Putih Abu-Abu

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 3 February 2013

Berseragam putih abu-abu terasa paling menyenangkan dari SD-SMP. Masa puber tumbuh, berteriak sana-sini, mengagumi teman cwek & cwok mulai dari yg biasa-biasa saja sampe luar biasa dan merupakan masa-masa pemberontakan. Awal memasuki masa SMA, saya selalu dihantui ketakutan luar biasa membayangkan wajah-wajah sangar Kakak kelas dan MOS (Masa Orientasi Sekolah) yang banyak aturannya siswa baru dan lucu bagi kakak kelas yang sok kuasa. Sangat dan sangat menyebalkan, menjadi yang paling kecil sungguh tidak mengenakkan.

MOS telah selesai, siswa baru bisa bernapas lega akhirnya bisa lepas juga dari kakak kelas yg menyebalkan. Memulai segalanya dengan serba baru dari Pakaian, sepatu, tas, sampai buku smuanya menguras dompet yang tidak sedikit. Hehehe tapi tidak apa-apa yg penting kita niat untuk brsekolah.

Aku adalah salah satu dari murid baru tersebut. Aku tidak menonjol seperti anak-anak lainnya yah bisa di bilang Cuekk & biasa-biasa saja itulah aku. Semuanya senang brteman denganku karena menurut mereka, aku menyenangkan. Ada satu teman yang paling dekat denganku dan sudah kuanggap seperti saudara sendiri. Namanya Ulfa, Ulfa adalah sosok yang sangat menyenangkan buatku. Dia adalah temanku dari SMP, tiada hari tanpa tawa diantara kami. Segala yang menyedihkan kami jadikan hal yang lucu. Kami berdua sangat kompak. Orang akan bertanya bila melihat aku sendiri karena mereka sering bilang dimana ada aku disitu ada Ulfa “Tak dapat di pisahkan”. Sekolahku lumayan luas, tidak banyak yang aku kenal bahkan mengenal aku, tidak kuharapkan itu.
Teman-teman kelasku semuanya menyenangkan, mereka baik dan sayangg padaku. Hidupku serasa lengkap punya sahabat dan saudara dalam kelas X1 & X4 .

Satu langkah lebih maju aku naik kelas XI. Saatnya untuk pilih jurusan IPA yang setiap hari akan sibuk menghitung angka atau IPS akan jadi yang trbelakang dan takkan trlupakan oleh guru-guru. Ketika memasuki kelas XI IPS, bukan pilihanku untuk memasuki kelas trbelakang karena didalam sana ada sekelompok anak-anak yg susah diatur dan ada teman-teman yang menyenangkan.

Banyak teman-teman di kelas baru, mereka menyenangkan ada Djainun, Tiara, Ina, Syamsi, Ainul, Hubbul, Ipul, Aqiel, Suro, Adnal, Tjoteng, Ci’nong, Diman, Buki’, Toha, Afdhal, Ancha, Nandar, Ipin, Harlik, Memeng, dan dia. Hehehe maaf saja yg belum ku sebut namanya :p Ada juga cewek yang super duper cerewett namun asyik, namanya Ani. Yang ku ciptakan nama barunya jadi Dg. Sayu. Mereka semua baik. Mereka selalu menghibur ku dengan segala kegilaan yg mereka buat di kelas. Aku bahagia bersama mereka & ada banyak cerita suka-duka yang kami rajut bersama.

Tugasku sekarang belajar dengan tekun. Urusan dandan atau apalah itu tidak penting, karena bagiku prestasi paling penting. Meskipun tidak sampai juara umum setidaknya dikelas aku selalu menjawab pertanyaan guru & bisa dapat ranking 5 atau 10 besar.

Tiba sudah diakhir masa SMA, aku masih di kelas IPS4. Ulfa selalu menuntunku untuk tidak jatuh pada masalah. Beruntungnya aku memiliki teman-teman yang selalu menghibur, aku kembali dengan kebiasaanku yang heboh sana sini, bersaing pelajaran dengan yang lain.

Ujian Nasional telah brakhir, nilai yang cukup memuaskan kudapat. Alhmdulillah Tahun 2012 kami lulus 100% . Masa depan kami ada di depan mata dan saatnya kami melangkah.

Acara perpisahan di skolah yang menyedihkan & ijazah telah aku dapat. Aku melanjutkan masa depanku dengan kuliah di Universitas Swasta di kota tercinta. Aku dan Ulfa berjanji untuk tidak akan melupakan masa SEKOLAH.

Aku tetaplah aku yang kemarin, sekarang dan kedepannya. Kembali menata hidupku lebih baik lagi. Aku belajar memahami orang, berkorban tanpa pamrih, rajin belajar, mengembangkan bakatku dan ku selalu ingin menjadi orang yang bertanggung jawab. Walaupun kelas trbelakang & susah diatur tapi teman-teman kelasku semuanya menyenangkan, mereka baik dan sayangg padaku. Hidupku serasa lengkap punya sahabat dan saudara dalam kelas XI – XII IPS4.

NB: Aku sangat merindukan suasana ribut di SMA, suara menggelegar di stiap sudut-sudut ruang kelas, rombongan orang-orang brgosip, ada yang bgitu akrab ada juga yg brmusuhan & ada pula bicara dari belakang.
Kini smuanya tinggal kenangan karena bgtu banyak kenangan brsama yg kami lalui di meja, bangku-bangku & smua yg ada di dalam kelas :'(
Ya Allah smoga kebersamaan kami selama SMA akan sllu brmakna di saat kami SUKSESS. Aaaaamiiin.

Cerpen Karangan: Athirah N
Blog: NurfathiyanSyah.blogspot.com

Cerpen Putih Abu-Abu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Without Goodbye (Part 2)

Oleh:
“… sudah bangun?” “Belum, tuan.” “Dasar tidak berguna! Sudah seharian dia tidur!” Samar-samar telinga Hans medengar percakapan di dekatnya. Dia juga merasa badannya bergoyang-goyang. Perlahan-lahan ia membuka matanya dan

Kawan Atau Lawan

Oleh:
“Aldo, hari ini jadi kan?” tanya salah satu sahabat dekatku. “iyaa di tempat biasa Chris jam 7 malem nanti” jawab ku kepada Chris. Aldo, Muhammad Aldo ya itulah nama

Sahabat

Oleh:
“Rina izin sakit” begitu info di whats app group. Aku melengos kesal.. Hmm alasan lagi nih gak ikut meeting… biar bisa leha leha di rumah… Setiap kali teman aku

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *