Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Sahabat Hari Ini Esok Dan Selamanya

Waktu seakan cepat berlalu, langkah kaki kini tak lagi sama. Aku selalu bingung dan selalu ingin bertanya pada tuhan. Apa arti dari sebuah persahabtan yang indah dan abadi? Adakah sahabat sejati itu? “hai ri?”...

Friend to Love

Saat pagi menyambutku untuk bangun memaksaku membuka mata. Korden-korden jendela kamarku sudah terbuka. Silaunya cahaya matahari yang menembus kaca jendela kamarku semakin memaksaku tak boleh tidur lagi. Dengan terpaksa aku...

Senja di Bawah Pohon Mahoni

Senja di sore itu. Tidak akan pernah Xiaolia Shan lupakan. Waktu dirinya dan Lyu Chen mengikat janji setia di bawah Pohon Mahoni. Saat itu mereka sama-sama berumur 10 tahun. “Xiao?” ucap seraut wajah tampan milik...

Deadline

Secercah cahaya kehidupan, Terpancar melewati persegi napas, Menyinari awal kehidupan, Tersenyum menyapa Mata Cinta terbuka dan ia hanya melihat sekeliling dalam sepi. Mengucek-ngucek mata dan meraba sekeliling kasurnya mencari...

Sehari Tanpa Musuhku

Seperti anjing dan kucing, tidak pernah rukun. Itulah yang sering dikatakan teman-teman kepadaku dan Ronal, karena kami memang tidak pernah akur. Selalu saja ada hal yang diributkan di antara kami berdua. Ronal itu teman...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Sahabat, Dulu atau Sekarang

  1. Norwinda Ekasaptia Purnama 29 May, 2013 at 6:18 am | | Reply

    good then sissy,wish you’ll be a talented writer

Leave a Reply