Pendiam Dan Cerewet

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Persahabatan, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 30 January 2017

“Lisaaa!!!” teriak Kari menghampiriku yang sedang bengong level overdosis di kelas. Huh, lama aku menunggunya, tetapi ia datang dengan teriak-teriak bak dikejar sama petugas SatPol PP karena ketahuan mangkal. Aku sangat memakluminya, Kari anak yang aktif, selalu ceria dan periang, serta cerewet. Berbeda dengan aku yang seperti benda mati yang diperlakukan seperti makhluk hidup.

“Ada apa?” tanyaku balik saat ia menaruh tasnya di sampingku dan menatapku sembari ngos-ngosan. Aku sudah tahu apa yang bakal ia sampaikan.
“Tadi gue ketemu dia, ihh” ujarnya dengan mata berbinar plus nyengir kuda. Aku pun hanya geleng-geleng. Aku sangat iri terhadap Kari, ia bisa mengungkapkan apa yang ada di hatinya dengan ledakan mulutnya. Sedangkan aku, mungkin aku hanya bisa meledak-ledak seperti itu saat aku terpeleset jatuh ke kawah gunung berapi.

“Dimana?” sebenarnya aku paling malas kalau mendengar dia cerita. Seolah-olah dia sudah menguasai semua elemen pembicaraan dan melarang ke seluruh pendengar untuk bicara.
“Di depan gerbang tadi, terus bla bla bla bla bla bla bla bla…” Aku pun hanya diam mendengar celoteh mautnya sembari membuka buku pelajaran. Tiba-tiba Kari berhenti bicara.

“Kenapa Kari?” tanyaku bingung level parah. Sangatlah langka peristiwa ini. Saat ia berbicara sedikit, dia pun menoleh ke buku yang sedang aku keloni ini.
“Oh iya, ADA PR, OMAYGAAAAAAT!!” teriaknya satu lagi. ternyata yang mampu membungkam mulutnya ialah PR. Oke, akan kucatat ini, akan kujilid, dan aku berikan kepada pengurus mading tentang hal ini, dan selanjutnya akan kukirim ke penerbit untuk dipublikasikan (kurang lebay apa coba?).

Itulah kita, sahabat yang terbilang sangat berbeda karakteristiknya. Kalian yang melihat hanya bisa berkomentar, tanpa tahu apa yang sebenarnya terjadi di dalam diri kita. Itulah hidup, kita terjebak di antara paralel dan parodi.

Cerpen Karangan: Farel Gerald
Facebook: Farel Gerald
Hay reader, saya Farel Gerald. Kalian bisa menemuiku berkoar di sosmed Instagram: @je.infarelyuk ataupun facebook: Farel Gerald. Masih usia 14 tahun, bersemayam di Jakarta Utara, tepatnya di Cilincing. Saran dan kritik sangat dimohonkan. Makasih!!!

Cerpen Pendiam Dan Cerewet merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

WhatsApp


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Pacar Pertama Cinta Pertama

Oleh:
Sebelumnya tak pernah aku rasakan perasaan ini. Aku nggak tahu apa yang terjadi dengan hati ini. Rasa ini begitu berbeda, aku menikmati rasa ini. Aku bahagia dengan rasa ini.

Aku Dia dan Takdir

Oleh:
Cerita ini berlatarkan kisah cinta anak SMP yang saling mencintai namun memiliki masalah pada pendidikan mereka, yang pada akhirnya cinta yang ada hanya menjadi rahasia hati dari masing-masing tokoh.

Benci Rindu

Oleh:
Hari Senin adalah hari yang paling menyebalkan bagiku. Hari dimana aku harus bangun pagi. Berangkat awal untuk piket kelas dan upacara. Pagi yang cukup sejuk, dibasahi rintik gerimis di

Flashdisk Pembawa Cinta (Part 1)

Oleh:
Perpisahan tersedih dalam hidupku kalau aku harus berpisah dengan flashdisk kesayanganku. Apalagi sekarang, Prnya harus disimpan ke dalam flaskdisk, dan harus dibawa sama guru yang tak tau kapan dikembalikan.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Pendiam Dan Cerewet”

  1. mawarinara says:

    Ide ceritanya bagus. Hanya saja antiklimaks ya, seperti cerita bersambung yang inti ceritanya di bagian yang lain. Mungkin bisa dikembangkan lagi dengan menambahkan problem.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *