Sahabat Baru

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 3 May 2016

Murid baru itu namanya Rini, lengkapnya SyahRini Putri. Rambutnya lurus sebahu dan sering dikucir kuda. Selain pintar Rini juga punya bakat menari sepertiku. Dia pernah menjadi juara satu lomba menari sekabupaten tempat dia dulu tinggal. Dia juga pandai bercerita. Tak heran, kedatangannya merebut perhatian teman-temanku. Dira menjadi berubah dan pendiam karena kesal karena kedatangan Rini. Sahabat Dira, Dila dan Nuri menjadi bingung melihat perubahan sikap Dira. Sampai suatu hari..

“Dira, Salma, Nuri, dan Rini, kalian Ibu tunjuk menjadi wakil sekolah dalam ajang FLS2N!” Kata bu Nani, wali kelas kita. “Kenapa kami Bu?” Dira bertanya.
“Kalian bertiga Ibu tunjuk karena kalian punya keahlian masing-masing, Dira baca puisi, Dila, dan Nuri bernyanyi dan Rini menari, Ibu harapkan kalian berlatih dengan sungguh-sungguh agar tahun ini sekolah kita menjadi juara umum.” terang Bu Nani.

Setelah itu Dira menjadi bingung karena Bu Nani juga menunjuk Rini. Tiba-tiba Dila menghampirinya.
“Ra, bagaimana kalau nanti sore kita latihan bersama di rumah Rini saja?” Tanya Dila kepada Dira.
“Enggak ah, aku latihan di rumah aja, kan lebih bisa konsentrasi.” Jawab Dira cepat.
“Kenapa sih Ra, sejak ada Rini sikapmu jadi aneh?” Tanya Nuri.
“Aneh bagaimana? Aku merasa biasa saja, sudah ya aku mau pulang.” Jawab Dira sambil berlalu dari kedua sahabatnya itu.

Sampai di rumah, Dira terlihat sangat kesal. Dilemparnya tas ke sofa.
“Dira kenapa pulang sekolah marah-marah begitu?” Tanya mama sambil mendekatinya.
“Ma, Dira sebel deh, masa anak baru itu ikut lomba.”
“Memang apa salahnya?”
“Tapi kan dia anak baru.”

Mama makin mendekatinya dan duduk bersama Dira sambil menjelaskan. “Dira, Mama yakin Bu Nani itu memilih bukan karena dia anak baru atau lama, pasti Bu Nani punya pertimbangan lain, misalnya karena prestasinya. Kamu sendiri kan pernah cerita kalau Rini itu juara menari sekabupaten tempat dia tinggal dulu, nah itu namanya satu nilai plus yang dia punya. Lagi pula siapa tahu dengan ikutnya Rini, sekolah kalian jadi juara umum, kan bagus itu.” Jelas mama.

“Iya sih Ma, tapi tetap saja Dira sebel.”
“Dira.. Dira.. Mama perhatikan sejak pertama Rini masuk kamu selalu pulang dengan uring-uringan, memangnya apa yang membuat kamu sebel sama Rini?” Tanya mama.
“Gimana nggak sebel, sejak ada Rini perhatian teman-teman beralih ke Rini.” Jelas Dira.
“Dira kamu nggak boleh begitu, mungkin kamu belum mengenal Rini lebih jauh, lagi pula sifat iri itu nggak bagus loh!” Terang mama. Dira mulai yakin bahwa dia benci kepada Rini mungkin hanya karena ia belum mengenal Rini lebih jauh. Keesokan harinya..

“Eh Rin, aku ingin minta maaf karena dulu aku benci dan iri sama kamu,” Terang Dira.
“Dir, kamu habis kesambar apa?” sahut Nuri.
“Aku nggak kesambar apa-apa. Aku tulus.” Jawab Dira.
“Iya Dir, aku maafkan. Aku juga mau minta maaf karena nggak mau kenal kamu,” Jawab Rini.
Setelah itu, mereka menjadi sahabat baru yang setia.

Cerpen Karangan: Andhika Ananta Putra
Facebook: https://www.facebook.com/andhika.anantaputra.3

Cerpen Sahabat Baru merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Teman

Oleh:
“Kita kan berteman, Lisa.” Itu adalah kalimat andalan Bayu. Dan entah kenapa kalimat itu selalu membuat hati aku sakit. Kata ‘teman’, yang seharusnya aku syukuri terdengar sangat menusuk di

Always Friendship

Oleh:
Pagi ini, Felly pergi sekolah dengan Elline, sahabatnya. Mereka masih duduk di bangku sekolah dasar. Mereka bersekolah di SD Gemilang Nasional. Sesampainya… Felly segera menyimpan tasnya di bangku. Ellinepun

Best Friend

Oleh:
Aku Ashton, siswa SMP Indonesia yang saat ini duduk di bangku kelas 8G adalah Ashton Halmahendra, aku memiliki seorang sahabat, yaitu Dedy. Dedy adalah sahabatku sejak kecil, ia memakai

Lagu Terakhir Untuk Bunda (Part 1)

Oleh:
Namaku Tya, Ayahku meninggal ketika aku berumur 11 tahun, tepatnya 4 tahun yang lalu. Kini aku tinggal bersama Ibu yang sangat menyayangiku dan Kakakku yang selalu mendukungku. Nama Kakakku

Aku Memilih Allah

Oleh:
Aku Sandra Allyson. Hidupku memang berkecukupan. Aku terlahir sebagai anak pengusaha dan penjual online yang sukses. Rumahku berwarna biru dua lantai, warna kesukaanku. Kata papah, karena aku anak tunggal.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *