Pengorbananku Padanya

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Pengorbanan, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 22 August 2013

Sesaat setelah hari kematian orang tuaku, aku selalu menyendiri di kamar, pendiam, dan hampir tak pernah berkata-kata. Memang, aku sama sekali tak punya teman, semua anak disekolahku membenciku entah karena apa. Hingga suatu hari, aku bertemu dengan seorang anak bernama vidya, dia selalu memberiku inspirasi yang membuatku bangkit.

“hei, jangan murung dong, kalau cemberut gitu wajahmu jelek” ejek vidya, “iih, apaan sih? iya iya aku tersenyum, nih..” jawabku sambil tersenyum paksa, “kamu kalau masih sedih, cerita saja sama aku, aku pasti bisa bantu kok” jawabnya dengan senyuman khasnya, “nggak kok, aku nggak sedih, aku cuma berpikir masa depanku nanti” jawabku, “sabar ya”.

Hari berganti bulan, bulan berganti tahun, suatu pagi, aku mendapat kabar dari orang tua vidya bahwa vidya di rumah sakit, dia terkena penyakit jantung, kata dokter, umur vidya hanya tinggal beberapa hari saja kecuali jika ada donor jantung dari orang lain. kuputuskan untuk menjenguk vidya segera, “apa kau baik baik saja?” tanyaku padanya yang sedang terkapar di rumah sakit dengan wajah sangat pucat, “ya, aku baik-baik sja, jangan khawatirkan aku, lanjutkan hidupmu” jawabnya dengan suara lirih, aku menangis dan memeluknya, lalu aku berbisik padanya, “maukah kau menjadi sahabatku?”, “ya tentu, kau adalah sahabatku” jawabnya.

Keesokan harinya, aku menemui orang tua vidya, “begini bu, maksud kedatangan saya kesini adalah untuk memberi tahu bahwa saya bersedia mendonorkan jantung saya pada vidya sahabat saya, bolehkah?”, “apa itu maumu, tapi apa kau benar-banar yakin dengan keputusanmu itu, kau telah rela memberikan nyawa pada anakku, apa kau ikhlas dengan itu?” tanya ibu vidya, “ya, saya ikhlas”

Keesokan harinya, operasi berjalan lancar, sebelum operasi, aku menitipkan sebuah surat untuk vidya, setelah vidya sembuh dari operasi, dia membaca suratku “vid, terima kasih kau telah mau menjadi sahabatku, sekarang kau adalah aku, dan aku adalah kau, kita akan selamanya menjadi sahabat”, dia membacanya dengan menangis, “tenanglah, dia ada dalam dirimu” ujar ibunya untuk menghibur vidya anaknya.

Aku rela memberikan jantungku padanya, meski aku harus berkorban nyawa demi hidupnya.

– SELESAI –

Cerpen Karangan: Aisya Rhotifa Arinie Mir’atul Hayat
Facebook: Yoon Cha Aisya
Nama: Aisya Rhotifa Arinie M.h.
Kelas: Vii
Sekolah: Smp Hang Tuah 5 Candi-sidoarjo
Alamat: Ds.ketimang, Wonoayu, Sidoarjo.

Thanks For Reading, :d

Cerpen Pengorbananku Padanya merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Tentangmu Sahabat

Oleh:
Tampak suasana pagi yang lumayan cerah. Seorang gadis duduk seorang diri di teras depan rumah. Gadis yang cantik, Ririn namanya. Jari-jemarinya begitu lincah menari di atas tombol ponselnya. Tiba-tiba,

Sekilas

Oleh:
Sejenak ku luangkan waktuku untuk mengulang kembali rutinitas ini lagi. Ya, melukis. Dimulai dari menggoreskan setitik cat hitam pada kuas ini ke kertas kanvas tepat di hadapanku. Perlahan ku

Pertemanan Itu Adalah Segalanya

Oleh:
Teman adalah segalanya karena teman kita bisa meminta pertolongan dan kita adalah manusia biasa yang tidak bisa hidup tanpa orang lain kita itu hidup berdampingan, walaupun ada cacian ada

Fantastic Ice Cream

Oleh:
Udara segar berhembus dari jendela kamarku, yang langsung menghadap ke halaman belakang rumahku. Halaman yang asri. “Wuahh…” tapi rasanya masih mengantuk. Ku dengar bunda berteriak dari ruang keluarga, “Ria,

Still Have Them

Oleh:
Gemuruh hujan membangunkan Lucy dari tidur yang setengahnya mimpi buruk. Gadis itu mengerjap-ngerjapkan matanya untuk mengusir kantuk, lalu melirik kalender yang diletakkan di atas meja di sebelah tempat tidurnya.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Pengorbananku Padanya”

  1. reniapratiwi says:

    cerítanya ?ângat megharukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *