Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Rasa ini

Ifal duduk termenung menghadap ke barat di balkon rumahnya. Dia menatap bentang cakrawala yang mulai berwarna merah lembayung itu. Matahari mulai meninggalkan belahan bumi di mana Ifal berada dan melaksanakan tugasnya di...

Menikam Hati (Part 2)

Obat Hati Memasuki SMA. Aku memang berencana memasuki SMAI AL Maarif. Alhamdulillah aku lulus dari SMP. SMAI memang kecil. Tapi entah kenapa tempat inilah yang kupilih tulus dari lubuk hatiku yang paling dalam. Sinta masuk...

Siswa Baru di SMA

Di suatu pagi yang cerah, burung-burung berkicau riang menyambut datangnya sang surya, ayam jago tak mau kalah berkokok dengan nyaring menyambut datangnya pagi dan membangunkan orang-orang yang masih tidur dengan pulasnya....

Tengkorak Nakal

Raak… raaak.. raaak.. ayo cepat nanti ibu guru marah kalau kita terlambat! Panggilan dengan berteriak dari salah seorang bocah laki-laki dari depan rumah abdul yang sedang membawa sepeda. Itulah yang didengar tiap pagi...

Warna Baru Untuk D’Rainbow (Part 1)

“Maafkan ibu ya nak, gara-gara keadaan ekonomi kita kamu terpaksa putus sekolah, padahal kamu itu anak yang pintar” kalimat itulah yang sering Ibu Ruminah ucapkan pada anaknya Kasih. Tetap seperti biasa Kasih selalu menjawabnya...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Sahabat

  1. yola novriani 28 March, 2013 at 8:25 am | | Reply

    gk da crpen yg tntang shbt ge do?

Leave a Reply