Sahabat Jadi Musuh

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 24 November 2017

Nama saya Tiara saya duduk si kelas 5B, saya sekolah di SDN marga maju 01, saya mempunyai 3 sahabat yang bernama, Indah, Aura dan Lia. mereka sahabat terbaikku, dan kita berempat mempunyai tim yang bernama THE FOUR SMART.

Alarm berbunyi, aku segera bangun dari tempat tidurku, lalu berwudhu dan setelah wudhu aku sholat. selesai sholat aku sarapan dan lari sekencang mungkin ke sekolah.

Waktu menunjukan 07.20.
“Wah aku terlambat” kataku sambil melihat jam.
Aku masuk ke kelas lalu mengucapkan salam, ibu guru melihat mataku dengan tajam
“hu…” sorak temanku
Aku duduk di sebelah Indah.

“Aneh biasanya Indah berbicara kepadaku tapi Indah diam saja” kataku di dalam hati

Jam istirahat berbunyi lalu aku duduk di kantin sendiri, lalu Dinda datang dan duduk di sebelahku
“Biasanya kamu selalu ceria dengan mereka bertiga?” kata Dinda sambil melihat ketiga sahabat Tiara,
Lalu aku diam saja tidak menjawab pertanyaan Dinda.

Lalu ketika pulang sekolah Indah, Aura dan Lia menabrakku dengan sengaja
“Aduh… sakit tau” kataku memegang lututku yang berdarah. Lalu mereka berjalan dengan santai dan tidak minta maaf kepadaku

Keesokan harinya… Saat jam istirahat aku ke kantin bersama Citra, lalu duduk bersama Citra.
“aduh…” kataku terkena kertas yang digumpal gumpal. Lalu aku membukanya ternyata bacaannya
KITA UDAH BUKAN SAHABAT LAGI!!!
Ternyata itu surat dari Indah, Aura dan Lia

Sepulang sekolah aku mengajak mereka bertiga ke taman
“Indah kenapa kamu marah sama aku, memang apa salah aku?” kata aku menanyakan kepada Indah
“kakak kamu tidak sengaja menabrak kakakku denagn mobil, lalu kakakku masuk rumah sakit” kata Indah sambil menangis
Lalu aku pergi dan Indah melempar kertas kepadaku.
Ternyata bacaannya AKU AKAN MEMBALAS PERBUATAN KAKAKMU

Cerpen Karangan: Nisyella Suci Simanjuntak
Facebook: Nisyella Suci

Cerpen Sahabat Jadi Musuh merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Bandung In Love

Oleh:
Semenjak kejadian itu aku tak pernah menangis lagi, hanya tersenyum yang bisa aku lakukan. Saat itu aku sedang duduk di taman bunga di kampus indahku, ya ITB. “Hai Lili?”

Jika Matahari Tak Terbit Lagi

Oleh:
Pagi ini aku terbangun dengan perasaan bahagia. Mungkin karena sudah sepekan terakhir ini Matahari, sahabatku selalu bermain bersamaku. Nampaknya sudah lebih dari sepekan. Ya, sudah sepuluh hari aku menghabiskan

My Life Without Sound

Oleh:
Perkenalkan, namaku Theresia Suhandi. Biasa dipanggil, Theresia atau malah… si tuli? Hidupku penuh warna namun tidak dengan suara. Ya, ibuku baru tahu bahwa indra pendengaranku tidak berfungsi dengan baik

Sawah Sahabat

Oleh:
Nino adalah anak dari seorang petani, walaupun kehidupannya jauh dari harta yang melimpah, Nino tetap bahagia. Setiap sore hari, Nino selalu membantu ayahnya di sawah, Nino membantu segala pekerjaan

Cinta Berulah

Oleh:
“Lo kenapa, Bram muka ketekuk kayak kebab gitu?,” tanya Billy saat melihat Bram terduduk lemas dengan menatap ponselnya. “Pasti habis kena putus sama ceweknya!,” segah Riska meyakinkan dirinya bahwa

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *