Persahabatan Yang Hancur

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 4 August 2020

Sekuat apa pun hati akan pada akhirnya dilakahkan oleh kebencian, sedalamnya kesabaran akan pada akhirnya munculnya pelepasan.

Entahlah mulai darimana yang harus kutulis. Mungkin kalian berfikir cerita apa ini. Inilah yang bisa kucerita tentang kisah hidup dalam berteman.

Aku tidak mengerti kenapa sebagian dari teman sekolahku tidak ingin berteman denganku. Mungkin karena aku tidak pintar, bukan gadis cantik, atau bisa saja karena aku bukan anak orang kaya. Yahhh aku pendiam jadi tidak mudah dipercaya untuk mengerjakannya tapi bolehkah aku jujur?, Insyaallah jika aku melakukan pekerjaan maka aku akan mengerjakannya dengan bersungguh-sungguh dengan sepenuh hati.

Aku memiliki seorang teman yang sudah aku anggap dia sebagai saudara. Dulunya aku sangat mempercayainya, bahkan tidak ada rahasia yang terpendam dalam hatiku maupun hidupku. Jujur! Kuakui dia orangnya baik hati. Satu tahun lebih aku dan dia selalu bersama, aku bahagia bisa menjadi temannya dan dia pernah mengatakan bahwa dia menganggapku bukan sebagai teman melainkan saudaranya. Tapi pada beberapa hari yang lalu aku dan dia tidak ingin saling berbicara karena ego kita masing-masing.

Karena aku dan dia bertengkar. Berulang-ulang aku pikirkan, aku bimbang entah bagaimana yang harus aku pilih. Alasanku bertahan karena ingat pepatah senior, kasihan jika aku keluar.
Jika pada suatu hari ku memilih pilihan itu untuk keluar. Akan ruangan itu, sekolah itu sangat bersejarah bagiku dan memiliki cerita tentang hidupku.
Dan haruskah kuputuskan persahabatan kita, jika itu terjadi anggaplah diriku telah mati.

Pada malam hari dia mengirim sebuah pesan.
Pesan pertama
“Intinya saya minta maaf jika selama ini ada hal yang tidak berkesan semenjak kita kenal atau bahkan semuanya tidak berkesan, saya mohon maaf atas hal itu”

Pesan kedua
“Dan saya berterima kasih sebanyak banyaknya atas apa yang kamu berikan kepadaku selama kita kenal, hingga saat ini”

Pesan ketiga
“Dan mungkin ini saatnya saya harus sadar bahwa kehadiranku hanya membuatmu pura pura bahagia, saya harus sadar bahwa kehadiranku telah membuat hidupmu jadi tidak bahagia”

Pesan keempat
“Byee?, Makasih sekali lagi atas segalanya, dan maaf atas kelakuanku slama ini”
Saya hanya melihatnya saja dan berkata “apakah sampai ini persahabatan kita berakhir” ucap dalam hati sambil meneteskan air mata.

Aku memilih untuk berfikir dalam dua minggu jika tidak ada respon dari dia. Maka mau tidak mau harus aku putuskan itu dan keluar dari itu dan memutuskan persahabatan kita.

Saat ini pada saat itu saya merasa kehilangan, merasa kehilangan teman. Dan masa yang dua tahun lalu akan datang lagi ke Kehidupanku, masa yang dua tahun lalu masa, aku kehilangan semua.

Mungkin ini yang tuhan tunjukan padaku, entahlah ini apa. Cobaan atau siksaan darinya kerena aku kurang bersujud padanya.
Tapi aku selalu percaya menyakininya sepenuh hati tidak pernah ragu bahwa Allah selalu bersamaku. Sekarang aku sadar.

Cerpen Karangan: Nunung Nuka
Blog / Facebook: Nurhayani Yahya Nuka
Ini sebagian dari ceritaku. Ceritanya mungkin terlalu singkat, tapi inilah kisahku yang kualami dalam bersekolah.
Dia yang aku maksudku itu namanya fani.
Disekolah aku dan dia masuk organisasi yang sama saat pertemuan aku dan dia selalu bersama. Aku bimbang dan berfikir maksudnya bimbang karena ingin keluar dari organisasi tersebut dan berfikir dalam 2 minggu jika tidak ada respon dari fani aku putuskan untuk keluar dari organisasi tersebut.

Cerpen Persahabatan Yang Hancur merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Maafkan Aku Vannesa

Oleh:
Vannesa nama yang bagus, untuk diberikan kepada anak yang cantik, imut, baik dan pintar. Tapi tidak untuk Vanesa yang ini, dia memang cantik, pintar dan baik. Tapi dia selalu

Kotak Musik Persahabatan

Oleh:
Pada suatu hari di Islamic School.. Ketiga sahabat itu sedang berbincang tentang kepindahan salah satu sahabatnya itu. Mereka berriga bernama Tania, Sayda, dan Nisa. Besok adalah hari kepindahan Nisa

The Advanture of Two Friends

Oleh:
Hari Minggu, hari yang di tunggu-tunggu Nafa Maulidya Sahni. Bersama sahabatnya, Cassandra Syena. Nafa baru saja mendapat sepeda berwarna kuning. Karena nilai ulangan IPS-nya sangat bagus, Cassandra atau di

Sendal Reno

Oleh:
Aku bersama Reno dan Budi berjalan menuju mesjid seperti biasa. Ku pakai sarung hitam motif kotak-kotak kesayanganku lengkap dengan peci hitamnya. Tinggal beberapa meter lagi sampai di serambi mesjid,

17 Tahun

Oleh:
“Lo kenapa, Bram?,” tanya Billy saat ia melihat Bram terdiam dan termangu menatap jam tangannya. “Nih anak dari tadi emang diem, Bil! Mungkin, dia lagi hemat suara. Ntar lagi,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *