Sahabat Putih Biru

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Persahabatan, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 7 December 2017

Nama aku Dera Khairana, aku bersekolah di MTs Negeri 2 Rantauprapat. Di sekolah aku mempunyai sahabat, yaitu Indah, Tika, Nindy, Putri, Aini, Sarah dan Chindi kami ada delapan orang termasuk aku sendiri. Kata orang kami itu sahabat yang kompak sebenarnya tidak terlalu sih, karena di dalam persahabatan itu pasti ada masalah. Salah satunya masalahku dengan sahabatku Nindy, kami sering berantam gara-gara beda pendapat. Saat itu kami berdua sangat egois tidak ada yang mau mengalah sampai akhirnya kami tetap diam-diaman.

Dan saat itu, “Der, apa kamu gak capek terus kek gini. Kita ini sahabatan lo Der, masa gara-gara itu aja kalian musuhan”, kata Indah. Saat itu aku pun mulai berpikir, “Iya sih apa gunanya kayak gini diam-diaman cuma buat nambah sakit hati”, pikirku dalam hati.
Hingga akhirnya teman-temanku pun banyak yang berkata seperti Indah.

Keesokan harinya saat di sekolah aku melihat Nindy duduk sendiri di bangkunya. Mungkin ini salah satu cara Tuhan membukakan jalan untukku agar aku berbaikan lagi dengan Nindy. Awalnya aku merasa ragu bercampur takut, tetapi dengan niatku yang baik ingin meminta maaf akhirnya keberanianku mendukung.

“Nin, aku minta maaf ya mungkin aku salah dan egois”, Kataku dengan perasaan ragu. Kupikir Nindy tidak akan menjawab, tapi pendapatku ternyata salah. Nindy pun berkata sambil tersenyum melihatku, “Iya Der aku maafin kamu, tapi jujur ini semua bukan sepenuhnya kesalahan kamu juga. Justru aku yang terlalu egois.”

Akhirnya dengan keberanianku yang awalnya tidak ada kini membuahkan hasil yang aku inginkan. Kami berdua pun berbaikan dan berjanji tidak akan mengulangi kesalahan itu. Kesalahan itulah yang nantinya kami jadikan sebagai pelajaran di masa depan yang akan datang. Dan saat itu juga persahabatan kami semakin erat dan dikatakan sebagai sahabat putih biru.

Cerpen Karangan: Atikah Dara Yani Rambe
Facebook: Atikah Dara

Cerpen Sahabat Putih Biru merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Gak Bakat

Oleh:
“Gak ngerti Bahasa Indonesia, ya?”, kata Cia marah kepada Riko yang dari tadi terus saja memaksanya untuk menyolder timah pada papan kerja elektronika mereka. “Ayo dong. Kamu kan pinter.

The Beautiful Name

Oleh:
Pagi menyapa dengan senyuman mentari yang menghangatkan meskipun pagi ini masih sedikit basah oleh embun dari sisa hujan semalam. Udara pagi ini begitu sejuk membuatku tak henti-hentinya memenuhi setiap

Kafe Kafein (Part 1)

Oleh:
Betapa banyaknya ketidakyakinan di dunia ini. Kita tidak yakin akan nasib kita hari esok, atau kita tidak yakin betapa besarnya seluruh alam semesta ini. Kita tidak yakin dengan potensi

Penggila Hati

Oleh:
Kesalahan terbodoh yang pernah kutemui, ialah kita melihat sebuah realita, dan kita tidak memercayainya. Namanya, Ana. Sahabatku sejak kelas dua SMP. Dia satu-satunya orang yang bisa mengerti apa yang

Och!

Oleh:
“Din, gue mau ngomong sesuatu sama lo! Tapi lo jangan marah ya, pliss” Ucap Sarah. “apa sih Sar? Kayanya serius banget nih. Hahah selow aje” jawab Dina. “gue cemburu

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *