Sahabat Seperjuangan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 9 February 2016

Pada suatu yang cerah ada beberapa anak yang sedang bersepeda ke suatu tempat. Mereka terdiri dari 3 orang yaitu Farhan, Rohim, Daffa dan mereka membuat nama untuk grup mereka dengan nama Triokentuts. Mereka selalu bersama walau banyak rintangan yang menghadang mereka. Pagi ini aku sudah merencanakan setelah ujian kita akan bermain PS di tempat biasa sambil mengenang masa-masa SD dulu. Ujian sekolah pun telah usai saatnya aku, Rohim, dan Daffa bermain PS bersama. Sesampainya di tempat PS kami sempat kecewa karena tempat langganan kami sudah diisi oleh pemain lain.

Dengan terpaksa kami harus pindah tempat atau kami harus mencari kegiatan yang baru. Untung Rohim punya ide agar kita sepedaan keliling kota jogja, dengan berat hati aku dan Daffa menyetujui rencana tersebut. Setelah kami sudah siap dengan sepeda dan bekal, ada sebuah masalah yang timbul secara tiba-tiba yaitu ban sepedaku bocor, dengan muka kesal kami mencari tempat tambal ban terdekat. Setelah selesai tambal ban kami langsung menuju kota Jogja.

Ternyata di kota padatnya luar biasa sampai-sampai kami berjalan pelan sekali. Tapi sampai sana kami bingung mau ke mana lagi. Karena perut juga sudah mulai protes kami mencari Mall. Setalah masuk mall kami langsung mencari tempat makan yang nyaman. Sambil makan kami sering bersenda gurau dan mengenang masa seru kami pada saat SD misalnya saja kami pernah berpetualang menyelusuri sungai Kali Gajah uwong. Dan kami sering mencoba hal yang baru seperti mencoba menaiki skateboard walau kami sering terjatuh-jatuh karena kami susah untuk menyeimbangkan badan.

Tapi sekarang semua telah berubah Rohim sudah dikeluarkan dari sekolah karena masalah yang sangat serius, pada awalnya sih aku dan Daffa belum bisa berpisah dengan Rohim, tapi kami harus kuat untuk kehilangan seorang yang sangat berarti bagi kami, orang yang selalu punya ide gila, orang yang selalu bisa menghibur teman yang sedang susah. Walau kami telah berpisah bukan berarti kami tidak ada komunikasi, kami selalu saling menghubungi, dan persahabatan kami masih terjaga walau kita hanya bisa bertemu satu minggu satu kali tapi itu tidak masalah bagi kami. Karena persahabatan kita akan selalu aku ingat hingga ajal menjemputku, semoga kalian juga tidak akan lupa dengan persahabatan kita.

Cerpen Karangan: Dzaky Farhan Yogida
Blog: farhanaldi.Blogspot.com
Facebook: Farhan Tanvan

Cerpen Sahabat Seperjuangan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Friend 2 Friend

Oleh:
Dua hari telah kulalui dengan perasaan berbunga, ahh rasanya menyenangkan ketika melihat dia tertawa meskipun dia tidak menyadari bahwa mataku terus tertuju padanya. Menurutku itu cukup, karena jika aku

Semangat Ranika

Oleh:
Namaku Riani, umurku 15 tahun. Aku adalah anak tunggal dan sekarang aku tinggal bersama orang tuaku. Sejak kecil aku selalu di manja oleh orang tuaku, mungkin karena aku adalah

Lukas

Oleh:
Aku pandangi anak itu penuh tanda tanya, sederhana, sekedar memakai kaos putih lusuh sampai warnanya kecoklatan, ada bolong dan sobek di beberapa bagiannya, krahnya molor ke satu sisi sehingga

The Meeting

Oleh:
Hmm… Kota Malang. Kota dingin yang menyajikan sejuta keindahan. Kota pelajar yang tak jarang mengundang romantisme para insan manusia di dalamnya, tak terkecuali diriku. Ya, Malang memang menjadi saksi

Fatah Kafah Cinta

Oleh:
Terdengar suara engsel pintu saat seseorang memasukinya. Ruangan yang banyak mengenang akan sebuah perjuangan yang tak berarti bagi mereka. Yah.. kemenangan yang selalu datang hanya teranggap sebagai sebuah debu

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *