Sahabat Yang Telah Pergi

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Perpisahan, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 30 November 2016

Hari itu aku berangkat ke sekolah dan menjumpai tiga orang sahabatku, yang bernama salsa, laila dan lela. Mereka sahabatku dari kelas satu tapi berbeda kelas, aku menyapa ketiga sahabatku itu
“Hai, lagi apa nih” sapaku
“Hai juga, shif” Jawab lela
“Salsa laila kenapa kalian diam saja, apa kalian tidak sehat?” Tanyaku kepada kedua sahabatku
“Tidak, aku tidak apa-apa” Jawab salsa

Setelah beberapa hari mereka masih terdiam.
“Salsa laila kenapa beberapa hari ini kalian diam saja, apa aku punya salah?” Tanyaku sambil heran
Mereka menjawab “Minggu depan kami akan pindah sekolah”
“Apa ke sd mana?” Jawabku sambil terkejut
“Aku pindah ke sd rawamerta” Jawab salsa
“Aku pindah ke jawa” Jawab laila
“Tapi kenapa kalian mau pindah?” Tanyaku

Tak lama kemudian lela datang.
“Hey, apa yang kalian bicarakan, sepertinya serius banget” Tanya lela
Aku menjawab “salsa dan laila akan pindah sekolah” Jawabku sambil meneteskan air mata
“Apa…!” Sambil terkejut lela menangis
“Iya kami akan pergi minggu depan” Jawab mereka sambil meneteskan air mata

Bel sekolah akhirnya berbunyi. Di kelas aku cuman bisa meneteskan air mata.
Dewi bertanya padaku “Shif kenapa kamu menangis?”
“Ak…Aku sedih karna salsa dan laila akan pergi” Aku menjawab dengan isak tangis
“Apa?, salsa dan laila akan pergi?, pergi kemana?” Tanya dewi terkejut
“Salsa akan pindah ke rawamerta dan laila ke jawa tengah” Aku menjawab sambil menagis
“Sabar shif, mereka tidak akan melupakanmu” Dewi berkata sambil mengelus pundakku

Minggu depan kemudian hanya aku dan lela yang ada di kantin sekolah, sambil melamun memikirkan sahabat dari kelas satu walaupun berbeda kelas rasanya sepi tidak ada mereka berdua, semoga mereka menemukan sahabat baru.

Cerpen Karangan: Shifa
Facebook: Shifa

Cerpen Sahabat Yang Telah Pergi merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Aku, Egi dan Pasar Kaget

Oleh:
“Dodol! Bukan gitu caranya!” Egi memukul kepalaku dengan penggaris yang sontak membuatku meringis kesakitan. “Sakiiiittt…” kataku sambil memanyunkan bibir. Egi berdecak sembari menggeleng-gelengkan kepalanya. Sekali lagi ia memukul kepalaku

Emerald Story (Awal Dari Segalanya)

Oleh:
Di sebuah desa bernama Cilebak, Bandung. Ada anak yang bernama Anggia Hanafi Pratama murid SD kelas 2B di SDN Rancamanyar 2 memulai kehidupannya. “Anggi! Bangun! Sekolah!” ibuku berteriak “Huh…!?

Pembangkang

Oleh:
Pada suatu pagi disaat bel tanda masuk dibunyikan anak anak segera masuk kelas “Hey ayo cepat masuk!!” banyak anak anak yang terburu buru masuk kelas. Tetapi ada satu anak

Berkat Lori Aku Bisa Sekolah Lagi

Oleh:
Anto berlari menyelusuri jalan-jalan pintas di sebuah permukiman kumuh yang terletak di utara kota Jakarta. Walaupun napasnya terengah-engah dan keringat bercucuran di hampir seluruh tubuhnya karena sinar matahari yang

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Sahabat Yang Telah Pergi”

  1. ezi pasaribu says:

    Sedih kali cerpennya, seperti pengalaman aku dulu waktu SD juga. Intinya dimana ada pertemuan disitu ada perpisahan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *