Sahabat Sejati Selamanya

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 29 November 2012

“Alya!” ujar Lyssa, Flora dan Annie bersamaan. “Iya apa?” tanyaku. Eh iya! Kenalin namaku Alyandita Sandy Aulia. Panggil aku Alya. Aku kini bersekolah di General Elementary School (disingkat: GES) kelas VI. Tepatnya di kelas VI a. Lanjut ke cerita yuk! “Alya! Besok kita ada kelas memasak! Temanya…. apa ayoooo!!!” canda Flora. “Apa? Cepetan! Hari ini ada kelas Fisika!!” ujarku terburu-buru. “Iya deh! besok tuh temanya Italia + Western! Dan kita harus berkelompok masing-masing 4 og dalam 1 kelompok. Kamu kelompok kami ya…! Please!!!” pinta Flora. “Mana mau ALYA sekelompok ma kalian! Alya itu sekelompok sama kami tau!” ejek Emma. “Ih! Boro-boro gw ma lo! Amit-amit tau nggak!”hindarku. Terlihat dimuka Emma terpampang rasa geram.

2 Hari Kemudian…..

Emma lagi ngisi diary nih mau liat???? ini dia!!!

Dear Diary,

Aku punya cara supaya Alya, Flora , Lyssa dan Annie kapok! aku akan ngelem kursi mereka satu-satu hahahahahahahahaha……….

Di Pagi hari yang cerah…..

Annie sedang nyanyi-nyanyi sendiri. Saat dia pergi ke kelas ia melihat Emma, Emmi, Hanna dan Hanni ngelem kursi ku, Annie, Flora dan Lyssa. Kemudian mereka pun cekikikan sambil keluar dari kelas. Pada saat mereka keluar, Annie masuk kelas. Ia pun menukar kursi sahabatnya dengan kursi Emma, Emmi, Hanna, dan Hanni. Pada saat mereka masuk kelas Emma, Emmi, Hanna dan Hanni tidak bisa berdiri dari kursi. Semu murid tertawa. sedangkan mereka ya menangis. Aku, Flora dan Lyssa sungguh berterima kasih kepada Annie. Dan pada saat itulah kami menjadi sahabat sejati selamanya.

Cerpen Karangan: Azalia Salshabila Putri
Facebook: Azalia Salshabila Putri

Cerpen Sahabat Sejati Selamanya merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Jodohku Sahabat Terbaikku

Oleh:
“Raa. Rara. Banguuunnn..” aku merasakan tubuhku diguncang-guncang dengan kuat. Aku mencoba membuka mataku yang seperti dilem dengan kuat. Dengan samar aku melihat sosok yang sangat aku kenal. Karin. Sahabatku.

Jangan Pergi, Ri

Oleh:
Meskipun nama itu terdengar pasaran, tetapi orang kayak kamu nggak pasaran. Cantik, baik, lugu, pintar, feminim, dan humoris. Saat ku berteman denganmu, aku rasa kamu sahabatku. Tapi saat malam

Perpisahan Dengan Sahabat Ku

Oleh:
Aku termenung di sekolah saat jam istirahat. Rina pun memanggilku dan berkata, “kamu kenapa vin? Kok kayak lagi sedih gitu sih?” tanya Rina. Dengan berat aku pun menjawab dengan

Antara Sahabat dan Pacar

Oleh:
Di hari minggu Syila, Azmi, Nufi, Zain, Jihan dan Iran seperti biasanya keenam sahabat itu berkumpul, mereka tidak pernah bermain di hari-hari sekolah karena itu waktunya untuk belajar. Mereka

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *