Sahabat Kecilku

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 1 May 2017

“Apa kabarmu sekarang wahai sahabatku, apakah kau tahu aku di sini sangat merindukanmu, dan apakah kau masih ingat denganku?” Sudah 6 tahun lamanya kita terpisah.

Janet namanya, dia sahabat kecilku yang kini tinggal di lampung. Dulu kita bermain, bercanda, dan tertawa bersama. Kau adalah tempat curahan hatiku, begitu pula kau yang selalu berbagi ceritamu kepadaku tentang kehidupanmu.

Kau pernah bercerita kepadaku tentang keluargamu yang terpisah sampai kau pindah ke lampung. Pada saat itu aku melihat ia sedang sedih, “Janet kamu kenapa, kamu terlihat sangat sedih?” Tanyaku. “ya, aku sedang sedih karena tadi aku melihat pertengkaran ayah dan ibuku, aku sangat lelah melihat mereka selalu bertengkar” jawab janet.

Sudah berkali-kali aku melihat ia sedih karena pertengkaran kedua orangtuanya. Setiap ia bercerita tentang kehidupannya aku merasa sedih karena begitu berat masalah yang ia hadapi. Aku sangat kagum dengannya karena ia sangat begitu kuat menghadapi masalahnya.

Aku dan janet pernah berjanji, akan selalu bersahabat selamanya, walaupun nanti kita tak bersama lagi, biarpun jarak menjauhkan kita, tetapi hati kita akan selalu dekat. Janji itulah yang masih selalu kuingat, aku menulis di selembar kertas yang berisi
“wahai sahabatku, terima kasih engkau telah menjadi sahabat terbaikku yang selalu ada untukku, disaat aku susah dan senang, aku tidak akan pernah lupa tentang apa yang pernah kita lalui bersama, dan aku akan selalu ingat dengan janji kita wahai sahabatku janet”

Kertas ini akan kuberikan kepadamu suatu hari nanti, agar kau tahu biarpun kita terpisah seberapa jauh dan seberapa lamapun kau tak akan pernah kulupakan, karena sahabat yang baik tidak akan bisa terlupakan.

Sahabatku telah banyak cerita yang kita lalui, menangis bersama dan tertawa, jarak di antara kita tak lagi bermakna, kau adalah sahabatku selamanya. Sahabat kau bagai bintang hiasi malamku dengan indah terangmu, sahabat kau tak akan hilang walau kau jauh, tapi dekat hatiku.. Janet sahabat kecilku.

Cerpen Karangan: Yesika
Facebook: Yesika dwi

Cerpen Sahabat Kecilku merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


It’s Not My False

Oleh:
Namaku Sasya. Aku tinggal bersama om dan tanteku di Bandung. Orangtuaku sudah meninggal 2 tahun yang lalu karena kecelakaan lalu lintas. Aku tidak tau sebabnya. “Tan, aku berangkat dulu

Ruthless Game

Oleh:
Aku tersentak bangun dari tidurku, handphone di samping wajahku bergetar. Ada satu pesan dari Pablo, lelaki pujaanku. “Morning Velice” Aaah… berbunga-bunga hati ini. Begini rasanya diperhatikan oleh seorang yang

Bintang

Oleh:
Hizul membanting badannya pada rumput hijau di bawah temaram lampu alun-alun. Tangannya dilipat di bawah kepala, dijadikan bantal. Kaki kanannya ditumpangkan di kaki kiri yang ditekuk. “hmmm…” Dia menghirup

Dirinya

Oleh:
Tak terasa 3 tahun sudah, rasa ini hilang dari dalam hatiku. Ku tak percaya semuanya yang telah kuperjuangkan selama 8 tahun akan sia-sia. Memang ku tak sesempurna perempuan lain

Apakah Ia Seorang Psikopat? (Part 2)

Oleh:
Aku mengantongi HP di saku celanaku, aku terkejut mendapati ada dompet di sakuku. Ternyata itu dompet Rukov, aku lupa mengembalikannya saat ia mengembalikan HP-ku. Aku merasa orang yang paling

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Sahabat Kecilku”

  1. Mimin says:

    Pake bahasa lampung bisa ngk bre

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *