Sahabat Baru

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 29 December 2018

Faisal sedang duduk di samping pohon. Aku menghampirinya dengan deva.
“Faisal, kamu ngapain di sini?” tanyaku. Faisal tak menjawab
“Faisal?” ucapku bingung. Deva menggoyang goyangakan tangannya ke depan muka faisal.
“Eh… Apa…” ucap faisal kaget
“Kamu bengong lagi?” tanya deva. Faisal mengangguk
“Iya va. Aku lagi mikirin sahabat ku” ucap faisal
“Kamu kangen rian?” ucapku. Faisal menunduk. Aku dan deva pun duduk di sampingnya.

“Faisal, rian udah tenang di sana. Kamu seharusnya bahagia, rian tidak tertekan dengan penyakitnya” ucapku sambil memegang pundak faisal
“Kamu benar naya. Seharusnya aku bahagia, rian tidak tertekan dengan penyakitnya” ucap faisal. Aku dan deva tersenyum

“Faisal, yuk kita beli es cream biar kamu ceria lagi oke” ucap deva
“Tapi aku gak bawa uang deva” ucap faisal
“Gak apa apa kok, aku akan traktir kamu faisal” ucapku. Faisal tersenyum. Aku, deva dan faisal pergi ke warung untuk membeli es cream.

“Bu… Saya beli es cream coklat 3” ucap deva. Ibu itu langsung mengambil es cream coklat.
“Ini dek” ucap ibuk itu memberi kami es cream. Aku dan deva membayar es cream tersebut dan berjalan menuju pohon tersebut.

“Aku selalu beli es cream bersama rian dan momen yang paling kusuka saat es creamku jatuh disenggol rian. Aku membalasnya tapi buka es creamnya yang jatuh, malahan rian yang jatuh” ucap faisal. Aku dan deva tertawa riang hingga es creamku meleleh. Aku mencolek es cream tersebut dan mencolek kembali ke muka faisal. Faisal pun kaget dan ia membalasnya.

“Kok, kalian malah colek colekan berdua, aku gak diajak?” ucap deva pura pura ngambek. Aku langsung mencolek ke hidung deva. Deva langsung tertawa.

Kami sudah sampai di pohon.
“Ihhhhh…. Mukaku celemotan nih” ucap deva
“Emang cuma deva yang celemotan, aku juga” ucap faisal. Deva tertawa, aku pun ikut tertawa.

“Faisal” ucapku. Faisal menoleh ke arahku.
“Kamu mau gak jadi sahabatku. Kita udah nyaman banget sama kamu faisal” ucapku. Faisal berfikir
“Mau ya faisal?” ucap deva.
“Iya deva, nazwa. Aku mau jadi sahabat kalian” ucap faisal.

Cerpen Karangan: Nazwaqika
Blog / Facebook: Nazwaqika

Cerpen Sahabat Baru merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Sekolah

Oleh:
SEKOLAH… sebagian besar disini aku belajar hidup. Mencari teman, mendapatkan sahabat, menemukan cinta, dan memiliki pengajar yang emosional atau selera humor yang beragam. Tiap pagi, ku ikat tali sepatuku

Perasaan Ku

Oleh:
Cinta? Satu kata yang yang dipenuhi dengan ribuan makna, dan sulit untuk didefinisikan. Banyak orang yang mengatakan bahwa Cinta itu membawa bahagia, tapi tak sedikit juga orang yang mengatakan

Akhir Persahabatan

Oleh:
Ammanda Raihan adalah anak semata wayang keluarga Raihan. Manda begitulah ia biasa dipanggil. Manda memang berasal dari keluarga kaya yang tinggal di perumahan elit, akan tetapi ia sudah terbiasa

Ini Untukmu, Sahabat

Oleh:
Ku lihat gundukan tanah itu sekali lagi. Gundukan tanah yang berbeda dengan yang lainnya. Gundukan tanah yang membuatku tegar dan semangat menjalani hidup. Gundukan tanah yang membuatku berbeda dari

Hadiah Untuk Rysta

Oleh:
Hai, namaku Shofieya Rika Alyanabila, temanku biasa memanggilku Shofie. Aku kelas 5. Aku punya sahabat, namanya Clarysta Olivia, aku panggil Rysta. Aku akan menceritakan pengalamanku bersama Rysta. Minggu yang

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *