Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Sesosok Matahari

Matahari mulai meninggi. Namun sorak-sorai penonton masih menggema di lapangan. Semua sibuk menyoraki dan mendukung tim basket yang sedang bertanding. Aku berdiri menyandarkan badanku pada tiang penyangga di lantai dua. Menyaksikan...

Selamat Tinggal

Rasa marah dalam hatiku masih menggelora. Betapa tidak? Sahabatku sendiri, sahabatku satu-satunya, mengkhianatiku. Ia pergi meninggalkan diriku dengan janji-janji palsunya. Percuma saja, selama 3 tahun terakhir, aku berteman...

Kepergian Seorang Sahabat

Drap… drap, suara kakiku berlari menaiki tangga menuju kamarku. Ku teteskan air mataku. “aku nggak mau pergi, nggak mau!. Aku nggak akan mungkin pernah bisa melupakan semua yang pernah kualami di sini. Rumahku, sekolahku,...

Cintaku, Cintamu, Cinta Kita Bersama

“Jadi bener lo jadian sama Pandu?”, suara Gita benar-benar membuat semua orang di angkot menoleh kepada kami. Kami hanya bisa cengar-cengir melihat semua mata tertuju padaku dan Gita. Dasar Gita, nggak pernah bisa ngomong...

Sahabat Tak Sebanding Dengan Pacar

“ Mata ini tak mampu memandang kebenaran yang Haq, hanya hati yang sanggup merasakan manakah yang benar dan mana yang salah. Kebenaran yang dilihat oleh mata kadang tak sama dengan apa yang dirasakan oleh hati. Mata mampu...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply