Professor Stepbins

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Persahabatan, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 3 November 2016

Hari ini aku berjalan menuju kampus dimana aku kuliah untuk yang semester 3. tak banyak yang aku lakukan pada kegiatan kuliah, berangkat kuliah, selesai di kampus duduk bersama teman-teman, mendengarkan penjelasan dari dosen, selesai dan pulang. Pernah aku berpikir untuk mengikuti kegiatan mahasiswa, tapi apalah itu, itu tidak menarik bagiku.

Hari ini senin, pelajaran pertama diisi oleh seorang dosen yang bagiku amat keren, kenapa?, karena aku mengaguminya bukan?. Namanya adalah Professor Stepbins, Walaupun aku kurang akrab dengannya, tapi apabila beliau menunjuk kepada mahasiswa siapa yang bisa menjawab persoalannya, maka tanganku tidak pernah absen dari itu, hingga beliau akan mencatat namaku pertama kali dalam daftar absensi.

Beberapa hari ini aku agak sibuk karena proyek kecilku, aku sedang mengembangkan website yang mana website itu untuk menampung berita seputar kegiatan mahasiswa atau acara-acara yang ada di kampusku. daripada dibuat situs yang memisahkan satu fakultas dengan fakultas lain, aku yang mempunyai inisiatif berencana akan menyatukan itu semua dalam satu situs, yang mana mahasiswa tidak perlu membuka alamat yang berbeda untuk dapat mengakses fasilitas yang berbeda. Aku menamainya dengan Harian Mahasiswa

Proyek ini aku kerjakan bersama 2 temanku yang mempunyai gagasan dana arah yang sama denganku, jadi kami bertiga seperti kumpulan mahasiswa yang kelihatannya kurang popular dan aneh, karena kami sering kumpul bertiga dengan laptop melengkapi kami, dan apabila sudah begitu, maka kami seakan-akan sedang membahas sesuatu yang amat penting dan haram kalau diganggu.

Hari ini aku bersama 2 temanku lagi kumpul bareng di kantin kampus, kami bertiga pesan makanan dan minuman yang sama, klop banget lah. Kalau sudah begini, meskipun kami bertiga, tapi suara kami dapat bersaing dengan mereka-mereka yang berkumpul banyak dengan teman-temannya. karena kami selalu kompak hampir dalam setiap hal, kecuai fashion.

Temanku yang pertama orangnya detail banget masalah fashion, di antara kami berdua, dia adalah orang yang paling modern. selalu mengenakan pakaian yang bermerek, rambutnya klimis, sepatunya import dan selalu harum. tapi meskipun ia begitu, ia tidak suka mengumbar sesuatu yang dapat mengundang perasaan iri terhadap orang lain

Temanku yang kedua orangnya hampir mirip kayak aku, Cuma yang membedakan ia sering ke kamar mandi untuk cuci muka apabila ia merasa membutuhkannya, jadi tidak heran apabila kamu menggeledah tasnya dan menemukan sabun pencuci muka berbagai merek di dalamanya.

Dan yang agak jauh dari mereka berdua adalah aku, bisa dibilang, enggak gitu juga sih, soalnya kata temanku aku itu enggak pernah berubah dari sejak aku SD, SMP, SMA dan masuk KULIAH. Katanya aku dari dulu itu tetep tetep gini aja, apa misalnya? Misalnya saja mengenai cara aku berpakaian, dari dulu kalau aku ke luar, pasti aku mengenakan jaket, itu sudah pasti. dan kedua rambutku jarang atau hampir tidak pernah tampil klimis karena minyak rambut, aku malas menggunakannya, buat apa.

Yah meskipun kamu bertiga berbeda dari segi penampilan, tapi kami solid dari segi pemikiran. Buktinya saja kami bertiga yang kini sudah semester 5 mendapatkan penghargaan dari walikota karena menginspirasi, dari segi apa, fashion wah wah wah bukan. Tapi dari website kami itu.

Jadi suatu hari pak walikota sedang membuka facebooknya dan menemukan website kami terselip di situ, entah siapa yang mengirimkannya, lalau ia masuk dan meulai melihat-lihat tata letak dari website itu, lala ia memberi komentar pada kolom komentar yang katanya kalau website kami keren. Sejak kejadian itu, kami dipanggil pihak rektor kampus dan katanya akan diajak ketemuan oleh bapak walikota, betapa senangnya bukan.

Cerpen Karangan: Farikun Aziz
Facebook: Teleponer

Cerpen Professor Stepbins merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Trixie

Oleh:
Solo, kota kecil yang asri. Banyak sekali kenanganku di sini. Masa kecil juga cinta pertama, cerita masa lalu yang selalu terngiang sampai saat ini. Di Kota inilah awal mula

Teror Maut

Oleh:
Dulunya, SMA N 01 Karang Permai adalah SMA favorit di kalangan remaja SMP. Tetapi, sejak gosip seram itu tersebar luas, reputasi SMA N 01 Karang Permai perlahan-lahan turun. Gosip

Hadiah Untuk Rysta

Oleh:
Hai, namaku Shofieya Rika Alyanabila, temanku biasa memanggilku Shofie. Aku kelas 5. Aku punya sahabat, namanya Clarysta Olivia, aku panggil Rysta. Aku akan menceritakan pengalamanku bersama Rysta. Minggu yang

Nol Derajat Celcius

Oleh:
Seorang gadis bernama leans cardova yang bersekolah tidak jauh dari tempat tinggalnya, ia anak yang sangat tomboy dan susah diatur namun dari sisi negatifnya itu ia juga memiliki sisi

Galang dan Juna (Part 2)

Oleh:
Keadaan rumah yang tadinya sunyi, seketika berubah karena suara teriakan Gio. Baiklah, hari ini memang jadwalnya untuk menengok keadaan adik unyunya. Setiap minggu Gio selalu menyempatkan untuk datang ke

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *