan soal ini!”pinta guru
ira pun berdiri tapi baru beberapa langkah ia pingsan
“ira !”kata muna
ira pun dibawa keuks
setelah beberapa menit ifa menyusul ira ia pingsan juga
banyak teman yang menemani kami
“kenapa mereka?” tanya guru
“kambuh pak!,”jawab riza
“sini aku obati” kata erik
“emang elo bisa?” sindir muna
“gak gak!, nanti malah parah lagi”kata riza
“ir, fa!, diatur nafasnya!” kata guru
setelah beberapa jam ira dan ifa pun sadar
“ir elo gak pa pakan?”kata riza
“nih minum dulu biar cepet sembuh!” kata erik
“tunggu jangan diminum nanti elo dipelet lho ir” kata muna
“elo ya mana mungkin gue melet ira!”kata erik
ira hanya tersenyum menanggapi mereka lalu ira pun membuka mulutnya setelah beberapa menit
“kalian memang my friend’s kalian telah bisa membuat kami tersenyum setelah kambuh” kata ira
“pasti, kitakan sahabat”kata riza
kami pun menangis haru.
TAMAT

Cerpen Karangan: Nadlrotul Maghviroh
Facebook: facebook.com/nadlrotulmagviroh

Cerpen My Friend’s merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Fred & Jam Kantong Ajaib

Oleh:
Fred… Terburu-buru melangkahkan kakinya di jalanan sempit, ia melirikan matanya pada sebuah jam yang berada di tangan kanannya. Pukul 23.30 malam aku pasti akan terlambat sampai ke stasiun, kereta

Sapu Tangan Merah

Oleh:
Pagi hari yang cerah ini, serasa begitu indah disambut dengan embun pagi yang menetes pelan–pelan di dedaunan. Hari ini serasa sejuk dengan angin yang berhembus pelan menghampiriku. Lizzi memulai

Good Day

Oleh:
Langit begitu mendung hari ini, beberapa orang mungkin akan memilih tetap berada di rumahnya. Tapi tidak dengan seorang gadis cantik yang sedang berlari di pinggir jalan itu, di tangannya

Bahagia Ku

Oleh:
Tiara atau sering dipanggil Ara, berjalan sendirian melintasi koridor kampus yang masih sepi, selalu sepi setiap ia melewati koridor ini di pagi hari. Mungkin Ara terlalu rajin datang sepagi

No Time For Boy And Love

Oleh:
Ketika rasa yang ada tak dapat kuartikan, apakah ini sayang, cinta atau hanya rasa nyaman dan dihormati oleh seorang adik, aku hanya bisa bersedih, pasrah pada keadaan. Aku telah

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *