Sahabat


Share

Cerpen Karangan:
Lolos moderasi pada: 31 January 2013

Suatu hari, setelah kegiatan belajar di sekolah usai, Bella bersama sahabatnya, Gladys dan Alya, pergi keruang osis untuk duduk-duduk sambil ngobrol.
“Hari ini udaranya panas, ya?” Kata Gladys sambil mengipasi wajah dengan kipas Hello Kitty-nya.
“Enaknya minum es jeruk!” Bella menambahkan
“Tepat sekali! Aku pesan dulu ya, ke kantin” Kata Alya sambil keluar ruangan menuju kantin

Di ruang OSIS, tinggal Gladys dan Bella, mereka membereskan surat-surat dan buku-buku yang masih berantakan. Tidak lama kemudian, muncul Alya dengan tiga kantong plastik berisi es jeruk ditangan nya.
Kemudian, dia memberikannya kepada Gladys dan Bella, satu per satu. Baru sekali sedotan, dengan wajah serius Alya mulai pembicaraan.
“Eh! Dys! Tahu tidak, tadi dikantin ada keributan!”
“Ribut? siapa yang ribut, Al? Ayo, cerita!” Pinta Gladys
“Si Lisa sama si Manda. Masalah nya Buku Lisa yang dipinjam Manda kena tumpahan bakso yang sedang dimakan Manda” Kata Aliya
“Terus, Lisa Marah? Ah, tidak aneh, kan? Lisa, kan orangnya mudah sekali marah” Bella berkomentar
“Aneh, padahal mereka sahabat” Celetuk Gladys
“Ah, sudahlah. Itu urusan mereka” tambahnya
Mereka melanjutkan kembali menyedot minumannya
“Oh iya, Gladys. menurut mu sahabat itu apa?” tanya Aliya
“Menurutku sahabat adalah seseorang yang dapat kita jadikan tempat untuk berbagi rasa dan pengalaman, teman yang setia, baik dalam suka maupun duka, juga tempat curhat. Seorang sahabat sangat sangat penting bagi kita dimana pun kita memerlukannya. Ia selalu ada disamping kita. Itu lah ke istimewaan seorang sahabat” kata Gladys sambil menyedot minumannya
“Tapi ingat ya, jangan pilih-pilih atau membeda bedakan antara yang kaya atau yang miskin” tambah Bella
“Iya betul, kita juga harus pandai-pandai dalam memilih teman. Sebaiknya orang yang kita jadikan teman itu yang dapat memberikan contoh yang baik untuk kita, bukan sebaliknya. Soalnya, bisa bisa kita malah dijerumuskan ke hal-hal yang tidak baik olehnya. Celaka!” Gladys
“Dys, dipikir pikir persahabatan kita ini sudah seperti saudara sendiri, ya. Mungkin karena kita selalu menjaga perasaan masing-masing dan berusaha keras untuk saling menyenangkan, terutama aku … ha … ha” Alya tertawa, yang langsung disambut tawa lagi oleh sahabatnya itu.
“Eh, tidak terasa sudah siang. Ayo, pulang!” pinta Gladys
“Oke…” Seru Bella dan Alya. Mereka pun pulang dengan membawa hati yang bahagia.

SELESAI

Cerpen Karangan: Widya Octaviani
Facebook: Widya Octaviani (Widya Oktaviani)
TTL :Kuningan, 06 Oktober 1999
Sekolah : SMP AL-ISHLAH CILEGON
Kelas : 7.1

Ini merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya di: untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatan penulis, jangan lupa juga untuk menandai Penulis cerpen Favoritmu di Cerpenmu.com!
Cerpen ini masuk dalam kategori: Cerpen Persahabatan

Baca Juga Cerpen Lainnya!



“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply