Sahabat Baru Azila

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 22 November 2017

Di sore hari yang indah
“Mamaaaa.” teriak seorang gadis.
“Ada apa sih azila kok teriak teriak?” tanya mamamnya. ya, gadis itu bernama Azila nama panjangnya azilaaaa nama lengkapnya azila deviani putri.
“Hehehe, azila mau main ke taman boleh gak ma? aliza bosan nih di rumah gak ada adik sama gak ada teman gara gara baru pindah rumah” tanya azila sambil terkekeh.
“Ya udah deh tapi sebelum maghrib pulang ya.” kata mamanya
“Siap bos.” ucap azila sambil pergi ke taman.

Di taman…
“Huft capek abis lari lari.” kata azila.
“Permisi boleh nggak aku duduk di sebelahmu?” tanya seorang anak perempuan sebaya dengan azila.
“Boleh, duduk aja kosong kok.” kata azila
“Kamu baru pindah ya? nama kamu siapa? nama panjang kamu siapa?” tanya anak itu bertubi tubi
“Nanyanya satu satu donk.” kata azila
“Heheheh sorry kepo.”
“Hm, iya aku baru pindah, nama aku azila, nama panjang aku azilaaaaa betul kan.” kata azila sambil tertawa.
“Hm maksud aku nama lengkap.” kata anak itu sambil cembetut.
“Hehehe Azila deviani putri klo kamu?” tanya azila
“Fania ralia dini panggil aja nia.” kata anak itu yang ternyata bernama nia
“Oooo kalo begitu aku pulang dulu ya bye…” pamit azila.
“Bye.”

Malam harinya di rumah azila
“Ma, besok azila sekolah di mana?” tanya azila
“Di SD NUSANTARA kelas 6c ya udah sana kamu nyusun buku, belajar, terus tidur nanti terlambat lho, oh ya jangan lupa baju kamu mama teruh di lemarimu ya”jawab mama panjang lebar.
“iya mama yang cerewet.” kata azila
“Hei nanti gak mama kasih jajan nih.” kata mama.
“Hehehe sory ma.” kata azila

Besoknya azila bersiap siap berangkat sekolah dia berangkat sekolah naik sepeda.

Sesampainya di sekolah
“anak anak hari ini kita kedatangan murid baru, ayo nak perkenalkan dirimu.” kata guru yang bernama bu ita
“Hai teman teman kenalin nama panjangku Azilaaaa, nama lengkapku azila deviani putri nama panggilanku azila salken ya.” kata azila. “baiklah anak anak itu perkenalan panjang dari azila, azila kamu duduk dekat fania.” kata bu ita yang agak jengkel.
Azila pun segera menuju orang yang ditunjuk bu ita.

“Hei azila.” kata orang itu
“Hah nia.” kata azila kaget
“Ayo sini duduk kita ketemu lagi deh.”
“Hahahaha iya.” kata azila
“Azila kamu itu cita citanya jadi pelawak ya.” kata nia sambil tertawa
“Hahaha nggak kok jadi dokter… keep smile.” kata azila

Saat jam istirahat…
“Azila bareng yuk.” ajak nia
“Yuk” jawab azila
Mereka pun ke kantin bersama

Saat jam pelajaran terakhir
“Anak anak ibu ada tugas kelompok kalian kerjakan sesuai teman sebangku ya, tugas nya cari 10 gambar hewan herbivora dan jelaskan besok sudah harus dikumpulkan.” kata bu salwa guru ipa

“Ni kita sekelompok nanti kerjain di rumah siapa aku atau kamu?” tanya azila
“Mmm kamu aja tapi rumah kamu di mana?” tanya nia
“Di jalan anggrek 1, nomor 211 kalo kamu?” tanya azila
“Dekat rumah kamu di jalan anggrek 1 tapi nomor 219.” kata nia
“Ya udah ngerjaiinya di rumahku ya.” kata azila.
“Sip”

Sorenya mereka mengerjakan tugas kelompok sambil bercanda, dan tertawa tawa
“Huft akhirnys selesai juga ya aku nggak nyangka kita ngerjain 4 jam.”
“Iya, kalo ngerjain lama itu gara gara kamu ngelawak mulu.” kata nia sambil tertawa.
“Hehehe” jawab azila
“Ternyata kamu asyik juga ya” kata nia
“Kamu juga.” kata azila
“Gimana kalo kita bersahabatan?” usul nia
“Setuju”

Mereka pun bersahabat selamanya dan selalu bersama dan tak terpisahkan

Cerpen Karangan: Darin Hilmi Azzahra
Haiii kenalin namaku darin, semoga kalian suka cerpen ku ya…
Jangan lupa follow ig aku @darinhilmiazzahra_

Cerpen Sahabat Baru Azila merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Confused (Part 2)

Oleh:
Sementara Ferdy juga kebingungan mencari Debby. Ia mengajak si Aldy untuk menemuinya. “All, Debby gue ke mana?. Gue cariin dari tadi nggak ada, ke mana sih dia?” ujar Ferdy

Larutnya Senja

Oleh:
Ada yang berbeda dalam detak jantungku, membuat setiap nafasku terasa berat. Rasa sakit di hati kian menggebu di balut goresan luka yang telah mengelupas dan terbuka lagi. Tersentak kaget

Medul dan Nedul (Part 2)

Oleh:
Sialnya itu cuman harapanku saja. Masalah ini semakin kronis saja. Selang 4 hari dari problem coklat itu. Amel kembali mengadukepada ku. Namun kali ini sepertinya Yoyo tidak bisa dimaafkan.

Hidup Sang Petualang Cilik

Oleh:
“Aku masih ingat sekali terakhir aku berpetualang pada umur 9 tahun sekarang umurku 10 tahun, menurutku itu petualangan yang paling menyenangkan” Ucapku sambil menulis di buku dearyku. Besok aku

Pesawat Kertas

Oleh:
Sahabat Pesawat Kertas Senja telah tiba Siang telah berlalu… Gelap malam telah menanti dengan senyum beribu bintang…. Yang setia menemani bulan…. Seperti Kyky Larasasti yang setia mendengar cerita Andika

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *