Sahabat Atau Cinta

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Segitiga, Cerpen Pengorbanan, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 21 December 2016

Aku Reina, aku punya satu sahabat terbaik dalam hidupku, Ika adalah sahabatku, dia selalu memberi aku semangat bila aku ada masalah.

Di sekolah aku suka sama ketua osis yang bernama Panji, aku sering memperhatikan Panji saat aku ada tugas dengan dia, hingga suatu hari Ika jatuh cinta pada Panji

“Rei, kamu kan anggota osis aku boleh minta tolong sama kamu”
“minta tolong apa?”
“aku suka sama Panji”

Hatiku pun sedih dan kecewa aku yang lebih dulu suka sama Panji, demi sahabatku aku merelakan segalanya, saat aku dan Panji menjani ketua kemping yang akan diadakan minggu ini, aku akan minta nomor hp Panji untuk Ika, saat persiapan kemping aku dan Panji hanya bisa melihat dari jauh karena kami ingin adik kelas kami bisa membuat tenda sendiri

“kamu cantik banget Rei,” kata panji, aku tersenyum, “aku sering memperhatikan saat kita ada tugas”
Apakah Panji suka sama aku, ini tidak mungkin, aku tidak mau membuat Ika kecewa, “kamu ngomong apa sih Nji?”
“iya aku beneran”
Aku pun mengalihkan pembicaraan kami, “iya aku tau, emang Ika kenapa dia kan sahabar kamu”
“sebenarnya Ika suka sama kamu” panji hanya diam saja
“tapi Rei aku sukanya sama kamu bukan sama ika”
“tapi Nji aku rela, aku mau kamu jadian sama Ika, aku lebih bahagia melihat sahabatku bahagia”
Aku langsung pergi dari hadapan Panji, Panji sempat memegang tanganku tapi aku langsung pergi.

Suatu hari aku melihat Ika sedih
“kamu kenapa?”
“aku tadi malam bertemu sama Panji, dia bilang kalau dia suka sama kamu bukan sama aku, aku rela Rei, kamu jadian sama Panji”

Aku langsung pergi menemui Panji “aku mohon sama kamu, jangan bilang sama Ika kalau kamu suka sama aku, aku tidak mau dia sedih” aku manitihkan air mata
“Ok Rei, jika kebahagianmu adalah membuat Ika bahagia, aku akan lakukan apa yang kamu mau”

Pagi hari aku di sekolah bertemu Ika
“Reina… Aku seneng banget Panji menyatakan cinta sama aku, kita jadian”
“selamat ya, Ika, aku ke toilet dulu”

Sampai di toilet aku langsung menangis
“apakah cinta itu tidak harus memiliki”

Aku keluar dari toilet, tanpa sengaja aku bertemu Panji, “Rei, aku sudah menuruti apa yang kamu mau, ini tanda kalau aku benar-benar sayang sama kamu, aku rela mengorbankan perasaaku demi kamu, aku akan selalu mencintai kamu”
Terima kasih Nji, aku akan pindah sekolah biar kamu sama Ika bahagia, “tapi Rei apa kamu bahagia dengan semua ini”
“aku bahagia banget, aku pergi dulu ya”

Aku langsung kembali kelas dan disambut ika dengan senyum,
“aku besok mau pindah ke Surabaya, kamu jangan bilang sama Panji”
Aku dan Ika berpelukan sambil menangis, “maafkan aku Rei, gara-gara aku kamu harus pindah”
“gak apa-apa kok, aku bahagia melihat kamu bahagia”

Setelah pulang sekolah aku langsung pamitan sama Ika. Jam 14:00 aku dan keluargaku pindah, dengan segala kenangan dan kesedihan dalam hatiku yang tanpa satu orang pun yang tau.

THE END

Cerpen Karangan: Maya Setiyani
Facebook: Maya Setiayani

Cerpen Sahabat Atau Cinta merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Di Balik Mentari

Oleh:
Aku, Vidya, dan Putri telah bersahabat baik sejak kita duduk di kelas 8. Kita selalu satu kelas sejak kelas 8. Sekarang kami duduk di kelas 9 di salah satu

The BeJeTiViSenHaLo

Oleh:
Hai namaku Vinessa Clarissa, aku berumur 12 tahun, aku biasa dipanggil Vissa. Aku bersekolah di Miracle Junior Highschool. Aku sekarang menduduki bangku SMP di kelas 7 Smile. Di sini

Tanpa Mu Atau Ada Kamu

Oleh:
Aku tau apa tentang manusia berkemeja di belakangku ini? Disini di tempat ini, selalu. Tak ada yang berbeda dari tahun ke tahun. Tak ada cerita berbeda yang akan tercipta.

Hadiah Terakhir

Oleh:
Bukan pilihan mudah menjadi penulis cerpen atau cerbung, dari banyaknya kalimat hanya beberapa kata yang mendapat pujian selebihnya sampah. Banyaknya ide usang yang sengaja ku pendam rapat memang terlihat

Untuk Mu Rani (Part 2)

Oleh:
Sampai di patung kecap kami memutuskan berhenti untuk menghangatkan tubuh dengan segelas bandrek susu dan jagung bakar. Sambil memandang lampu-lampu pemukiman warga di bawah sana. Asyik ngobrol sana-sini akhirnya

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *